Bagaimana Nasib RI Usai MA AS Jegal Tarif Trump? Ini Kata Pemerintah

Bagaimana Nasib RI Usai MA AS Jegal Tarif Trump? Ini Kata Pemerintah login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Bagaimana Nasib RI Usai MA AS Jegal Tarif Trump? Ini Kata Pemerintah Comment SHARE url telah tercopy luc,  CNBC Indonesia 22 February 2026 07:40 Foto: Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menyampaikan konferensi pers Terkait putusan terbaru dari Supreme Court Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif global, Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. (Instagram/sekretariat.kabinet) Jakarta, CNBC Indonesia – Putusan Mahmakah Agung (MA) Amerika Serikat yang membatalkan tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden Donald Trump menimbulkan pertanyaan baru. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, kini menantikan kepastian yang baru. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perjanjian dagang baru yang sudah terjalin dengan AS, tak lama sebelum adanya putusan MA, akan berlaku dalam periode 60 setelah diteken. Dalam periode tersebut, proses konsultasi dan negosiasi akan tetap berjalan. Adapun, Airlangga mengindikasikan bahwa tarif untuk Indonesia yang sebelumnya ditetapkan maksimal sebesar 19% bisa saja ikut turun mengikuti kebijakan AS yang baru. Baca: Trump Ngamuk Naikkan Lagi Tarif Impor Jadi 15%, Perang Dagang Memanas “Kita punya waktu. Kami sudah berkoordinasi dengan USTR dan mereka mengatakan akan ada keputusan kabinet mereka terhadap mereka yang sudah menandatangani perjanjian,” katanya, dikutip Minggu (22/2/2026). Airlangga menjelaskan pihak Indonesia akan berupaya agar tarif 0% ke AS untuk sejumlah produk unggulan seperti komoditas-komoditas pertanian tetap berlaku meskin nantinya ada kebijakan baru dari Trump. “Kemarin Indonesia sudah menandatangani perjanjian dan yang diminta oleh Indonesia adalah kalau yang lain semua berlaku 10%, tetapi yang sudah diberikan 0% itu kita minta tetap,” tuturnya, merujuk pada pernyataan Trump yang langsung mengumumkan tarif global baru usai tarif resiprokal dibatalkan MA. Adapun dalam perkembangan terbaru, Trump mengumumkan kenaikan bea masuk global atas barang impor ke AS menjadi 15%. Pengumuman itu disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social. Ia menyebut putusan pengadilan sehari sebelumnya sebagai keputusan yang “sangat anti-Amerika” dan menegaskan bahwa setelah melakukan peninjauan menyeluruh, pemerintahannya akan menaikkan tarif impor “hingga batas maksimal yang diizinkan dan telah diuji secara hukum, yaitu 15%.” Langkah tersebut diambil hanya beberapa jam setelah Mahkamah Agung dalam putusan 6-3 menyatakan presiden tidak memiliki kewenangan untuk memberlakukan tarif berdasarkan Undang-Undang Kewenangan Darurat Ekonomi 1977. Putusan itu menjadi pukulan politik besar terhadap kebijakan ekonomi andalan Trump yang selama ini menjadi instrumen utama dalam perang dagangnya. Tak lama setelah putusan dibacakan, Trump sempat mengumumkan tarif global baru sebesar 10% dengan menggunakan jalur hukum berbeda. Namun pada Sabtu, ia meningkatkan angka tersebut menjadi 15%. (luc/luc) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Siaga! Hari Ini Ada Pengumuman Penting Tarif AS, Bisa Guncang Dunia Tags #tarif trump #mahkamah agung as #perekonomian indonesia #perjanjian dagang #kebijakan perdagangan #bea masuk #komoditas pertanian #negosiasi dagang #hubungan indonesia-as #perang dagang Related Articles Respons Negara-Negara Soal Dampak Tarif 10% dari Trump NEWS Prabowo-Trump Mau Teken Tarif Dagang, Pengusaha Warning-Minta 2 Hal NEWS Tim Negosiasi RI Jalan ke AS Minggu Depan, Tuntaskan Perjanjian Dagang NEWS “Teror” Tarif Trump Terancam Dibatalkan, Saatnya Dunia Bernapas Lega? NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *