Sinyal Harga BBM Naik per 1 Maret Cukup Besar, Ini Hitungannya login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia Research Berita Research Sinyal Harga BBM Naik per 1 Maret Cukup Besar, Ini Hitungannya Comment SHARE url telah tercopy Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 28 February 2026 12:30 Foto: Pertamina tegaskan kualitas BBM Pertamax (RON 92) sesuai spesifikasi. (Dok. PT Pertamina Patra Niaga) Jakarta, CNBC Indonesia – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi diperkirakan naik atau setidaknya stagnan per 1 Maret 2026. Proyeksi ini muncul seiring kenaikan harga minyak dunia di tengah pergerakan nilai tukar rupiah yang relatif stabil. Harga minyak mentah dunia di sepanjang Februari 2026 mengalami kenaiakan, mesikpun nilai tukar rupiah cukup stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kedua indikator ini cukup penting dalam menentukan kenaikan atau penurunan harga BBM non-subsidi di Indonesia. Melansir data Refinitiv, rata-rata harga minyak brent berada di level US$69,37 per barel pada Ferbuari 2026, naik 7,17% dibandingkan harga rata-rata di bulan sebelumnya yang tercatat sekitar US$64,73 per barel. Sementara itu, harga rata-rata minyak West Texas Index (WTI) sebesar US$64,44 per barel di Februari juga mengalami kenaikan sebesar 7,01% dibandingkan rata-rata harga Januari lalu yang sebesar US$60,22 per barel. Harga minyak dunia sepanjang Februari 2026 cenderung naik, terutama didorong meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah. Kekhawatiran ini makin besar karena sekitar seperlima aliran minyak global melewati Selat Hormuz, sehingga setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut langsung mendorong pasar menambahkan premi risiko ke harga minyak. kekhawatiran pasar terhadap ketegangan AS-Iran telah membantu mendorong harga Brent ke level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Iran sendiri merupakan salah satu produsen penting di kelompok negara pengekspor minyak. Karena itu, pasar melihat setiap potensi gangguan produksi maupun distribusi dari Iran sebagai faktor yang bisa mengganggu keseimbangan pasokan global. Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar juga mencermati kemungkinan langkah antisipasi dari produsen besar lain, termasuk opsi penambahan produksi secara bertahap oleh OPEC+ pada April mendatang, yang sejauh ini ikut menahan kenaikan harga agar tidak melesat lebih tinggi. Meski demikian, kenaikan harga minyak tidak berlangsung tanpa hambatan. Dari sisi fundamental, lonjakan persediaan minyak mentah Amerika Serikat sempat menjadi faktor penekan pasar. Stok minyak mentah AS pada pertengahan Februari naik 8,5 juta barel, jauh di atas ekspektasi pasar, seiring kenaikan impor dan turunnya utilisasi kilang. Karena itu, meskipun sentimen geopolitik tetap dominan, lonjakan stok di AS membatasi ruang penguatan harga minyak lebih lanjut. Sementara itu, nilai tukar rupiah bergerak stabil cenderung menguat di sepanjang Februari ini. Rupiah mengalami kenaikan 0,12% terhadap dolar AS sejak awal bulan hingga penutupannya di perdagangan Jumat (27/2/2026) di posisi Rp16.760/US$. Bagaimana Harga BBM Februari 2026? Sebagai catatan, pemerintah menentukan harga BBM berdasarkan formulasi tertentu. Dua variabel akan dipakai yakni rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah mengingat besarnya impor. Berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak menjelaskan formula harga menggunakan rata-rata harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) dengan satuan USD/barel periode tanggal 25 pada 2 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24, 1 bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan. Merujuk data Refinitiv, rata-rata hrga minyak brent pada dua bulan terakhir (Februari-Januari) adalah sebesar US$66,99 per barel. Harga tersebut lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata dua bulan sebelumnya (Januari 2026 – Desember 2025) yang sebesar US$63,14 per barel. Sementara itu, rata-rata harga minyak WTI pada dua bulan terakhir juga memperlihatkan kenaikan menjadi US$62,28 per barel atau naik dari US$59,02 per barel. Kenaikan harga minyak tersebut akan berdampak pada mahalnya biaya impor minyak Indonesia. Oleh karena itu, meskipun nilai tukar rupiah relatif stabil dengan kecenderungan menguat, kenaikan harga minyak dunia membuka peluang harga BBM non-subsidi naik atau setidaknya stagnan per 1 Maret 2026. Sebagai catatan, pemerintah terakhir kali menaikkan harga BBM pada Desember 2025. Setelah itu, memasuki 2026, harga BBM diturunkan pada Januari dan kembali turun pada Februari. Sejumlah badan usaha penyedia BBM seperti Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR hingga PT Vivo Energy Indonesia kompak menurunkan harga produk BBM non subsidi di awal Februari. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku sejak 1 Februari 2026. Sebagai contoh Pertamina, untuk harga BBM Pertamax ron 92 turun menjadi Rp 11.800 per liter dari sebelumnya Rp 12.350 per liter. Lalu, harga BBM Pertamax Turbo juga turun menjadi Rp 12.700 per liter dari sebelumnya Rp 13.400 per liter. Kemudian, harga Pertamax Green 95 juga turun menjadi Rp 12.450 per liter dari sebelumnya di Januari 2026 harganya Rp 13.150 per liter. Adapun harga BBM Dexlite juga turun menjadi Rp 13.250 per liter dari sebelumnya Rp 13.500 per liter.Selain itu, harga BBM Pertamina Dex turun menjadi Rp 13.500 per liter dari Rp 13.600 per liter. Sedangkan untuk SPBU swasta juga mengalami perubahan harga. Misalnya, SPBU BP-AKR. Harga BP 92 (RON 92) turun menjadi Rp 12.050 per liter dari Rp 12.500 per liter. Lalu BP Ultimate (RON 95) menjadi Rp 12.500 per liter turun dari Rp 13.190 per liter dan BP Ultimate Diesel (CN 53) menjadi Rp 13.600 per liter atau turun dari Rp 13.860 per liter. CNBC INDONESIA RESEARCH [email protected] (evw/evw) Add as a preferred source on Google Tags #proyeksi harga minyak #harga bbm #pertamina #harga minyak brent #harga wti #pasar energi #harga minyak dunia #nilai tukar rupiah Related Articles Besok Ada Pengumuman Penting, Bisa Jadi Kabar Bahagia? RESEARCH Hitung-Hitungan Harga BBM per 1 Februari 2026: Naik atau Tetap? RESEARCH Kado Tahun Baru: Sinyal Kuat Harga BBM Per 1 Januari 2026 Turun? RESEARCH Sinyal Kuat Harga BBM per 1 Desember Besok Turun: Begini Hitungannya! RESEARCH Most Popular Recommendation SHOW MORE part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indon
Related Posts
Komentar Alaeddine Ajaraie usai Cetak Gol Debut di Bulan Ramadan dan Bawa Persija Hajar PSM!
- CSNBro
- 21 Februari 2026
- 0
Komentar Alaeddine Ajaraie usai Cetak Gol Debut di Bulan Ramadan dan Bawa Persija Hajar PSM!
Maling Necis di Hotel Mewah Jakpus Diciduk, Pakai Lanyard Berlagak Orang Kantoran
- CSNBro
- 19 Februari 2026
- 0
Maling Necis di Hotel Mewah Jakpus Diciduk, Pakai Lanyard Berlagak Orang Kantoran
Viral Pegawai SPPG Jember Pamer Gaji Buat Beli iPhone, Ini Reaksi Bupati Gus Fawait
- CSNBro
- 26 Februari 2026
- 0
Viral Pegawai SPPG Jember Pamer Gaji Buat Beli iPhone, Ini Reaksi Bupati Gus Fawait
