Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global

Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global Anto Kurniawan Senin, 16 Februari 2026 – 08:36 WIBloading… Yuan China atau renminbi menjadi mata uang pembiayaan perdagangan kedua yang paling banyak digunakan setelah dolar menyusul pecahnya perang di Ukraina, pada Februari 2022. Foto/Dok A A A JAKARTA – Yuan China atau renminbi menjadi mata uang pembiayaan perdagangan kedua yang paling banyak digunakan setelah dolar AS menyusul meningkatnya konflik di Ukraina pada Februari 2022, lalu. Pemicunya adalah sanksi AS yang ditujukan kepada Moskow, mendorong banyak negara mulai berdagang dengan mata uang nasional.Meski begitu peran Yuan China sebagai mata uang cadangan global, masih terbatas. Hal itu tidak menyurutkan semangat Presiden Xi Jinping yang menginginkan Yuan menjadi pilihan utama sebagai cadangan, namun Ia mengakui ada beberapa hal yang harus dimiliki. Baca Juga: Pengaruh Dolar AS di Pasar Global Terancam di Tengah Politisasi Lembaga Beijing harus memiliki “mata uang yang kuat, dan banyak digunakan dalam perdagangan dan investasi internasional, serta pasar valuta asing, sehingga memiliki status sebagai mata uang cadangan global,” tulis Xi dalam sebuah artikel untuk jurnal Partai Komunis, Qiushi.”Yuan juga harus didukung oleh “bank sentral yang kuat,” ungkap presiden Xi Jinping. Halaman :123 Lihat Juga : Empat Bulan Diskon, Arab Saudi Pecahkan Rekor Pengiriman Minyak ke China Rupiah Kembali Lesu, Hari Ini Ambles ke Rp16.828 per Dolar AS Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! dolar amerika serikat usd mata uang mata uang yuan china presiden china xi jinping china Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Empat Bulan Diskon, Arab Saudi Pecahkan Rekor Pengiriman Minyak ke China Rupiah Kembali Lesu, Hari Ini Ambles ke Rp16.828 per Dolar AS Rupiah Balik Melawan Dolar AS, Hari Ini Sentuh Rp16.786 per USD IMF Sangkal Kiamat Dolar AS Sudah Dekat, Yakin Masih Jadi Penguasa Dunia China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional Petrodolar Tergerus, 20% Transaksi Minyak Global Beralih ke Mata Uang Lokal Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya Valve Tunda Peluncuran Steam Machine dan Frame Akibat Krisis Komponen Global Video Mata-mata CIA Targetkan Militer China, Beijing Ancam Bertindak Rekomendasi Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Utama Pelaporan FAM ke FIFA Guru Besar UNJ: Kekerasan Bersenjata di Papua Ancaman Serius bagi Kemanusiaan 50.632 Tentara Israel Memiliki Kewarganegaraan Ganda, Ada Apa Gerangan? Selengkapnya Waketum MUI: Awal Ramadan Berpotensi Berbeda 19 Pati TNI AL Dimutasi pada Februari 2026, Ini Daftar Lengkapnya Imlek, Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan 16-17 Februari 2026 Berita Terkini Selengkapnya Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global MenpanRB Beri Semangat ASN yang Bekerja di IKN: Wajah Peradaban Baru Indonesia Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional Dedolarisasi Tanpa Mata Uang Lokal, BRICS Bentuk Bursa Logam Mulia Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi BBM di Kalimantan Barat Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Imbas Sanksi AS, 292 Juta Barel Minyak Mentah Rusia dan Iran Terdampar di Laut 2 Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 3 Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Setara 40,46% dari PDB 4 AS dan Iran Tegang Lagi, Harga Emas Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram Minggu Depan 5 Purbaya: Ekonomi Indonesia Akan Alami Ekspansi sampai 2033 Infografis 5 Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS Jika USD Runtuh Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *