5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai

5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara 5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai Rico Afrido Simanjuntak Selasa, 14 April 2026 – 15:47 WIBloading… Lima amanat utama disebut sebagai Panca Ampera yang artinya Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara dideklarasikan pelaku industri HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. Foto: Ist A A A JAKARTA – Lima amanat utama disebut sebagai Panca Ampera yang artinya Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara dideklarasikan di tengah operasi besar terhadap rokok ilegal dan dugaan penyimpangan pita cukai. Panca Ampera dideklarasikan pelaku industri HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur.Menurut Gus Lilur, lima poin ini merupakan refleksi langsung dari realitas di lapangan yang selama ini dihadapi jutaan petani tembakau dan pelaku usaha rokok rakyat di Indonesia. “Ini bukan sekadar aspirasi. Ini adalah suara dari bawah. Suara petani, buruh, dan pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi fondasi industri tembakau nasional,” ujar Gus Lilur, Senin (13/4/2026).Baca juga: Petani Tembakau Tolak Kenaikan Cukai Rokok Pertama, Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Pribumi. Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup) ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan proporsional. Gus Lilur menilai dalam praktik di lapangan kerap terjadi pendekatan yang menyamaratakan antara pelaku usaha kecil dengan jaringan pelanggaran yang lebih besar. “Pengusaha rokok pribumi, khususnya skala UMKM tidak boleh diposisikan sebagai musuh. Mereka adalah bagian dari ekonomi rakyat. Kalau ada pelanggaran harus dilihat konteksnya. Jangan sampai terjadi kriminalisasi terhadap mereka yang sebenarnya sedang berjuang untuk bertahan,” katanya.Kedua, Stop Rokok Ilegal. Di sisi lain, Gus Lilur menegaskan bahwa praktik rokok ilegal harus dihentikan. Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga merusak ekosistem industri yang sehat. Halaman :123 Lihat Juga : Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia! Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! petani tembakau bea cukai nusantara Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia! Kapal-kapal Wisata Berbendera Asing di Teluk Jakarta Disegel, Ini Alasannya Anggota DPRD Sumba Barat Daya Stefanus Sosa Bantu Petani Porang Raih Harga Layak Dorong Ekonomi Kerakyatan, DPRD Kalteng Minta Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Petani Lokal Bukber Apkarindo di Garut Bahas Masa Depan Karet Rakyat 29 Kapal Yacht Berbendera Asing Disegel, Bea Cukai: Langgar Kepabeanan dan Pajak Purbaya Percepat Seleksi Rekrutmen Pegawai Bea Cukai Jadi Akhir April 2026, Lulusan SMA Merapat! KPK Periksa Bos Rokok Haji Her Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai Rekomendasi Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Keamanan dan Stabilitas Kawasan Kendalikan Limbah PLTU, IWIP Ubah Fly Ash Jadi Bahan Konstruksi Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah Selengkapnya Prabowo dan Macron akan Bertemu di Istana Elysee Jaksa Agung Mutasi Dirtut Jampidsus hingga 14 Kajati, Ini Namanya Prabowo Terima Kasih ke Putin Bantu Indonesia Masuk BRICS Berita Terkini Selengkapnya 5 Pelaku Begal Anggota Damkar Ditangkap, 4 Orang Lainnya Masih Diburu Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ternyata Ini Alasannya Ikuti Donor Darah MNC Peduli, Peserta: Sekalian Cek Kesehatan Tinjau Kapal Hasil Rampasan Negara di Batam, Kejagung Percepat Lelang Tanker Iran Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Polisi Dianiaya Senior hingga Tewas, Polda Riau Tetapkan 1 Tersangka Selengkapnya Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah Umrah Mandiri Dilegalkan, Jemaah Bakal Booming? Terpopuler 1 Pemkab Bogor Ajak Warga Dukung Pembangunan Puncak 2 untuk Atasi Kemacetan 2 Preman Tanah Abang Pemalak Sopir Bajaj Ditangkap Polisi 3 Mobil Listrik Tabrak Separator Busway di Slipi, Lalin Padat 4 46.000 Siswa Tahun Ini Ditampung di Sekolah Rakyat 5 Apresiasi Lebaran Betawi, Fahira Idris: Dari Hajatan Lokal Mampu Jadi Produk Wisata Global Infografis 5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *