Jawa Barat Lakukan Outbreak Response Immunization (ORI) di Tasikmalaya dan Garut untuk Atasi Peningkatan Kasus Campak – Tribratanews Polda Jabar No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA No Result View All Result No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA Home Berita Jawa Barat Lakukan Outbreak Response Immunization (ORI) di Tasikmalaya dan Garut untuk Atasi Peningkatan Kasus Campak April 13, 2026 in Berita Reading Time: 2 mins read Dinas Kesehatan Jawa Barat mendorong petugas kesehatan di daerah dengan kasus campak yang meningkat untuk melaksanakan ‘Outbreak Response Immunization’ (ORI). ORI adalah program imunisasi campak yang ditujukan bagi seluruh anak usia 9 hingga 59 bulan, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya, sebagai upaya penanggulangan wabah campak. Hingga 19 Maret 2026, tercatat dua wilayah yang akan melaksanakan ORI pada April 2026, yaitu Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Pelaksanaan ORI ini didasarkan pada adanya peningkatan kasus campak di kedua wilayah tersebut. Sebelumnya, pada Februari 2026, ORI juga telah dilaksanakan di beberapa puskesmas di Kabupaten Garut. Selain ORI, Dinas Kesehatan juga melaksanakan ‘Catch up Campaign’ (CUC) atau imunisasi campak rubella bagi anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum lengkap menerima imunisasi campak rubella. Ketersediaan vaksin campak rubella (MR) dinyatakan cukup untuk pelaksanaan ORI dan CUC. “Apabila terjadi kekurangan vaksin, puskesmas dapat meminta ke Dinas Kesehatan Provinsi Jabar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, dalam keterangan tertulisnya pada Senin (13/4/2026). Pelaksanaan CUC saat ini masih berlangsung di delapan kabupaten/kota, yaitu Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Subang, dengan target pencapaian 100 persen. Puskesmas saat ini tengah menunggu distribusi alat suntik ‘auto disable syringe’ (ADS) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk pelaksanaan ORI. Alat suntik tersebut telah diperiksa oleh Kemenkes dan siap didistribusikan ke provinsi. Dinas Kesehatan mengimbau kepada puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya untuk segera melaporkan kasus suspek campak dalam waktu 24 jam ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota masing-masing. Langkah penanganan bagi pasien suspek campak meliputi isolasi minimal tujuh hari setelah muncul bercak merah, pemberian vitamin A sesuai usia, asupan makanan tinggi protein dan kalori, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat dihimbau untuk memeriksa status imunisasi anak-anak mereka. Apabila imunisasi belum lengkap, tidak ada kata terlambat untuk segera melengkapinya di posyandu, puskesmas, atau fasilitas kesehatan lainnya. Imunisasi campak idealnya diberikan tiga kali, yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat kelas 1 SD/sederajat. ShareTweetSend Previous Post Polres Majalengka dan RRI Cirebon Jalin Sinergi Siarkan Informasi Publik dan Kamtibmas Next Post Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Sidang IMO ke-84 di London, Fokus pada Perlindungan Lingkungan Maritim dan Kepentingan Nasional BeritaTerkait Berita Bertolak ke Rusia, Langkah Presiden Prabowo Memperkokoh Ketahanan dan Perdamaian Dunia April 14, 2026 Berita Setan Merah MU Tumbang dari Tamunya lawan Leeds United 1-2 April 14, 2026 Berita Bukan Hanya Nasi, Inilah Makanan Pengganti Sebelum Minum Obat April 14, 2026 Discussion about this post Berita Terbaru Berita Bertolak ke Rusia, Langkah Presiden Prabowo Memperkokoh Ketahanan dan Perdamaian Dunia April 14, 2026 Setan Merah MU Tumbang dari Tamunya lawan Leeds United 1-2 April 14, 2026 Bukan Hanya Nasi, Inilah Makanan Pengganti Sebelum Minum Obat April 14, 2026 [SALAH] Prabowo dan Purbaya Sepakat Turunkan Harga Pertalite April 14, 2026 Timnas Indonesia U-17 Pesta Gol ke Gawang Timor Leste, Puncaki Klasemen Grup A Piala AFF April 13, 2026 Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Sidang IMO ke-84 di London, Fokus pada Perlindungan Lingkungan Maritim dan Kepentingan Nasional April 13, 2026 Bandung Indramayu Powered by Evermos Tentang Kami Pedoman Media Siber Kontak Indeks No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA © 2025 Tribratanews Polda Jabar – Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
Jawa Barat Lakukan Outbreak Response Immunization (ORI) di Tasikmalaya dan Garut untuk Atasi Peningkatan Kasus Campak
