Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS

Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Gadget Elektronik Telco Iptek Indeks Home Gadget Elektronik Telco Iptek Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Iptek Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS Wahyu Budi Santoso Minggu, 29 Maret 2026 – 13:18 WIBloading… Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran. Foto/Daily A A A BERLIN – Iran menembakkan rudal yang mengenai pesawat komando dan kendali E-3 AWACS milik AS di sebuah pangkalan di Arab Saudi pada tanggal 27 Maret. Ini dianggap sebagai kerugian yang signifikan bagi Angkatan Udara AS.Pada 27 Maret, Iran menyerang Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dengan rudal balistik, menghancurkan salah satu pesawat komando E-3 Sentry AWACS yang diparkir di landasan pacu.Lebih dari 10 tentara Amerika terluka, dua di antaranya luka serius. Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak berkomentar.Ini bukanlah serangan biasa. E-3 AWACS adalah sistem komando dan kendali udara AS yang mampu melacak ancaman dalam radius 400 km, mengoordinasikan jet tempur, pengisian bahan bakar, pengeboman, dan pengumpulan intelijen di lapangan. Dalam konflik dengan Iran, AWACS ditugaskan untuk melacak drone Shahed, mengoordinasikan pesawat tempur F-35, dan mengelola jaringan rudal pencegat.Masalah seriusnya adalah tidak ada yang dapat menggantikannya dalam jangka pendek. Seluruh Angkatan Udara AS hanya memiliki 16 pesawat E-3 Sentry yang tersisa. Peralatanmiliterini berbasis pada rangka pesawat Boeing 707, yang produksinya dihentikan pada tahun 1992.Saat ini, enam pesawat jenis ini dikerahkan di Timur Tengah, yang mewakili hampir 40% dari total jumlah pesawat jenis ini dalam inventaris militer AS. Sementara itu, pesawat pengganti E-7 Wedgetail mengalami penundaan dan diperkirakan baru akan tiba paling cepat pada tahun 2028.Kerusakan pada E-3 digambarkan sebagai parah. Beberapa penilaian menunjukkan bahwa pesawat tersebut “mungkin tidak lagi beroperasi,” yang berarti jumlah total pesawat AWACS yang tersedia dapat berkurang menjadi 15, dengan tingkat kesiapan misi hanya sekitar 56%.”Kehilangan sebuah pesawat E-3 merupakan masalah yang sangat serius mengingat pentingnya sistem kendali tempur ini. Militer AS perlu mempercepat pengadaan pesawat E-7 generasi berikutnya untuk mengimbangi kerugian tersebut,” komentar Heather Penney, Direktur Riset di Mitchell Institute for Aerospace Studies. Halaman :12 Lihat Juga : Perang Meme Iran, Israel, dan AS Tak Kalah Panas dari Letusan Rudal Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! amerika serikat iran israel pesawat perang as vs iran Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Perang Meme Iran, Israel, dan AS Tak Kalah Panas dari Letusan Rudal Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam Teknologi AI Maven AS Tewaskan 175 Pelajar Iran dalam Sekali Serangan Setelah 20 Jet Tempurnya Hancur Akhirnya AS Temukan Kelemahan Iran Rudal Balistik Iran Jangkau 4.000 Km, tapi Seberapa Akurat dan Mematikan? Ternyata Selat Hormuz Mudah Diterobos Tetapi Sulit untuk Keluar? Indonesia 70% Masih Impor LPG, Bahlil Minta Masyarakat Berhemat 3.500 Marinir Siaga Penuh, AS Siapkan Invasi Darat Berminggu-minggu di Iran 2 Orang Ini Jadi Penentu Kapan Perang AS-Israel Melawan Iran Akan Berakhir Rekomendasi Besok, Komisi III DPR Gelar Rapat Kasus Videografer Amsal Sitepu Syifa Hadju Pakai Kalung Rp170 Juta saat Pre-Wedding dengan El Rumi Prabowo Kunjungi Jepang untuk Perkuat Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan Selengkapnya SBY Kenang Sosok Juwono Sudarsono: Pemikirannya Cemerlang 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, Batas Akhir 31 Maret 2026! Dokter Tifa Ungkap Termul Tak Henti Bikin Fitnah Berita Terkini Selengkapnya Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS Wikipedia Resmi Melarang Penggunaan AI untuk Menulis Artikel Perang Meme Iran, Israel, dan AS Tak Kalah Panas dari Letusan Rudal Apple Rayakan 50 Tahun, Steve Wozniak Malah Pilih Pensiun dari Teknologi dan Menjauh dari AI Bukan Solusi, AI Disebut Bencana! Sanders: Musk dan Ellison Hanya Ingin Perkaya Diri Sendiri AWE 2026 di Shanghai, Haier Tampilkan Inovasi AI Vision dan Robotika Selengkapnya Setelah Iran, Target Selanjutnya Turki Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Terpopuler 1 Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam 2 Setelah 20 Jet Tempurnya Hancur Akhirnya AS Temukan Kelemahan Iran 3 Rudal Balistik Iran Jangkau 4.000 Km, tapi Seberapa Akurat dan Mematikan? 4 Teknologi AI Maven AS Tewaskan 175 Pelajar Iran dalam Sekali Serangan 5 Berita Duka: Sang Penyelamat Orangutan Kalimantan, Birut Galdikas Tutup Usia di Umur 79 Tahun Infografis 3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *