Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB: Satu Warga Meninggal, Lebih dari 2.000 KK Terdampak

Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB: Satu Warga Meninggal, Lebih dari 2.000 KK Terdampak : Okezone News Advertisement Advertisement Advertisement home nasional megapolitan international nusantara infografis indeks Search Okezone Okezone.com Untuk Anda Viral TV Scope Kanal Beranda News Finance Women Celebrity Bola Sport Muslim Edukasi Haji Ototekno Digital Network Sindonews iNews IDX Channel MNC Trijaya Mister Aladin RCTI+ Vision+ Just For Kids Highend Media Sosial Instagram Facebook X Youtube Tiktok About Us Company Profile INFOGRAFIS INDEKS Advertisement HOME NEWS NUSANTARA Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB: Satu Warga Meninggal, Lebih dari 2.000 KK Terdampak Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |19:30 WIB Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB (foto: BNPB) A A A Share https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203669/banjir-kepung-tiga-daerah-di-ntb-satu-warga-meninggal-lebih-dari-2-000-kk-terdampak Share on mail Link successfully copied JAKARTA – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat, dikepung banjir. Akibatnya, satu warga meninggal dunia dan lebih dari 2.000 kepala keluarga (KK) terdampak. Baca Juga: Ukraina Akan Disuplai Senjata Nuklir, Rusia Marah Besar! Banjir pertama terjadi di Kabupaten Lombok Timur yang dipicu hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa tersebut menyebabkan satu warga hilang terseret arus pada Selasa (24/2) siang. “Saat ditemukan beberapa jam kemudian, korban sudah tidak bernyawa. Selain itu, sebanyak 604 kepala keluarga (2.848 jiwa) yang tersebar di 11 desa dan satu kelurahan terdampak,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (25/2/2026). Baca Juga: Waspada! Banjir Rob Intai 12 Wilayah Pesisir Utara Jakarta Sepekan ke Depan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi NTB dikerahkan untuk melakukan upaya penanganan darurat, mulai dari pendataan hingga pencarian dan pertolongan korban. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi NTB juga telah mendirikan tenda darurat di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, untuk penanganan warga terdampak. Hingga Selasa malam, banjir masih menggenangi wilayah terdampak dengan ketinggian air bervariasi. Baca Juga: Banjir Terjang Lombok Barat dan Bima NTB, 1.500 Warga Terdampak   Halaman: 1 2        Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari Follow Topik Artikel : BNPB banjir NTB Banjir Share https://news.okezone.com/read/2026/02/25/340/3203669/banjir-kepung-tiga-daerah-di-ntb-satu-warga-meninggal-lebih-dari-2-000-kk-terdampak Share on mail Link successfully copied Follow Okezone di Google News Berita Terkait Banjir Terjang Jateng dan Jatim, 1 Orang Tewas Banjir Terjang Lombok Barat dan Bima NTB, 1.500 Warga Terdampak Hujan Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Daerah, BNPB Catat Ratusan Rumah Rusak 3 Fakta Gentengisasi di Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera, Anggaran Bisa Bengkak Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Pemerintah Akan Relokasi Warga Terdampak Purbaya Tambah Anggaran Rp4,6 Triliun untuk BNPB Telusuri berita news lainnya Advertisement Advertisement Terpopuler Serda Hamdani Tewas Usai KKB Bakar Pos Penjagaan, Begini Reaksi Tegas TNI Banjir Terjang Jateng dan Jatim, 1 Orang Tewas Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terlindas Usai Motor Diduga Hantam Jalan Berlubang Demo di Mapolda DIY Kondusif, Polisi Serahkan 3 Mahasiswa ke Pihak Rektorat Tragis! 2 Bocah di Lebak Luka Bakar Parah Terkena Ledakan Meriam Bleson Advertisement KANAL News Finance Women Celebrity Bola Sport Ototekno Highend Muslim Edukasi Digital Index MNC PORTAL Sindonews iNews IDX Channel COMPANY PROFILE About Us Redaksi Privacy Policy Kotak Pos Karier Info Iklan Disclaimer MNC Peduli Profile MNC Group MNC Group Bisnis © 2007 – 2026 Okezone.com, All Rights Reserved Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *