Rusia Mau Bangkrut? Ramai-Ramai Restoran Tutup

Rusia Mau Bangkrut? Ramai-Ramai Restoran Tutup login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Rusia Mau Bangkrut? Ramai-Ramai Restoran Tutup Comment SHARE url telah tercopy sef,  CNBC Indonesia 21 February 2026 05:00 Foto: Ilustrasi Restoran Rusia (Photo by —/picture alliance via Getty Images) Jakarta, CNBC Indonesia – Gelombang penutupan restoran dan kafe di Rusia meningkat tajam, mencapai laju tercepat sejak invasi ke Ukraina empat tahun lalu. Situasi ini mencerminkan pelemahan konsumsi domestik di tengah perlambatan ekonomi yang signifikan. Dari ibu kota Moskow hingga Vladivostok di timur jauh, gerai makan menutup pintu mereka karena permintaan konsumen turun drastis. Bahkan di wilayah yang sebelumnya relatif kuat. Data dari Sberbank menunjukkan penurunan jumlah outlet katering pada Januari 2026 mencapai level terendah sejak 2021. Pengeluaran restoran berada pada titik terendah dalam tiga tahun terakhir. Pemilik BonCafe di barat daya Moskow, Yekaterina Oreshkina misalnya. Ia mengatakan penurunan konsumsi jauh di luar ekspektasi saat membuka usahanya. “Saat kami buka, kami tidak mengharapkan penurunan seperti ini,” ujar Oreshkina kepada Reuters, dikutip Sabtu (21/2/2026). Baca: Raja Salman Bagi BLT Rp13 T di Ramadan, 1 Keluarga Dapat Rp4,5 Juta Ia menyebut lonjakan biaya bahan baku sekitar 50%, sewa tinggi dan pajak besar sebagai faktor utama yang memaksa satu tokonya tutup sementara kafe lain tetap beroperasi. Kue andalan mereka, “Napoleon”, dijual seharga 2.850 rubel per kilogram (sekitar Rp 580.000/kg) atau 300 rubel per potong (Rp 61.200), namun harga tinggi tak mampu menarik konsumen seperti sebelumnya. Konsumsi kafe dan restoran menjadi salah satu sektor paling terpukul saat warga Rusia memangkas pengeluaran diskresioner dan beralih ke pilihan yang lebih murah seperti makanan cepat saji atau pembelian di supermarket. Realisasi pertumbuhan pengeluaran konsumen riil bahkan turun menjadi nol pada Februari untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Baca: Reaksi Hamas soal Pertemuan Board of Peace Trump di AS, Tegaskan Ini Suku bunga yang tinggi juga menjadi beban bagi usaha kecil. Meskipun bank sentral memangkas suku bunga acuan menjadi 15,5% setelah mencapai 21% pada 2024, biaya pinjaman tetap tinggi sekitar 18-19% untuk kredit tanpa jaminan, membuat akses pembiayaan dan refinancing semakin sulit bagi pelaku usaha. Kepala analisis makroekonomi di FG Finam, Olga Belenkaya, mengatakan warga Rusia kini lebih memilih menabung dan melunasi utang daripada membelanjakan uang mereka. Sementara pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi sekitar 1,3% tahun ini, Dana Moneter Internasional memperkirakan angka yang lebih rendah, yakni 0,8% pada 2026. Baca: Respons Hegemoni AS Cs, Rusia-China-Iran Satukan Kekuatan Militer (sef/sef) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Krisis Baru Hantam Singapura, Ramai-ramai Restoran Bangkrut-Tutup Tags #penutupan restoran #ekonomi rusia #konsumsi domestik #rusia #putin #ekonomi Related Articles Ada Apa Putin? Rusia Tiba-Tiba Pinjam & Naikkan Pajak Orang Kaya NEWS Video: Putin Mengaku, Ekonomi Rusia Melambat Cuma Tumbuh 1% NEWS Breaking! Uni Eropa Jatuhkan “Bom” Baru ke Rusia, Putin Dibuat Miskin NEWS Krisis Menghantam Singapura, Ramai Restoran Bangkrut-Tutup Massal NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *