Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya

Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya Anto Kurniawan Rabu, 18 Februari 2026 – 10:58 WIBloading… Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar atau setara Rp7.262 triliun. Foto/Dok A A A JAKARTA – Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar atau setara Rp7.262 triliun (dengan kurs Rp16.822 per USD). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi utang luar negeri pada triwulan III 2025 sebesar USD427,6 miliar.Perkembangan posisi ULN triwulan IV 2025 terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik. Sementara itu utang luar negeri pemerintah pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar USD214,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi triwulan III 2025 sebesar USD210,1 miliar. Baca Juga: Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Setara 40,46% dari PDB “Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global,” bunyi pernyataan resmi yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif, Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, Rabu (18/2/2026).Sebagai salah satu instrumen dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN , ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional. Halaman :12 Lihat Juga : Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Setara 40,46% dari PDB Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! utang luar negeri utang beban utang negara apbn utang pemerintah Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Setara 40,46% dari PDB Purbaya: Ekonomi Indonesia Akan Alami Ekspansi sampai 2033 APBN Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun, Ekonom: Efeknya Puluhan Tahun Purbaya Sebut APBN Masih Sanggup Bayarin Utang Kereta Whoosh Bayar THR ASN dan TNI-Polri di 2026, Purbaya Siapkan Rp55 Triliun PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun APBN 2026 Jadi Ujian Konsistensi Membangun Industri Pertahanan dalam Negeri 9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila Rekomendasi Ketum Jokman Jelaskan Logika ‘Kertas Lusuh’ dan Gelar Profesor di Skripsi Jokowi Samsung Rajai Pasar HP Asia Tenggara, Xiaomi Mengunci Pasar Indonesia Gunakan Ide Iklan Tanpa Izin, Tim Cadillac F1 Digugat Selengkapnya Dukung Tradisi Meugang di Aceh, Prabowo Gelontorkan Rp72,75…. 29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatera, Terbanyak di Aceh Ini 10 Kata Baku Seputar Ramadan dengan Penulisan Sesuai KBBI Berita Terkini Selengkapnya Sambut Ramadan 2026, Stok dan Harga Minyakita Dipastikan Terkendali Makin Berkilau, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025 Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya Kompak Ambles! Harga Emas Hari Ini Jatuh Rp40 Ribu/Gram, Buyback Turun Rp51.000 Indonesia Masuk Fase Baru Industri Mineral Kritis lewat Kemitraan Rare Earth Internasional Berawal dari Blok Ekonomi, Mungkinkah BRICS Bergeser Jadi Aliansi Militer? Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Dedolarisasi Kian Nyata, BRICS Uji Sistem Pembayaran Baru Tanpa Dolar AS 2 India Mundur, Impor Minyak Rusia ke China Pecah Rekor Tembus 2 Juta Barel per Hari 3 Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi 4 Museum Wayang Jakarta Dorong Retribusi Daerah lewat Wisata Budaya 5 Misi Dagang Prabowo ke AS: CPO, Kopi, dan Kakao Jadi Andalan Infografis Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2 Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *