Daya Tahan Bisnis Astra di 2025, Kantongi Pendapatan hingga Rp323,4 Triliun Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Daya Tahan Bisnis Astra di 2025, Kantongi Pendapatan hingga Rp323,4 Triliun Anto Kurniawan Jum’at, 27 Februari 2026 – 23:05 WIBloading… PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan daya tahan bisnis sepanjang 2025, dengan mencatatkan pendapatan bersih Rp323,4 triliun. Foto/Dok A A A JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan daya tahan bisnis sepanjang 2025. Di tengah tekanan harga batu bara dan pelemahan pasar mobil nasional, grup usaha ini tetap mencatatkan pendapatan bersih Rp323,4 triliun.Angka tersebut turun tipis 2% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp328,5 triliun pada 2024. Meski demikian, skala pendapatan yang tetap bertahan di atas Rp320 triliun mencerminkan fondasi usaha yang solid dengan portofolio terdiversifikasi.Seiring capaian itu, laba bersih Astra tercatat Rp32,8 triliun pada 2025, turun 3% dibandingkan Rp33,9 triliun pada tahun sebelumnya. Laba bersih per saham juga turun 3% menjadi Rp810 dari Rp837.Baca Juga: Komitmen Sosial Berkelanjutan, Astra Rayakan 69 Tahun Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro menegaskan, bahwa tekanan eksternal memang memengaruhi kinerja, namun struktur bisnis yang berimbang mampu menjaga stabilitas.“Pada tahun 2025, laba Grup mengalami penurunan terutama disebabkan harga batu bara yang lebih rendah dan lemahnya pasar mobil baru. Namun, kinerja bisnis Grup tetap resilien didukung oleh kontribusi yang baik dari bisnis-bisnis lainnya,” ujar Djony dalam keterangan resmi dikutip, Jumat (27/2/2026).Lini Usaha Jadi PenyeimbangSecara divisi, sektor Otomotif & Mobilitas masih menjadi kontributor terbesar dengan laba bersih Rp11,4 triliun, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Pasar mobil nasional turun 7% menjadi 804.000 unit, namun pangsa pasar Astra tetap kuat di level 51%. Halaman :123 Lihat Juga : BRI Kantongi Laba Bersih Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp4,65 Triliun per Januari 2026, Naik 16,18% Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! astra pt astra international tbk pendapatan perusahaan laba bersih Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait BRI Kantongi Laba Bersih Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp4,65 Triliun per Januari 2026, Naik 16,18% Daya Beli Masih Lesu, Penjualan Mobil Astra Turun 16,41% LGI Cetak Kinerja Apik di Sepanjang 2025 Astra Perluas Sinergi Lingkungan dalam Workshop Lingkungan 2025 di Cidadap Terus Tumbuh dan Berkontribusi: Askrindo Kantongi Laba Rp 687,4 Miliar di Triwulan III Dirjen IKMA Apresiasi Inovasi Boneka Trilili Binaan Yayasan Astra Komitmen Sosial Berkelanjutan, Astra Rayakan 69 Tahun BMW Astra dan Yayasan Astra Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha Lewat Executive Sharing Economic Outlook 2026 Rekomendasi Puspadaya Perindo Dampingi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Jalani Visum di RS Polri 100.000 Orang Salat Jumat Kedua Ramadan di Masjid Al-Aqsa meski Dibatasi Israel Mahindra Scorpio, Pickup Badak 4X4 dengan Mesin mHawk Selengkapnya Biaya Hidup Tinggi dan Negeri Kacau, Warga AS Eksodus Massal 29 Pati AD dan AL Bersiap Tinggalkan TNI usai Dimutasi Akankah Debat Panas Pigai vs Uceng Terealisasi? Berita Terkini Selengkapnya Sabet Digital Innovation Awards 2026, Tegaskan Peran Finpay dalam Ekosistem Pembayaran Dukung Aktivitas Ekonomi lewatSmart Penerangan Jalan UmumBerbasis IoT THR Cair H-14 Lebaran dan BHR Ojol, Menaker Konsultasi ke Presiden 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Kemnaker di 2026, Ini Cara Daftarnya PLN Enjiniring Pacu Keandalan Sistem Kelistrikan Nasional Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 5 Negara dengan Utang IMF Terbesar 2026, Nomor 1 Tembus Rp967 Triliun 2 AS-Iran di Ambang Perang, Sewa Tanker Minyak Menggila Tembus Rp3 Miliar Sehari 3 Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya 4 China, India, dan Brasil Diuntungkan Tarif Baru Trump, Sekutu AS Malah Rugi 5 Bos Danantara Temui Pimpinan Moody’s, Coba Yakinkan Ketahanan Ekonomi RI Infografis 8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025 Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Related Posts
Polisi Ungkap Masih Banyak Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026
- CSNBro
- 26 Februari 2026
- 0
Polisi Ungkap Masih Banyak Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026
Polresta Bandung Survei Lokasi Pembangunan Jembatan di Cicalengka, Dukung Peningkatan Infrastruktur dan Ekonomi Warga
- CSNBro
- 26 Februari 2026
- 0
Polresta Bandung Survei Lokasi Pembangunan Jembatan di Cicalengka, Dukung Peningkatan Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Persib Bandung Fokus ke Super League, Hadapi Persita Tangerang di GBLA dengan Motivasi Balas Dendam
- CSNBro
- 21 Februari 2026
- 0
Persib Bandung Fokus ke Super League, Hadapi Persita Tangerang di GBLA dengan Motivasi Balas Dendam
