Pilu di Ramadan, Rumah & Mobil Warga Palestina Dibakar Pemukim Israel login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Pilu di Ramadan, Rumah & Mobil Warga Palestina Dibakar Pemukim Israel Comment SHARE url telah tercopy Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia 26 February 2026 22:00 Foto: Ilustrasi (REUTERS/Ali Sawafta) Jakarta, CNBC Indonesia – Kelompok pemukim Israel kembali melancarkan aksi kekerasan dengan membakar rumah dan kendaraan milik warga Palestina di Desa Susya, selatan Hebron, wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Selasa malam waktu setempat. Serangan ini menandai berlanjutnya gelombang kekerasan di tengah suasana bulan suci Ramadan. Organisasi hak asasi manusia Al-Bidar melaporkan dalam pernyataan resminya bahwa para pemukim tersebut membakar lima unit rumah dan beberapa unit mobil milik warga Palestina di Susya, yang terletak di wilayah Masafer Yatta. Kerusakan material dilaporkan cukup masif akibat serangan fajar tersebut. “Para pemukim menyerang desa tersebut dan membakar rumah-rumah serta mobil-mobil, yang menyebabkan kerusakan material yang signifikan dan menciptakan ketakutan di kalangan penduduk, terutama perempuan dan anak-anak,” demikian pernyataan resmi kelompok hak asasi manusia Al-Bidar. Pilihan Redaksi Potret Polisi Israel Awasi Ketat Kompleks Al-Aqsa Selama Ramadan Top! Putra Mahkota Raja Salman Beraksi, Arab ‘Buang’ Israel dari Ini Siaga Perang AS-Iran Jadi PD 3, China-Rusia Sudah ‘Ikut Campur’ Selain melakukan pembakaran, sumber lokal mengatakan kepada Kantor Berita Anadolu bahwa para pemukim juga menembakkan gas air mata ke dalam beberapa rumah warga. Tindakan represif ini menyebabkan empat orang warga sipil harus mendapatkan perawatan medis akibat menghirup gas beracun tersebut. Saat ini tercatat sekitar 770.000 pemukim Israel tinggal di ratusan pemukiman di seluruh Tepi Barat yang diduduki, termasuk 250.000 orang di Yerusalem Timur. Kelompok-kelompok ini dilaporkan melakukan serangan harian terhadap warga sipil Palestina dengan tujuan strategis untuk mengusir mereka dari tanah mereka sendiri. Data statistik menunjukkan bahwa eskalasi kekerasan terus meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Sepanjang Januari lalu, para pemukim Israel tercatat telah melakukan 468 serangan di Tepi Barat, yang meliputi serangan fisik, pencabutan pohon, pembakaran ladang, pelarangan akses bagi petani ke tanah mereka, hingga penyitaan properti milik warga Palestina. (tps/sef) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Tolak Rencana Netanyahu, Trump Larang Israel Caplok Tepi Barat Tags #pemukiman israel #kekerasan palestina #hak asasi manusia #pembakaran rumah #tepi barat #gas air mata #konflik israel-palestina #desa susya #ramadan #serangan pemukim Related Articles Israel Makin Gila! Resmi Akui Tepi Barat “Tanah Milik Negara” NEWS Israel Luncurkan Serangan Baru ke Palestina, Kota Ini Berubah Mencekam NEWS Lagi Asik Panen Zaitun, Warga Palestina Diserang Israel NEWS Israel Bawa Petaka Baru, Masjid Al-Aqsa Terancam Roboh! NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
FBI Kumpulkan Bukti Penembakan di Mar-a-Lago
- CSNBro
- 22 Februari 2026
- 0
FBI Kumpulkan Bukti Penembakan di Mar-a-Lago
Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Turun, Kini 12.994 Orang
- CSNBro
- 19 Februari 2026
- 0
Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Turun, Kini 12.994 Orang
