Senator Demokrat Dorong RUU Paksa AS Refund Tarif Trump Rp2.900 T

Senator Demokrat Dorong RUU Paksa AS Refund Tarif Trump Rp2.900 T login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Senator Demokrat Dorong RUU Paksa AS Refund Tarif Trump Rp2.900 T Comment SHARE url telah tercopy Thea Fathanah Arbar,  CNBC Indonesia 24 February 2026 20:50 Foto: Presiden AS Donald Trump berdiri bersama para pemimpin dunia yang berpartisipasi dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Institut Perdamaian AS di Washington, D.C., AS, 19 Februari 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque) Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah senator Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk memaksa pemerintah mengembalikan pendapatan dari tarif impor era Presiden Donald Trump yang dinilai ilegal oleh Mahkamah Agung AS. RUU tersebut diajukan oleh 22 Senator Demokrat dan mewajibkan pemerintah mengembalikan seluruh pendapatan tarif, termasuk bunga, dalam waktu maksimal 180 hari sejak undang-undang berlaku. Langkah ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif luas Trump yang diberlakukan menggunakan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA). Dalam putusannya, MA tidak memberikan perintah eksplisit terkait pengembalian dana, namun mengembalikan perkara ke pengadilan perdagangan tingkat bawah untuk menentukan tindak lanjut. Baca: AS Klaim “Menang” Deal Dagang dengan RI, Trump Banjir Pujian Pengusaha Berdasarkan laporan Reuters, putusan MA tersebut membuat lebih dari US$175 miliar atau sekitar Rp2.900 triliun pendapatan tarif berpotensi dikembalikan. RUU Demokrat mewajibkan U.S. Customs and Border Protection (CBP) sebagai lembaga pemungut tarif untuk mengembalikan seluruh tarif berbasis IEEPA yang dinilai ilegal, termasuk tarif yang secara administratif telah diselesaikan atau dilikuidasi. Pengembalian dana juga diminta untuk memprioritaskan usaha kecil. Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menjadi salah satu sponsor utama RUU tersebut, bersama para senator senior Partai Demokrat dari sejumlah komite kunci di Senat. Senator Ron Wyden, yang memimpin Komite Keuangan Senat, menegaskan langkah ini penting untuk melindungi pelaku usaha dan konsumen. “Demokrat Senat akan terus berjuang untuk mengendalikan kebijakan perdagangan dan ekonomi Donald Trump yang menaikkan harga,” kata Wyden dalam pernyataan tertulis, dikutip Selasa (24/2/2026). “Langkah pertama yang penting adalah membantu mereka yang paling membutuhkan, dengan mengembalikan uang ke kantong usaha kecil dan produsen secepat mungkin.” Baca: Awas Xi Jinping Murka, Negara Ini Tendang China dari Pelabuhan Raksasa Dari kubu Partai Republik, seorang juru bicara Pemimpin Mayoritas Senat John Thune menolak memberikan komentar apakah RUU tersebut akan dipertimbangkan untuk dibahas. Mengingat RUU baru diajukan dan masih harus melalui pembahasan di tingkat komite, proses legislasi diperkirakan akan memakan waktu. Sementara itu, Ketua DPR AS Mike Johnson mengatakan DPR yang dikuasai Partai Republik tidak akan ikut campur dalam isu pengembalian tarif tersebut. “Gedung Putih akan mengurusnya, dan kita harus memberi mereka waktu dan ruang untuk melakukannya. Ini adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Johnson kepada wartawan. Gedung Putih hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait RUU tersebut. CBP menghentikan pemungutan tarif berbasis IEEPA mulai Selasa dini hari waktu AS, seiring dengan putusan Mahkamah Agung yang membatasi kewenangan tarif darurat tersebut.   (luc/luc) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Siaga! Hari Ini Ada Pengumuman Penting Tarif AS, Bisa Guncang Dunia Tags #ruu demokrat #tarif trump #pengembalian dana #mahkamah agung as #kebijakan perdagangan #partai demokrat #ekonomi as #u.s. customs and border protection #usaha kecil #legislasi as Related Articles Bagaimana Nasib RI Usai MA AS Jegal Tarif Trump? Ini Kata Pemerintah NEWS Respons Negara-Negara Soal Dampak Tarif 10% dari Trump NEWS Trump Lawan Putusan Pengadilan AS Soal Tarif, Beri Warning ‘Chaos’ NEWS “Teror” Tarif Trump Terancam Dibatalkan, Saatnya Dunia Bernapas Lega? NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *