Menteri PU Buka-bukaan Nasib Terbaru Proyek Tol Puncak login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Menteri PU Buka-bukaan Nasib Terbaru Proyek Tol Puncak Comment SHARE url telah tercopy Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia 08 March 2026 11:15 Foto: Suasana antrean kendaraan memasuki jalur kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/1/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo buka suara soal progres rencana pembangunan Tol Puncak. Dody mengatakan rencana pembangunan Jalan Tol Puncak masih dalam tahap proses melalui skema Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan prakarsa badan usaha atau unsolicited. Skema tersebut dipilih karena potensi lalu lintas di jalur Puncak dinilai cukup besar sehingga menarik minat investor untuk mengajukan proyek secara mandiri. Baca: Tok! Diskon Tarif Tol 30% Berlaku Saat Lebaran 2026, Ini Rinciannya “Kalau tol Puncak, masih akan berproses KPBU, KPBU yang unsolicited karena kita lihat trafik lalu lintasnya cukup memadai untuk masuk ke KPBU yang unsolicited,” kata Dody, Jumat (6/3/2026). Selain itu, progresnya pun masih dibahas oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI). Beberapa calon investor juga telah mengajukan proposal awal berupa prastudi kelayakan (Pre-Feasibility Study/Pre-FS). Dody menambahkan pemerintah tengah menilai proposal yang masuk untuk menentukan penawaran terbaik bagi pembangunan infrastruktur tersebut. Beberapa pihak telah menyampaikan proposal pembangunan melalui mekanisme KPBU. Baca: Segini Estimasi Biaya Mudik Jakarta-Semarang Lewat Tol Trans Jawa “Pada waktunya kita akan umumkan, kita lagi dorong agar proses pembangunan tol Puncak ini bisa secepatnya agar kepadatan di situ yang boleh dibilang hampir tiap hari sekarang, bisa segera terurai dan masyarakat tidak banyak merasa terganggu lagi dengan kondisi kemacetan yang luar biasa di di jalur tersebut,” ujarnya. Tol Puncak nantinya diharapkan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan kawasan Jabodetabek dengan Jawa Barat. Infrastruktur ini juga dirancang untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur wisata Puncak, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. (luc/luc) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article 50 Proyek Tol Masuk PSN Prabowo, Ini Daftar 15 Ruas Tol yang Dikebut Tags #tol puncak #menteri pekerjaan umum #pembangunan infrastruktur #investasi infrastruktur #kpbu #kemacetan #jalur alternatif #jawa barat #jakarta #proyek pemerintah Related Articles Menteri PU: Bagaimanapun Caranya, Saya Harus Buat Bos Saya Tersenyum NEWS Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Butuh Rp37 T, Ini Investornya NEWS Menteri PU Ungkap Alasan Proyek Tol PSN Prabowo Masih Sepi Peminat NEWS Menteri PU Ungkap Alasan Proyek Tol PSN Prabowo Ini “Kurang Laku” NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Perlawanan Teheran Makin Ganas, Konsulat AS di Dubai Diserang Drone Iran
- CSNBro
- 4 Maret 2026
- 0
Perlawanan Teheran Makin Ganas, Konsulat AS di Dubai Diserang Drone Iran
Murka! Trump Kecam Inggris dan Spanyol gegara Tolak Bantu AS Serang Iran
- CSNBro
- 4 Maret 2026
- 0
Murka! Trump Kecam Inggris dan Spanyol gegara Tolak Bantu AS Serang Iran
Ketegangan AS-Kuba Memuncak, Rusia Buka Suara
- CSNBro
- 27 Februari 2026
- 0
Ketegangan AS-Kuba Memuncak, Rusia Buka Suara
