Nego Nuklir Belum Beres, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Nego Nuklir Belum Beres, Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS Comment SHARE url telah tercopy Martya Rizky, CNBC Indonesia 22 February 2026 20:22 Foto: Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (File/REUTERS) Jakarta, CNBC Indonesia – Iran dan Amerika Serikat (AS) masih berbeda pandangan soal mekanisme pencabutan sanksi dalam perundingan untuk membatasi program nuklir Teheran. Melansir Reuters, kedua negara kembali membuka jalur negosiasi awal bulan ini untuk meredakan ketegangan panjang terkait program nuklir Iran. Langkah itu muncul di saat AS meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah, yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik. Iran pun telah mengancam akan menyerang pangkalan AS di kawasan itu jika lebih dulu diserang. Baca: Urusan Nuklir Bikin Pusing, Iran Siapkan Tawaran untuk AS “Putaran pembicaraan terakhir menunjukkan bahwa gagasan AS mengenai cakupan dan mekanisme pencabutan sanksi berbeda dari tuntutan Iran. Kedua belah pihak perlu mencapai jadwal yang logis untuk mencabut sanksi,” kata seorang pejabat senior Iran, dikutip dari Reuters, Minggu (22/2/2026). “Peta jalan ini harus masuk akal dan berdasarkan kepentingan bersama,” sambungnya. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi sebelumnya menyebut draf usulan balasan diperkirakan siap dalam beberapa hari. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengaku tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas. Sinyal Kompromi Nuklir Meski menolak tuntutan AS soal “pengayaan nol”, Teheran memberi sinyal kesiapan berkompromi dalam aktivitas nuklirnya. Washington menilai pengayaan uranium di dalam negeri Iran berpotensi menjadi jalur menuju senjata nuklir. Iran membantah tuduhan tersebut. AS juga mendesak Iran melepaskan cadangan uranium yang sangat diperkaya (Highly Enriched Uranium/HEU). Lembaga nuklir di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, persediaan Iran mencapai lebih dari 440 kilogram uranium dengan tingkat kemurnian 60%, mendekati level 90% yang dianggap sebagai kualitas senjata. Pejabat Iran mengatakan Teheran dapat mempertimbangkan kombinasi ekspor sebagian HEU, pengenceran tingkat kemurnian uranium, serta pembentukan konsorsium pengayaan regional, dengan syarat hak Iran atas “pengayaan nuklir secara damai” diakui. “Negosiasi terus berlanjut dan kemungkinan untuk mencapai kesepakatan sementara ada,” ujarnya. Imbal Balik Ekonomi Iran menilai solusi diplomatik akan menguntungkan kedua pihak secara ekonomi. Dalam paket yang dibahas, Teheran disebut membuka peluang investasi bagi AS di sektor minyak. “Dalam paket ekonomi yang sedang dinegosiasikan, Amerika Serikat juga telah ditawari peluang untuk investasi serius dan kepentingan ekonomi nyata di industri minyak Iran,” kata pejabat tersebut. Namun, ia menegaskan Iran tidak akan menyerahkan kendali atas sumber daya alamnya. “Pada akhirnya, AS dapat menjadi mitra ekonomi bagi Iran, tidak lebih. Perusahaan-perusahaan Amerika selalu dapat berpartisipasi sebagai kontraktor di ladang minyak dan gas Iran,” pungkasnya. (fsd/fsd) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Video: Kembali Disanksi, Iran Batalkan Negosiasi Proyek Nuklir Tags #iran #nuklir #negosiasi #sanksi #ketegangan #amerika serikat #pangkalan militer #uranium #diplomasi #konflik timur tengah Related Articles Rusia Buka Suara soal Ancaman Serangan AS ke Iran, Wanti-wanti Begini NEWS Nego dengan AS, Iran Tawarkan Ladang Minyak, Tambang-Pembelian Pesawat NEWS Video: Menlu AS Optimistis Capai Kesepakatan Nuklir dengan Iran NEWS Video: Setop Perjanjian Nuklir, Iran Janji Jaga Komitmen Diplomasi NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Pasca Penangkapan Maduro, AS dan Venezuela Sepakati Kerja Sama Perangi Narkoba
- CSNBro
- 19 Februari 2026
- 0
Pasca Penangkapan Maduro, AS dan Venezuela Sepakati Kerja Sama Perangi Narkoba
Wamenag Imbau Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan: Tidak Semua Orang Puasa
- CSNBro
- 18 Februari 2026
- 0
Wamenag Imbau Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan: Tidak Semua Orang Puasa
Misi Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Selamatkan Persis Solo dari Degradasi di Super League
- CSNBro
- 17 Februari 2026
- 0
Misi Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Selamatkan Persis Solo dari Degradasi di Super League
