Harga Perak Kembali Bangkit, Tapi Sepekan Masih Loyo login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia Research Berita Research Review Sepekan Harga Perak Kembali Bangkit, Tapi Sepekan Masih Loyo Comment SHARE url telah tercopy Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia 15 February 2026 08:45 Foto: silver perak Jakarta, CNBC Indonesia – Harga perak mulai kembali bergairah di perdagangan akhir pekan ini, meski secara sepekan masih melemah, terungkit oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari ekspektasi. Merujuk Refinitiv, harga perak di perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (13/2/2026) ditutup di posisi US$77,4 per troy ons, melonjak 2,98% dari perdagangan sehari sebelumnya. Selama sepekan terakhir, harga perak masih melemah 0,74% secara point-to-point (ptp). Pergerakan harga perak cenderung mengikuti emas yang kembali bangkit setelah sempat terpuruk. Hal ini karena data inflasi AS lebih lemah dari perkiraan kembali memicu harapan akan penurunan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) tahun ini. Baca: Robert Kiyosaki Blak-Blakan, Banyak Orang Salah Siapkan Uang Pensiun Baca: Bikin Heboh Dunia, 8 Perampokan Emas Terbesar Sepanjang Sejarah “Emas dan khususnya perak, sedang menikmati reli pemulihan setelah angka inflasi AS pada Januari 2026 yang tumbuh moderat, meredakan kekhawatiran yang dipicu oleh laporan ketenagakerjaan yang kuat pada hari Rabu,” kata Tai Wong, seorang trader logam independen, dikutip dari Reuters, Minggu (15/2/2026). Indeks Harga Konsumen AS naik 0,2% pada Januari, di bawah ekspektasi ekonom sebesar 0,3%. Angka ini juga lebih rendah dari inflasi 0,3% untuk periode Desember 2025. Para pelaku pasar saat ini memperkirakan total penurunan suku bunga sebesar 63 basis poin tahun ini, dengan penurunan pertama diperkirakan terjadi pada bulan Juli. Baca: Ini Faktor Harga Emas Berkali-kali ATH & Akan Terus Naik Selain inflasi, data ketenagakerjaan AS yang kuat turut mempengaruhi harga perak. Jumlah pekerjaan di sektor nonpertanian meningkat sebesar 130.000 pada bulan Januari, setelah revisi ke bawah sebesar 48.000 pada bulan Desember, sementara tingkat pengangguran sedikit turun menjadi 4,3%. Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa klaim tunjangan pengangguran awal turun menjadi 227.000 pada pekan yang berakhir pada 7 Februari. Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh memperkuat kepercayaan The Fed terhadap perekonomian, memungkinkan para pembuat kebijakan untuk mempertahankan suku bunga tinggi guna memastikan inflasi terus mereda. CNBC INDONESIA RESEARCH [email protected] (chd/chd) Tags #perak #silver #komoditas #harga perak #harga perak hari ini #inflasi as #pasar logam #suku bunga #perdagangan perak #emas #data ketenagakerjaan #ekonomi as #analisis pasar #investasi logam mulia Related Articles Bukan Cuma Emas! Perak Ikut Cetak Rekor Baru: Terbang 7% Tembus US$100 RESEARCH Tiba-Tiba Harga Emas Mengamuk Lagi, Langsung Cetak 3 Rekor! RESEARCH Harga Perak Masih Menguat Sepekan di Tengah Tekanan The Fed RESEARCH Harga Emas Melesat Lagi, Seberapa Cepat Bisa Tembus US$4.000? RESEARCH Most Popular Recommendation SHOW MORE part of Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Penjelasan Sarapan Roti hingga Gorengan Picu Diabetes dan Kanker
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Penjelasan Sarapan Roti hingga Gorengan Picu Diabetes dan Kanker
Adopsi Format Piala Sudirman, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Lahirkan Bintang Masa Depan
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
Adopsi Format Piala Sudirman, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Lahirkan Bintang Masa Depan
Pramono Larang Ormas Keagamaan Sweeping Warung Makan Selama Ramadan
- CSNBro
- 14 Februari 2026
- 0
Pramono Larang Ormas Keagamaan Sweeping Warung Makan Selama Ramadan
