Perkuat Aturan Kendaraan Listrik, RI Bisa Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

Perkuat Aturan Kendaraan Listrik, RI Bisa Kurangi Ketergantungan Energi Fosil : Okezone Economy Advertisement Advertisement Advertisement Home Hot Issue Market Update Smart Money Inspirasi Bisnis Property Glossary Oke Promo Indeks Search Okezone Okezone.com Untuk Anda Viral TV Scope Kanal Beranda News Finance Women Celebrity Bola Sport Muslim Edukasi Haji Ototekno Digital Indeks Network Sindonews iNews IDX Channel MNC Trijaya Mister Aladin RCTI+ Vision+ Just For Kids Highend Media Sosial Instagram Facebook X Youtube Tiktok About Us Company Profile Advertisement HOME FINANCE HOT ISSUE Perkuat Aturan Kendaraan Listrik, RI Bisa Kurangi Ketergantungan Energi Fosil Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |11:12 WIB Pemerintah diminta untuk menyiapkan regulasi yang lebih menyeluruh terkait pengembangan kendaraan listrik. (Foto: Okezone.com/Freepik) A A A Share https://economy.okezone.com/read/2026/04/15/320/3212542/perkuat-aturan-kendaraan-listrik-ri-bisa-kurangi-ketergantungan-energi-fosil Share on mail Link successfully copied JAKARTA – Pemerintah diminta untuk menyiapkan regulasi yang lebih menyeluruh terkait pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Hal ini menjadi krusial di tengah tekanan harga energi global, guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM). “Insentif kendaraan listrik dinilai tetap penting sebagai langkah strategis. Dari sisi operasional, kendaraan listrik menawarkan efisiensi biaya yang signifikan,” kata Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, Rabu (15/4/2026). Dengan adanya insentif, pengeluaran energi untuk EV disebut hanya ratusan ribu rupiah per bulan, jauh lebih murah dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional (internal combustion engine/ICE) yang bisa mencapai jutaan rupiah. Baca Juga: Pemerintah Terus Jaga Harga Gabah Petani Bahkan, subsidi energi naik konsisten sejak 2020 (Rp95,7 triliun) hingga 2023 (Rp159,6 triliun), terutama untuk BBM dan LPG. Pada 2024, meningkat menjadi Rp203,4 triliun. Pada 2025, total subsidi dan kompensasi mencapai Rp394,3 triliun, sementara RAPBN 2026 mengalokasikan Rp210,06 triliun. “Keunggulan biaya ini membuat kendaraan listrik semakin menarik bagi masyarakat dan negara. Apalagi, sekarang lebih praktis karena bisa diisi daya di rumah,” ujarnya. Baca Juga: IHSG Dibayangi Rencana Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Halaman: 1 2 Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari Follow Topik Artikel : BBM Mobil Listrik Kendaraal Listrik Impor BBM Harga BBM Share https://economy.okezone.com/read/2026/04/15/320/3212542/perkuat-aturan-kendaraan-listrik-ri-bisa-kurangi-ketergantungan-energi-fosil Share on mail Link successfully copied Follow Okezone di Google News Berita Terkait DPR Dorong Elektrifikasi Transportasi, Bisa Hemat APBN hingga 30% Apakah Motor Honda BeAT Bisa Diisi Pertamax? Berapa Gaji Operator SPBU di Indonesia? Segini Kisarannya  Operasi Besar-besaran! Polisi Gerebek 3 Gudang BBM Ilegal, Rugikan Negara Ratusan Miliar Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi di April 2026, Ini Kabar Terbaru dari Bahlil Bolehkah Motor di Bawah 250cc Pakai Pertamax Turbo? Telusuri berita finance lainnya Advertisement Advertisement Terpopuler BI Buka Lowongan Kerja 2026 Jalur Special Hire dan PKWT: Cara Daftar hingga Posisi yang Dibutuhkan Di AS, Purbaya Rayu BlackRock hingga HSBC Investasi di Indonesia Direktur Utama Ancol Winarto Mengundurkan Diri Perbandingan Gaji Operator SPBU Pertamina dan Shell Rehabilitasi Sawah Lambat, Mentan Ultimatum 1 Bulan Tuntas Advertisement KANAL News Finance Women Celebrity Bola Sport Ototekno Highend Muslim Edukasi Digital Index MNC PORTAL Sindonews iNews IDX Channel COMPANY PROFILE About Us Redaksi Privacy Policy Kotak Pos Karier Info Iklan Disclaimer MNC Peduli Profile MNC Group MNC Group Bisnis © 2007 – 2026 Okezone.com, All Rights Reserved Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *