Daerah Banten Ini Akan Berubah Total karena Ada MRT, Titiknya Di Sini

Daerah Banten Ini Akan Berubah Total karena Ada MRT, Titiknya Di Sini login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia Market Berita Market Daerah Banten Ini Akan Berubah Total karena Ada MRT, Titiknya Di Sini Comment SHARE url telah tercopy Wiji Nur Hayat,  CNBC Indonesia 14 February 2026 20:00 Foto: Sejumlah penumpang menaikin kereta MRT jurusan Lebak Bulus – Bundaran HI, Jakarta, Kamis, (6/11/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia – Proyek MRT Jakarta akan diperluas hingga menembus Balaraja di Banten. Studi proyek MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 dari Kembangan-Balaraja sepanjang 30 Km itu bakal segera dilakukan. Proyek ini pun mengundang ketertarikan para pengembang. Mereka yang terlibat dalam MoU dengan PT MRT Jakarta adalah PT Serpong Cipta Kreasi (Summarecon Serpong), PT Alam Sutra Realty, Tbk (Alam Sutera), PT Lippo Karawaci (Lippo Land), PT Paramount Enterprise International (Paramount Land), PT Serpong Cipta Cahaya (Summarecon Tangerang), PT Sinar Puspapersada (Intiland Development Tbk), dan PT Metropolitan Karyadeka Development (Metland Cyber Putri). Baca: Paramount Land-MRT Jakarta Kembangkan Jalur Lintas Timur Barat Fase 2 Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi wujud pelaksanaan mandat ketiga yang diamanahkan pemerintah kepada MRT Jakarta, yakni mengoptimalkan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) dengan radius 700 meter dari stasiun. Ia menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni penandatanganan dokumen, melainkan pernyataan komitmen bersama untuk pembangunan transportasi massal yang berorientasi pada pelayanan publik. “Kolaborasi ini mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam mendukung sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/2/2026). Tuhiyat menjelaskan, Lintas Timur-Barat merupakan koridor strategis yang menghubungkan kawasan hunian, kawasan industri, serta pusat-pusat pertumbuhan baru di DKI Jakarta dan Provinsi Banten. Dalam konteks tersebut, MRT Jakarta mengambil inisiatif untuk membantu pemerintah pusat selaku pemilik proyek dengan mendorong konektivitas serta efisiensi anggaran melalui kerja sama studi bersama para pengembang, khususnya di wilayah Provinsi Banten. Tuhiyat mengatakan, fase ini direncanakan memiliki panjang kurang lebih 30 kilometer, membentang dari Kembangan hingga Balaraja. Ia berharap studi ini dapat membantu Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam kelancaran perencanaan lintas Timur-Barat Fase 2, baik dari sisi kelembagaan maupun keuangan. Foto: Sejumlah armada MRT melintas di Jalan ASEAN, Jakarta, Selasa (1/7/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Sejumlah armada MRT melintas di Jalan ASEAN, Jakarta, Selasa (1/7/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) “Melalui nota kesepahaman ini, MRT Jakarta bersama para pengembang berupaya mendorong konsep TOD yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Proyek ini diharapkan dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta,” jelasnya. Tuhiyat menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Bappenas atas dukungan serta arahan kebijakannya, serta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten yang terus mendorong terwujudnya konektivitas lintas wilayah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengembang yang telah menandatangani nota kesepahaman atas kepercayaan dan komitmen yang diberikan. Baca: Daerah Pinggiran Jakarta Ini Bakal Berubah Total karena Dilewati MRT “Tentunya kolaborasi ini akan menghasilkan solusi inovatif yang meringankan beban pendanaan publik sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi kawasan dan masyarakat,” tandasnya. Berikut Titiknya Tahap I Lintas Barat (Banten) Sepanjang 29,9 Km : ‎Balaraja‎ Cibadak Pasir Gadung ‎Otonom ‎Bunder ‎Kadu ‎Bencongan ‎Danau Ranau ‎Kelapa Dua ‎Kebon Nanas ‎Panunggangan ‎Kunciran ‎Hasyim Asy’ari ‎Karang Tengah (wur/wur) [Gambas:Video CNBC] Tags #mrt banten #pengembangan tod #balaraja #pengembang properti #proyek transportasi Related Articles Pakuwon Jati (PWON) Buka Suara Usai Sahamnya Dibicarakan Anak Purbaya MARKET Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *