Besok Airlangga Lapor Prabowo, Perang Iran Ganggu Postur Fiskal RI? login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Besok Airlangga Lapor Prabowo, Perang Iran Ganggu Postur Fiskal RI? Comment SHARE url telah tercopy Arrijal Rachman, CNBC Indonesia 12 March 2026 20:55 Foto: Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat penuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana Negara. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal melaporkan perkembangan kondisi perekonomian domestik ke Presiden Prabowo Subianto, Jumat (13/3/2026), imbas konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mengganggu harga minyak dunia, hingga mengancam tekanan terhadap fiskal, termasuk di Indonesia. Hal ini diungkapkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam agenda media gathering Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jakarta, Kamis (12/3/2026). “Sorenya akan ada Pak Menko yang kemungkinan menjelaskan ke teman-teman semuanya setelah lapor ke Presiden,” ucap Susiwijono. Susiwijono mengatakan, dari sisi indikator makro, sebetulnya masih terjaga dengan baik, tercermin dari angka inflasi yang masih sesuai dengan target 3,5% plus minus 1% hingga Indeks Manufaktur (PMI) pada Februari 2026 mencapai level 53,8, angka tertinggi dalam dua tahun terakhir. “Kemudian indikator retail kita, indeks keyakinan konsumen, dan beberapa indikator daya beli juga masih cukup baik,” tuturnya. Namun, ia menegaskan, ada indikasi tekanan fiskal akan mengalami efek yang cukup signifikan imbas dari perang di Timur Tengah itu, terutama karena kenaikan harga energi, seperti harga minyak mentah yang sudah di atas asumsi makro APBN 2026 di level US $70 per barel. “Kalau asumsi APBN US$ 70 katakan yang hari ini saja di atas US$ 90 ya, karena kan US$ 90 saja selisihnya berarti sekitar US$ 20. Kenaikan per US$ 1 itu mengakibatkan belanja subsidi dan kompensasi kita, terutama energi itu akan menambah belanja sekitar Rp 10,3 triliun,” ucap Susiwijono. Baca: DPR Beri Rekomendasi Buat Purbaya Cs Jaga Stabilitas APBN Bila potensi tekanan fiskal dari sisi pembengkakan belanja subsidi dan kompensasi energi itu dikurangi dengan kemungkinan adanya windfall profit atau durian runtuh penerimaan negara karena efek kenaikan harga komoditas lain senilai Rp 3,6 triliun sampai dengan Rp 3,7 triliun pun, Susiwijono mengatakan, ada indikasi defisit APBN masih berpotensi membengkak efek kenaikan harga energi senilai Rp 6,7 triliun, setiap kenaikan harga minyak US$ 1 dolar per barel dari asumsi makro. “Sehingga per US$ 1 itu bisa menimbulkan defisit sekitar US$ 6,7 triliun untuk setiap kenaikan US$ 1. Kalau US$ 20 ya tinggal dikalikan saja, jadi di atas US$ 100 triliun,” paparnya. Meski begitu, Susiwijono memastikan, pemerintah telah merancang berbagai strategi untuk mengantisipasi tekanan imbas dari konflik di Timur Tengah itu, sebab risiko efek kenaikan harga minyak mentah dunia ini kata dia bukan yang pertama dihadapi pemerintah. “Tapi pengalaman yang lalu beberapa kondisi seperti ini pada akhirnya tidak hanya berimbas pada postur APBN saja, pasti ke semua sektor akan terdampak, khususnya teman-teman dari sisi logistik, supply chain, dengan beberapa kendala di Selat Hormuz dan sebagainya,” ungkap Susiwijono. Baca: Luhut Lapor Prabowo: Dunia sedang menghadapi Perfect Storm (dce) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Prabowo Puji Airlangga Soal IEU-CEPA: Dia Bekerja dengan Sangat Keras Tags #airlangga hartarto #prabowo subianto #harga minyak #fiskal indonesia #apbn 2026 #inflasi #tekanan fiskal #perang iran #timur tengah #ekonomi Related Articles Airlangga Bilang Perang Iran Bakal Ganggu Logistik-Pariwisata RI NEWS Seskab Teddy Ungkap Wacana Pertemuan Prabowo & Trump Soal Tarif Dagang NEWS Airlangga & Purbaya Buka Suara Soal Dampak Konflik AS-Venezuela ke RI NEWS Setahun Prabowo-Gibran, Airlangga: Janji Kampanye Sudah Dijalankan NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya
- CSNBro
- 24 Februari 2026
- 0
Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya
Hangatnya Kebersamaan di Huntara Sumpur, Warga dan Pemerintah Berbuka Bersama
- CSNBro
- 27 Februari 2026
- 0
Hangatnya Kebersamaan di Huntara Sumpur, Warga dan Pemerintah Berbuka Bersama
Video: Pertaruhan Besar Nasib Indonesia di Washington
- CSNBro
- 18 Februari 2026
- 0
Video: Pertaruhan Besar Nasib Indonesia di Washington
