Waspada! BMKG Ramal Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Waspada! BMKG Ramal Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Comment SHARE url telah tercopy Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia 16 February 2026 11:50 Foto: Analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah yang mencakup Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami peningkatan intensitas hujan menjelang akhir Januari 2026. (Dok BMKG) Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa fenomena Monsun Asia diperkirakan masih aktif dalam sepekan ke depan. Kondisi itu berpotensi mempengaruhi cuaca di berbagai daerah. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) juga sedang aktif dan turut mendorong peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. “Dalam sepekan ke depan, monsun Asia masih diperkirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 13-19 Februari, dikutip Senin (16/2/2026). Baca: BMKG Minta Warga Waspada Hujan Sangat Lebat Hantam Wilayah RI Ini “Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi berpengaruh terhadap kondisi atmosfer di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan,” tambah BMKG. Selain Monsun Asia dan MJO, sejumlah fenomena atmosfer lain, baik skala global, regional, maupun lokal, juga masih memberi pengaruh cukup besar terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Dari sisi global, nilai Southern Oscillation Index (SOI) dan Niño 3.4 menunjukkan indikasi La Niña dalam kategori lemah. Situasi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Untuk MJO, aktivitasnya diperkirakan terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera hingga mencakup perairan utara Aceh dan sejumlah wilayah daratan seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Kondisi tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan awan hujan secara signifikan di daerah-daerah tersebut. Sementara itu, gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin juga diprediksi aktif di sebagian besar Sumatera dan Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, serta wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Monsun Asia pun diperkirakan semakin menguat, didukung oleh Indeks Surge dan CENS (Cross Equatorial Northerly Surge) yang menunjukkan potensi peningkatan signifikan. Di samping itu, sirkulasi siklonik masih berpeluang terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, serta di sekitar wilayah Kalimantan, yang dapat semakin mendukung peningkatan curah hujan di sejumlah kawasan. “Dengan kelembapan udara yang masih tinggi, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia,” tulis BMKG. Melihat perkembangan dinamika atmosfer dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Kondisi tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah. Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat selama periode 13-19 Februari: 13-15 Februari Hujan lebat-sangat lebat – Kep. Bangka Belitung – Banten – DKI Jakarta – Jawa Barat – Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta – Jawa Timur – Bali – Nusa Tenggara Barat – Nusa Tenggara Timur – Kalimantan Timur – Sulawesi Barat – Sulawesi Selatan – Maluku Utara – Papua Pegunungan – Papua Angin kencang – Sulawesi Utara – Sulawesi Selatan – Maluku 16-19 Februari Hujan lebat-sangat lebat – Jawa Timur – Nusa Tenggara Barat – Nusa Tenggara Timur – Maluku Utara – Papua Pegunungan (pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC] Next Article Hujan Lebat Mulai Landa RI, BMKG Ingatkan Wilayah Ini Siaga I Banjir Tags #bmkg #ramalan cuaca bmkg #cuaca sepekan ke depan Related Articles Video: BMKG Pantau Bibit Siklon 97S, Indonesia Timur Waspada NEWS Video: BMKG Sebut Gempa Besar M6,3 Guncang Aceh Adalah Megathrust NEWS Video: Kepala BMKG Ungkap Udara Jakarta Paling Tidak Sehat NEWS Video: Teuku Faisal Fathani Resmi Dilantik Jadi Kepala BMKG NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Hasil Arema FC vs Semen Padang 3-0 di Super League: Vinicius Cetak Brace
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Hasil Arema FC vs Semen Padang 3-0 di Super League: Vinicius Cetak Brace
Penderita GERD Ingin Puasa? Ini 5 Tips Sahur agar Asam Lambung Tidak Naik
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Penderita GERD Ingin Puasa? Ini 5 Tips Sahur agar Asam Lambung Tidak Naik
Status JKN Dinonaktifkan Sementara, Pasien Masih Bisa Berobat di RS?
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
Status JKN Dinonaktifkan Sementara, Pasien Masih Bisa Berobat di RS?
