Analisis SBY soal Dampak Perang di Timur Tengah terhadap Ekonomi Dunia login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Analisis SBY soal Dampak Perang di Timur Tengah terhadap Ekonomi Dunia Comment SHARE url telah tercopy Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia 14 April 2026 23:00 Foto: Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Instagram/agusyudhoyono) Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai kondisi perekonomian dunia bisa memburuk jika perang di Timur Tengah tidak segera usai. Hal itu diungkapkan SBY saat acara Supermentor 28 on Leadership di St Regis, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Baca: Analisis SBY soal Gejolak Harga Energi: Untuk RI, Kita tak Perlu Panik Saat memberikan paparan, SBY bicara mengenai krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 2008. Menurutnya, kepemimpinan merupakan hal pentung dan dibutuhkan untuk terlepas dari tujuan yang ditetapkan, yaitu melewati krisis yang terjadi.”Saya kira semua tahu ada gejolak ekonomi. Sekarang hati-hati, kalau perang tidak segera berakhir di Timur Tengah, barangkali nasib dunia terutama perekonomian dunia akan sungguh buruk,” kata SBY.SBY juga menyinggung perundingan yang sedang dilakukan oleh pihak Iran dengan Amerika Serikat – Israel di Islamabad, Pakistan. Meskipun perkembangan terakhir masih berakhir buntu, karena persyaratan yang tidak bisa diterima oleh dua pihak.Menurut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut, jika hasil perundingan juga bisa diakhiri, dampak perang juga tidak bisa kembali dinormalisasi dalam waktu cepat. Hal itu juga bisa membuat krisis ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 2008 bisa terulang. Sehingga dia menitipkan pesan kepada pemimpin dunia.”Kalau perang berakhir today, kalau deal bisa dicapai di Islamabad, tidak berarti kita sudah kembali normal. Perlu waktu sekian bulan untuk stabilize, to normalize our economy, global economy. Apalagi kalau tidak, bisa dibayangkan,” tuturnya.”So, apa yang kita alami dulu global economy crisis tahun 2008 bisa terjadi lagi kalau tidak ada kesadaran global, kalau pemimpin dunia gagal melaksanakan tugasnya, penderitaan akan kita alami bersama,” tambahnya.Lebih lanjut, SBY juga berpesan kepada pemimpin untuk tidak panik, gamang, dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Menurutnya, semua opsi harus dijalankan dengan rasional dan realistis, dan bisa dicapai. Selain itu, pemimpin juga harus menjaga rakyatnya yang tidak mampu.”Oleh karena itu, on the one hand, jaga pertumbuhan ekonomi, jaga jangan sampai terlalu banyak PHK, jaga stabilitas harga, tapi jangan lupa pula social safety net. Melindungi yang lemah, memproteksi saudara-saudara kita,” ujarnya. (miq/miq) [Gambas:Video CNBC] Next Article Video: SBY Ungkap Cemas & Khawatir Akan Potensi Perang Dunia III Tags #susilo bambang yudhoyono #sby #perang #ekonomi dunia #krisis ekonomi #kepemimpinan #dampak perang #social safety net #perekonomian global Related Articles Analisis SBY soal Gejolak Harga Energi: Untuk RI, Kita tak Perlu Panik NEWS SBY Bicara Efek Perang Iran Vs AS-Israel, Singgung Harga BBM & APBN RI NEWS Analisis SBY soal Perang Iran Vs AS-Israel: Sudah Meluas dan Membesar NEWS SBY Mengenang Try Sutrisno: Sosok yang Saleh, Patriot, dan Negarawan NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Download Apps Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
FPTI Apresiasi Bantuan Kemenpora RI Tangani Kasus Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing
- CSNBro
- 1 Maret 2026
- 0
FPTI Apresiasi Bantuan Kemenpora RI Tangani Kasus Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing
Kemenkes Larang Rumah Sakit Tolak Pasien PBI-JK Nonaktif Sementara
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Kemenkes Larang Rumah Sakit Tolak Pasien PBI-JK Nonaktif Sementara
Jika AS Luncurkan Serangan Darat, Iran Siapkan Kuburan Massal
- CSNBro
- 23 Maret 2026
- 0
Jika AS Luncurkan Serangan Darat, Iran Siapkan Kuburan Massal
