Bukti Satelit AS Sudah Siang Perang, 150 Pesawat Tempur 'Kepung' Iran

Bukti Satelit AS Sudah Siang Perang, 150 Pesawat Tempur ‘Kepung’ Iran login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Bukti Satelit AS Sudah Siang Perang, 150 Pesawat Tempur ‘Kepung’ Iran Comment SHARE url telah tercopy tfa,  CNBC Indonesia 25 February 2026 22:00 Foto: Ilustrasi (REUTERS/Eva Marie Uzcategui) Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) meningkatkan kehadiran militernya secara signifikan di sekitar Iran dengan mengerahkan lebih dari 150 unit pesawat ke sejumlah pangkalan di Eropa dan Timur Tengah. Pengerahan ini dilakukan setelah putaran kedua perundingan nuklir antara Washington dan Teheran berakhir tanpa terobosan pada 17 Februari lalu. Berdasarkan data pelacakan penerbangan dan citra satelit yang ditinjau Washington Post, peningkatan kekuatan tersebut menjadikan kehadiran militer AS di kawasan berada pada salah satu level terbesar dalam lebih dari dua dekade, sejak sebelum Perang Irak pada 2003. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran terkait program nuklirnya. Baca: Iran Siaga 1 Perang Lawan AS, Borong Rudal Supersonik China “Tingkat kekuatan besar yang dikumpulkan berarti militer AS dapat melaksanakan apa pun yang diputuskan Trump, mulai dari kampanye berkelanjutan dan sangat kinetik hingga serangan yang lebih terarah dan terbatas,” ujar mantan Wakil Asisten Menteri Pertahanan AS untuk Timur Tengah, Dana Stroul, seperti dikutip Washington Post, dikutip Rabu (25/2/2026). Para analis menilai pengerahan kali ini melampaui peningkatan militer yang terlihat sebelum serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu. Aset yang dikumpulkan dinilai menunjukkan kesiapan untuk kampanye udara selama beberapa hari tanpa melibatkan invasi darat. Baca: 3 Skenario Panas Akhir “Drama” Ancaman AS ke Iran: Deal atau Perang? Namun, penasihat senior di Center for Strategic and International Studies, Mark Cancian, mengingatkan bahwa kampanye udara berkepanjangan selama berminggu-minggu akan membutuhkan tambahan aset militer yang lebih besar. Ini mungkin tak menguntungkan AS. Di lapangan, puluhan pesawat tambahan saat ini berada di atas kapal induk USS Gerald R. Ford, yang terpantau berada di perairan dekat Pulau Kreta, Yunani. Kapal induk tersebut menjadi kapal induk kedua yang dikirim ke kawasan Timur Tengah, menjadi kondisi yang jarang terjadi dan mencerminkan eskalasi serius kesiapan militer AS. Secara keseluruhan, Washington kini memiliki lebih dari selusin kapal perang di Timur Tengah, termasuk satu kapal induk, sembilan kapal perusak, dan tiga kapal tempur pesisir. Kehadiran dua kapal induk AS sekaligus di kawasan tersebut dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Washington tengah menyiapkan berbagai opsi militer di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan Iran. Baca: 14 Poin Pidato Trump di State of the Union, Sebut ‘Presiden 3 Periode’ (sef/sef) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Trump Sebut “Pembunuhan” di Iran Berhenti, Militer AS Tetap Siaga Tags #militer as #iran #pesawat tempur #konflik as iran #citra satelit #timur tengah #ketegangan internasional #nuklir iran #donald trump Related Articles Timur Tengah Menuju Perang Dahsyat, Trump Beri Iran Waktu 10 Hari NEWS Citra Satelit Ungkap AS Siagakan Rudal Patriot Bergerak di Negara Ini NEWS Garda Revolusi Islam Dicap Teroris, Iran Panggil Semua Dubes Uni Eropa NEWS Armada Perang AS Tiba di Timur Tengah, Pendukung Iran Satukan Kekuatan NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *