Tolak Usul IMF, Purbaya: Kalau Tarif Pajak Naik, Ambruk Semuanya

Tolak Usul IMF, Purbaya: Kalau Tarif Pajak Naik, Ambruk Semuanya login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Tolak Usul IMF, Purbaya: Kalau Tarif Pajak Naik, Ambruk Semuanya Comment SHARE url telah tercopy Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia 18 February 2026 21:40 Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat konsultasi dengan Pimpinan Komisi DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen) Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Dana Moneter Internasional (IMF) terkait kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) orang pribadi, khususnya karyawan. “Usulnya IMF bagus, tapi kita akan lihat sesuai dengan keadaan kita,” kata Purbaya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (18/2/2026) Baca: Mentimun Mendadak “Elite”, Simbol Baru Krisis Biaya Hidup Rusia Diketahui, IMF melalui laporan terbarunya menyarankan pemerintah Indonesia menaikkan tarif pajak penghasilan (PPh) karyawan untuk menambah penerimaan negara, sekaligus mengurangi kebutuhan pembiayaan melalui penarikan utang. Keputusan menaikkan tarif pajak tidak tepat saat ekonomi baru mencoba bangkit. Ekonomi berhasil tumbuh 5,11% pada 2025, yang salah satunya didorong oleh ekspansi fiskal. “Kita nggak mau tiba-tiba naikin pajak habis itu ambruk semuanya, daya beli hancur ekonominya runtuh lagi,” jelasnya. Jika hal itu terjadi, maka pemerintah harus menarik utang lebih besar sehingga membahayakan perekonomian ke depan. “Terpaksa (defisit APBN) 3% juga diterabas. Kalau ekonomi jatuh jadi saya udah pakai biaya yang semurah mungkin untuk membalikkan arah ekonomi,” terang Purbaya. Total utang pemerintah pada 2025 yang senilai Rp 9.637,9 triliun membuat rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) menembus level 40,46%. PDB pada 2025 senilai RP 23.821,1 triliun. Rasio utang terhadap PDB atau debt to GDP ratio itu menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir, bila merujuk data Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dari tahun ke tahunnya. (mij/mij) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Terungkap Rencana Purbaya Bikin APBN Prabowo Defisit 0% Tags #pajak #imf #purbaya yudhi sadewa #ekonomi indonesia #tarif pajak #utang pemerintah #pertumbuhan ekonomi #pph #defisit apbn #rasio utang terhadap pdb Related Articles IMF Usul Pajak Karyawan Naik, Purbaya: Enggak! NEWS Purbaya: Kita Gak Becus Ngurus Ekonomi, Jangan Salahkan Global NEWS Utang Pemerintah Tembus Rp 9.138 Triliun, Purbaya Akan Lakukan Ini NEWS Purbaya Kaji Penurunan Tarif PPN, DPR Usul Jadi 8% NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *