Raja Pornografi Dunia Meninggal Usia 43 Tahun, Ini Sumber Hartanya

Raja Pornografi Dunia Meninggal Usia 43 Tahun, Ini Sumber Hartanya login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Lifestyle Berita Lifestyle Raja Pornografi Dunia Meninggal Usia 43 Tahun, Ini Sumber Hartanya Comment SHARE url telah tercopy Tim Redaksi,  CNBC Indonesia 24 March 2026 18:27 Foto: Leonid Radvinsky pemilik Onlyfans. (Istimewa) Jakarta, CNBC Indonesia – Pemilik OnlyFans, platform yang dikenal dengan konten pornografinya, meninggal dunia pada usia 43 tahun karena kanker. Leonid Radvinsky, yang lahir di Ukraina dan dibesarkan di Chicago, membeli perusahaan tersebut pada tahun 2018 dari dua pendirinya yang berbasis di Inggris. Radvinsky lalu sukses mengubah industri pornografi dengan model berbasis langganan. Baca: 3 WNA Ditangkap usai Bikin Konten Porno di Bali, Terancam Bui 10 Tahun “Kami sangat berduka cita mengumumkan kematian Leo Radvinsky. Leo meninggal dunia dengan tenang setelah perjuangan panjang melawan kanker,” kata juru bicara perusahaan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, seperti dikutip dari AP News, Selasa (24/3/2026). Perusahaan menekankan bahwa keluarga Radvinsky meminta privasi. Hanya ada sedikit informasi yang diketahui tentang kehidupan pribadi Radvinsky karena dia jarang berbicara di depan umum. Mengutip BBC, Radvinsky lulus dengan gelar ekonomi dari Universitas Northwestern dan terakhir tinggal di Florida, menurut situs webnya. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sebesar US$4,7 miliar. Baca: Nekat Terobos Makkah, Pria Non Muslim Ini Pulang Jadi Mualaf Selain OnlyFans, ia juga berinvestasi di perusahaan teknologi melalui perusahaan modal ventura yang berbasis di Florida, Leo.com. Kegiatan filantropinya termasuk donasi ke Memorial Sloan Kettering Cancer Center, menurut situs webnya. Kesuksesan OnlyFans Didirikan pada 2016, OnlyFans adalah platform media sosial tempat para kreator dapat memposting video dan foto serta mengenakan biaya langganan kepada user berupa tip atau biaya bulanan. Para kreator memosting berbagai konten, mulai dari memasak hingga video kebugaran, tetapi platform ini paling dikenal karena konten pornografinya. OnlyFans mendorong kreator dan penggemar untuk terhubung melalui siaran langsung, pesan pribadi, dan permintaan langsung untuk foto dan video yang dibuat khusus. Sebagai imbalan atas penayangan materi tersebut, OnlyFans mengambil 20% dari semua pembayaran. Perusahaan ini menghasilkan pendapatan sebesar US$1,4 miliar dan memiliki lebih dari 377 juta pelanggan pada tahun 2024. (hsy/hsy) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Sosok Ratu Thailand, Si Ikon Fesyen yang Meninggal Usia 93 Tahun Tags #raja pornografi #leonid radvinsky #onlyfans #kematian #kanker #industri pornografi Related Articles Bagian Tubuh yang Tetap Hidup setelah Ajal Menjemput Menurut Sains LIFESTYLE Asbes Jadi Sumber Petaka, 4.000 Orang Mati di Kota Beracun Ini LIFESTYLE Menkes BGS: Dalam 2 Menit, 1 Orang di RI Meninggal Akibat Kanker LIFESTYLE 5 Penyesalan Terbesar Jelang Kematian Menurut Perawat Pasien Kritis LIFESTYLE Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *