SPBU Swasta Siap-Siap! Bentar Lagi Impor BBM Solar Disetop

SPBU Swasta Siap-Siap! Bentar Lagi Impor BBM Solar Disetop login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita SPBU Swasta Siap-Siap! Bentar Lagi Impor BBM Solar Disetop Comment SHARE url telah tercopy Ferry Sandi,  CNBC Indonesia 21 February 2026 18:15 Foto: Ilustrasi Kilang Minyak (AP/Eric Gay) Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memastikan keran impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar akan ditutup mulai April 2026. Dengan kebijakan ini, seluruh kebutuhan solar nasional bakal dipasok dari produksi kilang dalam negeri. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa langkah tersebut juga berlaku bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta. Mereka tidak lagi diperkenankan mendatangkan solar dari luar negeri dan diarahkan untuk menyerap pasokan domestik. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyebut, SPBU swasta diminta membeli solar produksi PT Pertamina (Persero), terutama untuk jenis CN48. “April sudah harus menggunakan solar dalam negeri,” ujar Laode di Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (21/2/2026). Meski demikian, Laode mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mempersiapkan masa transisi agar penghentian impor solar dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan pasokan. “Karena pada saat bulan April nanti sudah tidak ada lagi krisis-krisis yang terjadi. Jadi sekarang kita mitigasi solar,” ungkapnya. Baca: Ini Dia Daftar Negara yang Tergeser Akibat RI Impor Minyak dari AS Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bertambahnya kapasitas kilang Balikpapan membuka peluang Indonesia menghentikan impor BBM. Pasalnya, kebutuhan nasional bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri. “Insya Allah begitu RDMP Kilang Balikpapan diresmikan pengoperasiannya mulai tahun ini, impor solar dihentikan. Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong kedaulatan energi dengan tidak lagi mengandalkan pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri melalui impor,” kata Bahlil. Menurut Bahlil kebutuhan solar Indonesia tercatat sebesar 39,8 juta kiloliter per tahun. Dari jumlah tersebut, program B40 menyumbang pasokan Fatty Acid Methyl Este sebesar 15,9 juta kiloliter kl per tahun, sehingga kebutuhan solar murni B0 tersisa 23,9 juta kl per tahun. Dengan produksi nasional yang saat ini mencapai 26,5 juta kl per tahun, pemerintah menargetkan penghentian impor solar mulai pertengahan 2026 untuk produk CN 48 dan CN 51 mulai pertengahan 2026. Baca: Di Balik 0% Tarif Trump, Deretan Barang AS Ini Melenggang Masuk RI (dce) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article SPBU Swasta Belum Deal Beli BBM dari Pertamina, Ternyata Ini Alasannya Tags #spbu swasta #impor bbm #kementerian esdm #produksi kilang #pasokan bbm #solar #bbm impor #kebijakan energi #kedaulatan energi #solar dalam negeri #bahlil lahadalia Related Articles SPBU Swasta Harus Beli BBM ke Pertamina, Begini Penjelasan Bahlil NEWS Pemerintah Targetkan Setop Impor BBM Solar di April 2026 NEWS Bahlil Beri Bocoran Kuota BBM 2026 untuk SPBU Swasta, Ternyata Segini NEWS Video: ESDM Janji Tak Akan Ada Kelangkaan BBM di 2026 NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *