Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC Get iNews App with new looks! Scan this QR or download app from: Search Mode Gelap Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri Anda di sini Dashboard Logout Login Network Advertisement Home Nasional Internasional Megapolitan Ramadan Your browser does not support the audio tag. Listen A A Aa Text Comment Share: copy link article Link Copied! Read Next : Prabowo Minta Skenario Haji 2026 di Tengah Perang AS-Israel vs Iran, Keselamatan Jemaah Prioritas! Baca Selengkapnya Advertisement . Scroll to see content News Internasional Detail Berita Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC Rabu, 11 Maret 2026 – 09:37:00 WIB Share copy link article Link Copied! Anton Suhartono Thailand menghadapi krisis energi akibat dampak perang Timur Tengah (Foto: Bangkok Post) Advertisement . Scroll to see content BANGKOK, iNews.id – Thailand menghadapi krisis energi akibat dampak perang di Timur Tengah. Pemerintah bahkan mengimbau warga untuk tidak menggunakan pakaian lengan panjang di kantor serta membatasi penggunaan pendingin udara (AC) sebagai bagian dari langkah penghematan listrik.Kebijakan penghematan tersebut diumumkan pemerintah Thailand bersamaan dengan sejumlah langkah darurat lain, seperti pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai negeri sipil (PNS) serta pembatasan jam operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Baca Juga IRGC Iran Larang Ekspor Minyak Walau Hanya 1 Liter Jika Perang AS-Israel Tak Berhenti Wakil Juru Bicara Pemerintah Lalida Periswiwatana mengatakan, pemerintah sedang mempelajari proposal Kementerian Energi untuk menerapkan langkah penghematan lebih ketat jika krisis energi semakin memburuk.Kementerian Energi Thailand mengusulkan sejumlah aturan penghematan untuk gedung perkantoran, di antaranya mengatur suhu AC pada kisaran 24 hingga 26 derajat Celsius, mendorong penggunaan pakaian lengan pendek sebagai pengganti jas kecuali pada acara resmi, serta mengurangi konsumsi listrik secara umum. Baca Juga Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan Selain itu, instansi juga diminta mematikan lampu dan peralatan yang tidak diperlukan, mengaktifkan fitur hemat energi pada komputer, mematikan komputer saat tidak digunakan, serta membatasi penggunaan lift. Page: 1 2 Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow Tags: AS-Israel Serang Iran perang as-israel vs iran thailand timur tengah bbm krisis energi Related News Nasional Prabowo Minta Skenario Haji 2026 di Tengah Perang AS-Israel vs Iran, Keselamatan Jemaah Prioritas! Internasional Iran Sindir Operasi Militer AS-Israel Gagal Total, Ubah Nama Jadi ‘Fury Mistake’ Internasional Iran: Tak Ada Kapal Tanker AS yang Berani Dekati Selat Hormuz! Internasional Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU Internasional Iran Siap Ladeni Serangan AS: Kami Punya Banyak Kejutan! Internasional 140 Tentara AS Luka Selama Perang Lawan Iran, 8 Tewas Lihat Berita Lainnya Advertisement Advertisement Advertisement Logo Inews Part of Instagram Facebook Twitter Youtube Tiktok Download App from Play Store Download App from Play Store Company Profile Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Disclaimer Terms of Services Privacy Policy Kontak Kami Informasi MNC Group Business Profile MNC Group MNC portal Okezone SINDOnews IDX Channel Copyright ©2024 iNews.id. All Rights Reserved   Kanal Beranda iNews TV News Daerah Finance Sport Lifestyle Travel Otomotif Techno Multimedia Indeks MNC Portal Okezone IDX Channel SINDOnews Live TV iNews TV RCTI MNC TV GTV iNews Network Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Papua Kepulauan Nusa Tenggara Kepulauan Maluku Network Updates News updates from 99+ regions Personalize Your News Get your customized localnews Close Ads X x

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *