Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan : Okezone Economy Advertisement Advertisement Advertisement Home Hot Issue Market Update Smart Money Inspirasi Bisnis Property Glossary Oke Promo Indeks Search Okezone Okezone.com Untuk Anda Viral TV Scope Kanal Beranda News Finance Women Celebrity Bola Sport Muslim Edukasi Haji Ototekno Digital Indeks Network Sindonews iNews IDX Channel MNC Trijaya Mister Aladin RCTI+ Vision+ Just For Kids Highend Media Sosial Instagram Facebook X Youtube Tiktok About Us Company Profile Advertisement HOME FINANCE HOT ISSUE Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |12:21 WIB Menkeu Purbaya (Foto: Okezone) A A A Share https://economy.okezone.com/read/2026/02/23/320/3203145/purbaya-perpanjang-penempatan-dana-rp200-triliun-di-perbankan Share on mail Link successfully copied JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa penempatan dana tunai atau Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun di perbankan domestik selama enam bulan ke depan. Langkah ini diambil seiring dengan akan berakhirnya masa jatuh tempo penempatan dana tersebut pada Maret 2026 mendatang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa keputusan ini telah dikoordinasikan dengan Bank Indonesia (BI) guna memastikan likuiditas di pasar tetap terjaga. “Kami bertemu Gubernur BI (Perry Warjiyo) Jumat lalu untuk konsolidasi kebijakan Rp200 triliun yang akan jatuh tempo Maret akan diperpanjang 6 bulan ke depan,” kata Purbaya saat konferensi pers APBN KITA, Senin (23/2/2026). Baca Juga: Intip 10 Relasi Kereta Terfavorit selama Mudik Lebaran 2026 Kebijakan mengalihkan dana yang sebelumnya mengendap di BI ke perbankan, terutama bank-bank anggota Himbara yang terbukti memberikan dampak positif terhadap biaya pinjaman masyarakat. Purbaya mencatat adanya penurunan signifikan pada suku bunga kredit tertimbang. Pada Januari 2026, suku bunga kredit tercatat berada di level 8,80 persen, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih di level 9,20 persen. Penurunan ini dianggap sebagai hasil nyata dari injeksi likuiditas melalui penempatan dana negara tersebut. Meski kondisi likuiditas perbankan menjadi lebih longgar dan suku bunga melandai, Menteri Keuangan meminta pihak perbankan untuk lebih agresif dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor riil guna menggerakkan roda ekonomi. Baca Juga: Purbaya dan Gubernur BI Sepakat soal SBN di Pasar Sekunder, Debt Switch 2026 Rp173,4 Triliun Halaman: 1 2 Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari Follow Topik Artikel : Kemenkeu bank Perbankan Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu Purbaya Share https://economy.okezone.com/read/2026/02/23/320/3203145/purbaya-perpanjang-penempatan-dana-rp200-triliun-di-perbankan Share on mail Link successfully copied Follow Okezone di Google News Berita Terkait APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026 Purbaya Sentil Alumni LPDP 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan': 20 Tahun Lagi Dia Akan Menyesal! Purbaya dan Gubernur BI Sepakat soal SBN di Pasar Sekunder, Debt Switch 2026 Rp173,4 Triliun 4 Fakta Utang Whoosh Dibayar Pakai APBN, Ini Kata Purbaya Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Gugatan Guru Honorer Terkait APBN 2026 Purbaya Tanggung PPN Sumbangan Bencana Sumatera, Ini Aturannya Telusuri berita finance lainnya Advertisement Advertisement Terpopuler 4 Bank Bangkrut hingga Februari 2026, Ada Praktik Fraud RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 22 Poin Lengkap Perjanjian Dagang RI-AS, dari Sertifikasi Halal hingga Data Pribadi Industri Otomotif RI Siap Penuhi Kebutuhan 105 Ribu Mobil Pick-Up Tanpa Impor Advertisement KANAL News Finance Women Celebrity Bola Sport Ototekno Highend Muslim Edukasi Digital Index MNC PORTAL Sindonews iNews IDX Channel COMPANY PROFILE About Us Redaksi Privacy Policy Kotak Pos Karier Info Iklan Disclaimer MNC Peduli Profile MNC Group MNC Group Bisnis © 2007 – 2026 Okezone.com, All Rights Reserved Advertisement
Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
