Ilmuwan Temukan Cara Ampuh dan Alami Basmi Radang login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech Ilmuwan Temukan Cara Ampuh dan Alami Basmi Radang Comment SHARE url telah tercopy Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia 21 February 2026 03:45 Foto: Ilustrasi peradangan tubuh. (Dok. Freepik) Jakarta, CNBC Indonesia – Peradangan ternyata bisa dihentikan dengan proses biologis dalam tubuh. Hal ini ditemukan oleh para peneliti di University College London untuk menghentikan peradangan. Sebagai informasi, peradangan adalah mekanisme pertahanan untuk melindungi tubuh dari infeksi dan cedera. Namun saat peradangan ini tidak terkendali akan menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti radang sendi, penyakit jantung, hingga diabetes. Penelitian ini berhasil menemukan molekul kecil berbasis lemak atau epoksi-oksilipin bertugas sebagai pengatur alami respons imun. Ini akan membantu mencegah sel imun spesifik menumpuk yang disebut monosit perantara, dan terkait dengan peradangan kronis yang berhubungan dengan kerusakan jaringan, penyakit, dan perkembangan penyakit. Pilihan Redaksi Scaling Gigi Bisa Gratis Pakai BPJS Kesehatan, Begini Caranya 5 Cara Menyembuhkan Sariawan dengan Cepat “Temuan kami mengungkapkan jalur alami yang membatasi sel imun berbahaya meluas dan membantu meredakan peradangan lebih cepat,” kata penulis utama, Olivia Bracken, dikutip dari Science Daily, Jumat (20/2/2026). Tim peneliti melakukan eksperimen dengan sejumlah sukarelawan yang mendapatkan suntikan kecil di bawah lengan berisi bakteri E.coli yang dimatikan dengan sinar UV. Suntikan itu merespons peradangan sementara seperti nyeri, kemerahan, panas, hingga bengkak. Kemudian sukarelawan dibagi menjadi dua kelompok, yakni profilaksis dan terapi. Dalam berbagai tahapan, peserta akan diberikan obat GDK2256294, yang dapat memblokir enim soluble epoxide hydrolase (sEH) dan dapat memecah epoxy-oxylipins. Kelompok profilaksis yang menerima obat sebanyak 12 orang dan 12 orang lainnya tidak diobati atau plasebo. Sementara kelompok terapi, 12 orang diobati dan 12 orang plasebo. Hasilnya, penghambatan sEH meningkatkan kadar epoksi-oksipilin. Mereka yang mendapatkan obat mengalami penyembuhan lebih cepat dan kadar monosit intermediet yang lebih rendah dalam darah atau jaringan, ini adalah sel imun terkait peradangan kronis dan penyakit. Bracken menjelaskan temuannya bisa jadi menciptakan terapi baru bagi peradangan kronis. Target mekanisme yang dilakukan penelitiannya juga disebut bisa menghasilkan perawatan yang lebih aman. “Menargetkan mekanisme ini menghasilkan perawatan yang lebih aman untuk mengembalikan keseimbangan imun, tanpa menekan imunitas secara keseluruhan,” jelasnya. “Dengan peradangan kronis yang masuk dalam kategori ancaman kesehatan global utama, temuan ini membuka jalan yang menjanjikan untuk terapi baru,” dia menambahkan. (fab/fab) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article 10 HP Pancarkan Radiasi Paling Tinggi, Ada yang Laku Keras di RI Tags #peradangan #radang kronis #terapi alami #kesehatan #penelitian ilmiah #university college london #epoksi-oksilipin #penyakit jantung #diabetes #imun Related Articles Peneliti Temukan Pengganti Gula Jenis Baru, Alami dan Rendah Kalori TECH Ilmuwan Ungkap Fakta Sebenarnya Manusia Punya Indra Keenam TECH Kandungan Beras Berubah Karena Bumi Makin Panas, Ahli Ungkap Bahaya TECH Mantap! National Hospital Raih Penghargaan di Bidang Teknologi AI TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Kabar Duka, Bintang Grey's Anatomy Eric Dane Meninggal Dunia
- CSNBro
- 20 Februari 2026
- 0
Kabar Duka, Bintang Grey's Anatomy Eric Dane Meninggal Dunia
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
- CSNBro
- 19 Februari 2026
- 0
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Jejak Barongsai di Nusantara, dari Tradisi Jadi Prestasi
- CSNBro
- 17 Februari 2026
- 0
Jejak Barongsai di Nusantara, dari Tradisi Jadi Prestasi
