Daftar Terbaru Penerima MBG: Anak Pernikahan Dini Sampai Putus Sekolah login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Daftar Terbaru Penerima MBG: Anak Pernikahan Dini Sampai Putus Sekolah Comment SHARE url telah tercopy Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 14 February 2026 20:45 Foto: Sejumlah siswa menerima makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sumur Batu 03 Pagi, Kemayoran, Jakarta, Selasa, (4/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Gizi Nasional (BGN) bakal memperluas cakupan penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk bagi anak-anak yang putus sekolah dan kelompok rentan lainnya seperti anak hasil pernikahan dini. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan mendalam terhadap data penerima manfaat yang belum menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan, mengingat masih terdapat kelompok penerima manfaat yang belum tercatat dalam sistem nasional. Termasuk anak-anak putus sekolah usia 0 hingga 18 tahun. Baca: Ekonomi RI Mulai Membaik, Purbaya Ungkap Tanda-tandanya “Jadi kalaupun mereka nanti putus sekolah, sebagian mungkin akan masuk di dalam sekolah rakyat, sebagian yang belum masuk ke sekolah rakyat kita akan kumpulkan di satu tempat untuk mendapatkan program makan bergizi,” ujar Dadan dikutip Sabtu (14/2/2026). Tak hanya itu, pihaknya juga menyoroti keberadaan sejumlah pesantren yang belum terdata di Kementerian Agama, namun memiliki santri yang berhak menerima MBG. Di sisi lain, masih banyak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang belum tercatat dalam sistem kependudukan karena tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), seperti anak-anak dari pernikahan dini atau pernikahan siri. “Kemudian juga banyak anak-anak balita termasuk ibu hamil, ibu menyusui yang belum terdata dalam sistem kenegaraan. Seperti anak-anak dari pernikahan dini atau pernikahan siri itu tidak punya NIK sehingga kita harus data ulang ke setiap RT-RT untuk memastikan bahwa mereka akan mendapatkan makan bergizi,” kata Dadan. Menurut Dadan, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan Program MBG berjalan tepat sasaran, inklusif, dan menjangkau seluruh kelompok rentan, tanpa terkecuali. Foto: Sejumlah siswa menerima makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sumur Batu 03 Pagi, Kemayoran, Jakarta, Selasa, (4/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Sejumlah siswa menerima makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sumur Batu 03 Pagi, Kemayoran, Jakarta, Selasa, (4/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Di samping itu, Dadan juga memaparkan kebijakan penutupan portal mitra permanen dilakukan setelah jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar melampaui target awal pembentukan. BGN mencatat, saat ini terdapat 21.102 SPPG yang sudah beroperasional dan 14.145 mitra yang sedang dalam proses verifikasi di dalam sistem. Dengan demikian, total mitra yang tercatat dalam portal mitra BGN mencapai 35.247 SPPG, melebihi target awal pembentukan yang ditetapkan sebanyak 28.000 SPPG untuk wilayah aglomerasi. Menindaklanjuti kondisi tersebut, BGN mengambil sejumlah langkah strategis. Pertama, melakukan pengecekan ulang secara detail di lapangan untuk memastikan SPPG maupun calon mitra yang terdaftar benar-benar aktif dan menjalankan kegiatan pemenuhan gizi. Baca: Prabowo Dapat Laporan Mengejutkan dari Pengusaha RI Soal Dampak MBG Langkah kedua, BGN melakukan rollback atau penarikan data usulan yang tidak valid serta mitra yang tercatat tidak aktif selama lebih dari 60 hari. Hal ini dilakukan untuk menjaga akurasi data serta efektivitas penyaluran Program MBG. “Ketiga, kita melakukan pengecekan secara detil jumlah penerima manfaat yang belum menerima MBG, berkoordinasi dengan stakeholder,” ujarnya. (wur/wur) [Gambas:Video CNBC] Next Article Anggaran MBG Naik 371% pada 2026, Ini Penjelasan Anak Buah Purbaya Tags #anak pernikahan dini #program makan bergizi #putus sekolah #badan gizi nasional #mbg #makan bergizi gratis #bgn Related Articles Anak dari Pernikahan Dini Tetap Dapat MBG, Bos BGN Ungkap Alasannya NEWS Harga Telur Terus Naik-di Lokasi Ini Sentuh Rp100.000, Cek Penyebabnya NEWS Perpres MBG Terbit Pekan Depan, PANRB Bocorkan Isi Penguatan Lembaga NEWS Prabowo Siapkan Aturan soal Tata Kelola MBG, Ini Bocorannya NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Larang SOTR yang Picu Tawuran, Pramono: Tapi Kalau Baik Saya Izinkan
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
Larang SOTR yang Picu Tawuran, Pramono: Tapi Kalau Baik Saya Izinkan
TNI-Polri Jamin Keamanan Warga usai Penembakan KKB di Bandara Koroway Batu
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
TNI-Polri Jamin Keamanan Warga usai Penembakan KKB di Bandara Koroway Batu
Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal, Dokter: Tak Harus Satu Golongan Darah
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
Mitos dan Fakta soal Transplantasi Ginjal, Dokter: Tak Harus Satu Golongan Darah
