Perang Iran Belum Kelar, Israel Mau Caplok Wilayah Negara Arab Ini login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Perang Iran Belum Kelar, Israel Mau Caplok Wilayah Negara Arab Ini Comment SHARE url telah tercopy luc, CNBC Indonesia 26 March 2026 21:58 Foto: Asap mengepul setelah serangan Israel menyusul perintah evakuasi militer Israel, di Chehour, Lebanon selatan, 19 November 2025. REUTERS/Ali Hankir Jakarta, CNBC Indonesia – Israel mengumumkan rencana merebut sebagian wilayah selatan Lebanon untuk membentuk “zona penyangga defensif”, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji akan terus menggempur Iran. Pernyataan tersebut meredupkan harapan deeskalasi, meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik masih terbuka. Dalam pertemuan dengan kepala staf militer, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Kamis (26/3/2026), Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pasukan Israel akan “mengendalikan jembatan-jembatan yang tersisa dan zona keamanan hingga Litani”, merujuk pada Sungai Litani yang bermuara ke Laut Mediterania sekitar 30 kilometer di utara perbatasan Israel. Pilihan Redaksi Iran “Skakmat” Trump, Bantah Klaim Nego Damai-Perang Lanjut Terus MBS Disebut Desak Trump Gempur Iran, Ini Respons Saudi Ada Perang, Dubes Saudi Ungkap Nasib Ibadah Haji 2026-Ini Keputusannya Komentar Katz mengindikasikan kehadiran militer Israel dapat berlangsung lama. Kelompok bersenjata yang didukung Iran, Hizbullah, menyebut langkah itu sebagai “ancaman eksistensial” bagi negara Lebanon. Katz menambahkan bahwa semua jembatan di atas Sungai Litani, yang menurutnya digunakan Hizbullah untuk memindahkan personel dan senjata ke Lebanon selatan, “telah diledakkan dan IDF akan mengendalikan jembatan yang tersisa”. Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich mengatakan Israel harus “menerapkan kedaulatan” di wilayah selatan Lebanon, sebuah pernyataan yang dianggap mencerminkan visi ekspansionis dan memicu kekhawatiran di dalam maupun luar negeri. Situasi makin rumit ketika pemerintah Lebanon mengusir duta besar Iran, Mohammad Reza Shibani, dengan menyatakannya persona non grata dan memerintahkannya meninggalkan negara itu sebelum Minggu. Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini mencerminkan pergeseran dari puluhan tahun pengaruh Iran. Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mendesak Hizbullah menghentikan serangan terhadap Israel, dengan mengatakan bahwa membalas kepemimpinan Iran “tidak ada hubungannya dengan kita”. Hizbullah pun mengecam keputusan tersebut sebagai tindakan yang melayani Israel dan memperdalam perpecahan, di tengah kekhawatiran konflik internal baru di Lebanon. Adapun Lebanon makin terseret ke konflik regional dengan Iran ketika Israel membombardir negara itu dan bertempur melawan Hizbullah di selatan. Di saat yang sama, gelombang baru serangan udara Israel menghantam Iran setelah Netanyahu menegaskan akan melanjutkan aksi militer terhadap Teheran. “Masih banyak lagi yang akan datang,” kata Netanyahu, sejalan dengan pandangan tiga pejabat Israel yang menilai kecil kemungkinan Iran menerima tuntutan AS dalam putaran negosiasi baru. Di sisi lain, dalam pernyataan Selasa, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan akan meluncurkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap pasukan Israel di Israel utara dan wilayah dekat Gaza “tanpa pengekangan” jika Israel tidak menghentikan serangan di Lebanon dan Palestina. (luc/luc) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Timteng Panas Lagi! Israel Bombardir Negara Arab, Makan Korban Jiwa Tags #perang iran #israel #lebanon #hizbullah #konflik timur tengah #kedaulatan #ekspansionisme #serangan udara #keamanan regional #netanyahu Lihat Berita Lainnya Related Articles Breaking! Israel Balas Roket Hizbullah, Lebanon Jadi Medan Perang Baru NEWS Israel Menggila! Serang Perbatasan 2 Negara Arab, Korban Berjatuhan NEWS Timteng Panas! Israel Serang Negara Arab, 1 Tewas NEWS Israel Tiba-Tiba Bombardir Perbatasan 2 Negara Arab, Korban Berjatuhan NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Video: Di Tengah Perang, Iran Tetapkan Lebaran Sabtu, 21 Maret 2026
- CSNBro
- 20 Maret 2026
- 0
Video: Di Tengah Perang, Iran Tetapkan Lebaran Sabtu, 21 Maret 2026
Bolehkah Puasa di Hari Kedua Lebaran? Ini Penjelasan dan Hukumnya
- CSNBro
- 22 Maret 2026
- 0
Bolehkah Puasa di Hari Kedua Lebaran? Ini Penjelasan dan Hukumnya
Polisi Ungkap Masih Banyak Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026
- CSNBro
- 26 Februari 2026
- 0
Polisi Ungkap Masih Banyak Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026
