Anggota DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Terbuai Penurunan Kasus Campak, Waspadai “Bom Waktu” Imunity Gap

Anggota DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Terbuai Penurunan Kasus Campak, Waspadai “Bom Waktu” Imunity Gap – Tribratanews Polda Jabar No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA No Result View All Result No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA Home Berita Anggota DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Terbuai Penurunan Kasus Campak, Waspadai “Bom Waktu” Imunity Gap Maret 28, 2026 in Berita Reading Time: 1 min read Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan laporan penurunan kasus campak sebesar 95 persen pada awal tahun 2026. Netty menegaskan bahwa angka statistik yang menggembirakan tersebut tidak boleh menutupi fakta lapangan adanya anak-anak yang meninggal dunia akibat komplikasi penyakit tersebut. “Fakta bahwa masih ada anak yang meninggal menunjukkan ada sistem yang belum tuntas. Statistik bukan segalanya jika kita masih kehilangan nyawa anak-anak kita,” kata Netty dalam keterangan resmi pada Sabtu, 28 Maret 2026. Menurutnya, masih adanya celah kekebalan (immunity gap) merupakan “bom waktu” yang harus segera ditangani secara permanen. Ia menilai, keberhasilan menekan jumlah kasus merupakan langkah darurat yang baik, namun fatalitas atau kematian adalah tanda bahwa penanganan di tingkat akar rumput masih memiliki lubang besar. “Jangan sampai kita merayakan penurunan kasus, sementara di saat yang sama ada orang tua yang sedang berduka karena anaknya terlambat mendapatkan proteksi,” ujarnya. Baca Juga  Peringati HUT ke-70 Lalu Lintas, Polres Majalengka Berikan Bantuan Untuk Penggali KuburNetty mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk tidak mengendurkan upaya pencegahan meskipun tren kasus sedang melandai. Ia menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi vaksin dan kecepatan penanganan komplikasi di Puskesmas, terutama di wilayah-wilayah yang sempat menjadi zona merah. “Pemerintah jangan cepat puas. Penurunan ini harus dibarengi dengan jaminan bahwa tidak akan ada lagi Kejadian Luar Biasa (KLB) di masa depan. Kita butuh jaminan perlindungan total, bukan sekadar laporan statistik di atas kertas,” tegas Netty. ShareTweetSend Previous Post Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Next Post Indonesia dan Sao Tome Principe Sepakati Perjanjian Bebas Visa Diplomatik, Perluas Kerja Sama Bilateral BeritaTerkait Berita Indonesia dan Sao Tome Principe Sepakati Perjanjian Bebas Visa Diplomatik, Perluas Kerja Sama Bilateral Maret 28, 2026 Berita Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Maret 28, 2026 Berita Polres Purwakarta Tingkatkan Pengaturan Lalu Lintas di Pos Terpadu Cikopo Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran Maret 28, 2026 Discussion about this post Berita Terbaru Berita Indonesia dan Sao Tome Principe Sepakati Perjanjian Bebas Visa Diplomatik, Perluas Kerja Sama Bilateral Maret 28, 2026 Anggota DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Terbuai Penurunan Kasus Campak, Waspadai “Bom Waktu” Imunity Gap Maret 28, 2026 Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Maret 28, 2026 Polres Purwakarta Tingkatkan Pengaturan Lalu Lintas di Pos Terpadu Cikopo Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran Maret 28, 2026 Dedikasi Aiptu Dikdik Darmaji dalam Mengawal Kelancaran Arus Balik Lebaran di Cibadak-Parungkuda Maret 28, 2026 Satlantas Polres Bogor Imbau Pengendara di Jalur Puncak Tingkatkan Kewaspadaan Selama Arus Balik Lebaran 2026 Maret 28, 2026 Bandung         Indramayu Powered by Evermos Tentang Kami Pedoman Media Siber Kontak Indeks No Result View All Result Berita Nasional Internasional Hukum Sosial Budaya Keamanan Kesehatan Olahraga CEK FAKTA © 2025 Tribratanews Polda Jabar – Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *