Dalam 25 Tahun, Berapa Kali NU dan Muhammadiyah Merayakan Lebaran Beda?

Dalam 25 Tahun, Berapa Kali NU & Muhammadiyah Merayakan Lebaran Beda? login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia Research Berita Research Dalam 25 Tahun, Berapa Kali NU & Muhammadiyah Merayakan Lebaran Beda? Comment SHARE url telah tercopy mae,  CNBC Indonesia 19 March 2026 21:50 Foto: Umat ​​Muslim Filipina menghadiri salat Idul Fitri untuk menandai berakhirnya bulan suci Ramadan di Quirino Grandstand, Manila, Filipina, 31 Maret 2025. (REUTERS/Lisa Marie David) Jakarta, CNBC Indonesia – Umat Islam Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di hari yang berbeda pada tahun ini. Sidang Isbat yang digelar di kementerian agama, pada hari ini, Kamis (19/3/2026) Jakarta memutuskan 1 Syawal 1447Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sebelumnya, Pengurus Pusat Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026 atau besok hari. Dengan demikian pengikut dua organisasi terbesar di Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di hari yang berbeda. Sebagai catatan, kalangan Nahdlatul Ulama (NU) biasanya akan merayakan Idul Fitri sesuai hasil sidang isbat pemerintah sementara Muhammadiyah sudah menetapkan jauh-jauh hari berdasarkan metode hisab. Merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan hari yang berbeda sebenarnya bukan hal yang baru di Indonesia. Selama 25 tahun, Indonesia kerap merayakan Lebaran yang berbeda. Biasanya Lebaran yang berbeda melibatkan dua ormas terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Perbedaan terjadi karena ada perbedaan pula dalam dasar perhitungan. Muhammadiyah menggunakan metode hisab dalam penentuan awal bulan qamariyah. Sementara itu, umat NU menggunakan metode rukyat. Sepanjang periode 2001-2026 atau 25tahun terakhir, Indonesia pernah merayakan Hari Raya Idul Fitri beda hari sebanyak lima kali. Lima periode tersebut adalah pada 2002, 2006, 2007, 2011, 2023, dan 2026. (mae/mae) Add as a preferred source on Google Tags #idul fitri #muhammadiyah #perayaan lebaran #perbedaan hari #metode hisab #metode rukyat #25 tahun #kalender islam #organisasi islam indonesia #nu #labaran kapan #lebaran nu #lebaran pemerintah Related Articles Begini Lebaran Impian Ala Gen Z: No Repot-Repot RESEARCH Mirip Indonesia, 7 Negara Ini Juga Punya Tradisi Mudik RESEARCH 6 Ide Bisnis Saat Ramadan, Layak Dicoba RESEARCH Dalam 13 Tahun, Berapa Kali Awal Puasa Muhammadiyah & NU Berbeda? RESEARCH Most Popular Recommendation SHOW MORE part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *