Makin Mencekam, Kapal Selam Nuklir Inggris Terlihat di Laut Arab login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Makin Mencekam, Kapal Selam Nuklir Inggris Terlihat di Laut Arab Comment SHARE url telah tercopy Arrijal Rachman, CNBC Indonesia 23 March 2026 06:20 Foto: Sebuah kapal selam nuklir terlihat di pangkalan kapal selam Royal Navy di Faslane, Skotlandia, Inggris 31 Agustus 2015. (File Foto – REUTERS/Russell Cheyne) Jakarta, CNBC Indonesia – HMS Anson, kapal selam bertenaga nuklir angkatan laut kerajaan Inggris telah tiba di Laut Arab. Kapal itu bergerak setelah meninggalkan pelabuhan di Perth pada 6 Maret dan mengambil posisi di perairan dalam Laut Arab bagian utara. Kapal selam ini memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan rudal jelajah, dilengkapi dengan rudal serangan darat Tomahawk Block IV dengan jangkauan 1.000 mil dan torpedo Spearfish. “Ini berarti pasukan Inggris akan memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan terhadap Iran jika konflik meningkat,” dikutip dari laporan Daily Mail, Senin (23/3/2026). Baca: Peta Kekuatan Militer 6 Negara Teluk: Siapa Paling Ganas Jika Perang? Pergerakan HMS Anson terjadi setelah Downing Street mengatakan pada hari Jumat bahwa Sir Keir Starmer telah setuju untuk mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer Inggris di Timur Tengah untuk melancarkan serangan ke situs-situs Iran yang telah memblokade Selat Hormuz. Sebelumnya, Sir Keir hanya mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan-pangkalan tersebut untuk operasi pertahanan, guna mencegah Iran menembakkan rudal yang membahayakan kepentingan atau nyawa warga Inggris. Namun, ia kini telah menyetujui perluasan target untuk membantu melindungi kapal-kapal di jalur pelayaran berdasarkan prinsip pertahanan diri kolektif. HMS Anson, yang telah menempuh perjalanan sejauh 5.500 mil dari pantai barat Australia muncul hingga tepat di bawah permukaan setiap 24 jam supaya memungkinkannya berkomunikasi dengan bunker militer Inggris di Markas Besar Gabungan Permanen (PJHQ) di Northwood, London. Sumber-sumber pertahanan mengatakan bahwa di PJHQ, Letnan Jenderal Nick Perry, kepala operasi gabungan, akan memberikan perintah untuk menembak jika diizinkan oleh Perdana Menteri. Bila titik serangan telah dikonfirmasi, HMS Anson akan naik mendekat ke permukaan dan meluncurkan salvo empat rudal. Kapal selam canggih yang berbasis di Faslane, Skotlandia, tidak memiliki periskop standar. Sebagai gantinya menampilkan pemandangan permukaan pada layar yang sangat besar. Dengan kepemilikan reaktor nuklir, kapal selam ini tidak perlu mengisi ulang bahan bakarnya selama 25 tahun masa operasinya, dilengkapi dengan kemampuannya untuk memurnikan air dan udara. Kapal selam ini dapat mengelilingi bumi tanpa perlu muncul ke permukaan. Namun, hal ini dibatasi oleh fakta bahwa kapal tersebut hanya mampu membawa persediaan makanan selama tiga bulan untuk 98 perwira dan awak kapal. Sumber Daily Mail mengatakan, “HMS Anson akan bersembunyi secara diam-diam. Perdana Menteri dan Komandan Operasi Maritim akan diberitahu keberadaannya, termasuk Dinas Kapal Selam, tetapi lokasinya tidak akan diketahui secara luas”. Sumber itu juga menyatakan, “Angkatan Laut dapat dengan cepat menempatkan kapal selam di tempat targetnya dan dapat membiarkannya berada di sana selama berminggu-minggu”. Kementerian Pertahanan menolak berkomentar mengenai kabar terkait lokasi dan pergerakan HMS Anson. Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan: “Kami tidak akan memberikan detail terkini tentang operasi atau pengerahan spesifik. Kami terus memantau kemampuan kami di wilayah ini secara berkala”. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Prabowo Ungkap Modus Ngeri Kartel Narkoba: Mereka Punya Kapal Selam! Tags #kapal selam #inggris #iran #israel #as #perang #nuklir Related Articles Makin Panas! Iran Rudal Pangkalan AS-Inggris, Eropa Jadi Target NEWS Perang Arab Makin Ngeri, Inggris Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah NEWS Mengapa China dan Rusia Belum Membantu Iran Melawan Israel-AS? NEWS Inggris Ikutan Rusuh, Izinkan AS Serang Iran dari Pangkalan Militernya NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Hujan Tak Surutkan 110.000 Pemudik Motor Padati Jalur Pantura di H-2 Lebaran
- CSNBro
- 19 Maret 2026
- 0
Hujan Tak Surutkan 110.000 Pemudik Motor Padati Jalur Pantura di H-2 Lebaran
Sindikat Curanmor Karangpawitan Digulung: Mereka Tak Berkutik di Tangan Polisi
- CSNBro
- 22 Februari 2026
- 0
Sindikat Curanmor Karangpawitan Digulung: Mereka Tak Berkutik di Tangan Polisi
Gunung Semeru Kembali Menggeliat, 5 Kali Erupsi Sore hingga Malam Ini
- CSNBro
- 8 Maret 2026
- 0
Gunung Semeru Kembali Menggeliat, 5 Kali Erupsi Sore hingga Malam Ini
