Airlangga: RI Dapat Diskon Tarif AS Jadi 15% login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Airlangga: RI Dapat Diskon Tarif AS Jadi 15% Comment SHARE url telah tercopy Ferry Sandi, CNBC Indonesia 27 February 2026 21:20 Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (31/01/2026). (Dok. humas ekon/ydt) Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memastikan tarif ekspor produk Indonesia ke Amerika Serikat tidak lagi berada di level 19% seperti yang sebelumnya disepakati dalam perundingan dagang bilateral. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tarif yang kini berlaku mengikuti kebijakan tarif global Amerika Serikat sebesar 15%. Perubahan ini terjadi setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diberlakukan Presiden Donald Trump. Menurut Airlangga, keputusan tersebut membuat skema tarif yang sebelumnya dinegosiasikan ikut menyesuaikan dengan kebijakan baru pemerintah AS. Baca: MA AS Batalkan Tarif Trump, Gimana Nasib Rencana Impor Minyak RI? “Kan global tarif 15%, maka yang berlaku adalah global tarif yang 15%,” kata Airlangga saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (27/2/2026). Sebelumnya, dalam kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat, tarif untuk produk Indonesia sempat dipatok turun dari 32% menjadi 19%. Namun setelah kebijakan tarif resiprokal dibatalkan, tarif tersebut kembali disesuaikan mengikuti tarif global yang diumumkan Washington. “Dapat diskon jadi 15%,” ujar Airlangga. Meski demikian, Airlangga menegaskan kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan AS tetap berjalan. Perjanjian yang dikenal sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART) itu masih menunggu proses ratifikasi dan baru akan efektif sekitar 90 hari setelah penandatanganan. “Nggak batal, itu kan baru berlaku sesudah 90 hari dan sesudah ratifikasi,” katanya. Dalam perjanjian ART tersebut, Indonesia memperoleh fasilitas tarif nol persen untuk ribuan produk ekspor ke pasar Amerika Serikat. Pemerintah mencatat terdapat sekitar 1.819 pos tarif produk Indonesia yang mendapatkan bea masuk 0%. Produk yang memperoleh fasilitas tersebut mencakup komoditas pertanian hingga industri, seperti minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang. Airlangga memastikan fasilitas tarif nol persen itu tetap berlaku sesuai kesepakatan awal meski terjadi perubahan kebijakan tarif di AS. “Ya kalau bea masuk 0% untuk sektor yang 1.800 lebih itu kan salah satu andalan kita, jadi diharapkan marketnya bisa ekspansi,” ujarnya. Selain itu, sektor tekstil dan apparel Indonesia juga mendapatkan tarif 0% ke pasar Amerika Serikat. Namun kebijakan tersebut diterapkan melalui mekanisme Tariff Rate Quota (TRQ), yaitu pembebasan tarif hingga batas volume tertentu. Baca: Ada Bahaya Baru dari Tarif Trump, Peneliti Sebut Risiko Geopolitik Pemerintah menilai kebijakan tersebut akan berdampak signifikan terhadap industri padat karya dalam negeri. Airlangga menyebut sektor tekstil dan garmen sendiri menopang sekitar 4 juta tenaga kerja di Indonesia. “Kalau kita hitung dengan keluarga, ini sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia,” kata Airlangga. (fys/wur) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Purbaya Kenakan Tarif 25% Buat Ekspor Getah Pinus Tags #tarif ekspor #airlangga hartarto #amerika serikat #kebijakan perdagangan #diskon tarif #agreement on reciprocal trade Related Articles Pengusaha Sepatu RI Minta Tarif Ekspor ke AS 0%, Ini Alasannya NEWS Tak Mau Kalah dari Malaysia, Airlangga Nego Tarif Ekspor Sawit ke AS NEWS Video: Airlangga: Kucuran Dana JETP Untuk Indonesia Tembus Rp 356,8 T NEWS Video: Airlangga: 26 Juta Keluarga Sudah Terima BLT Kesra Rp 900 Ribu NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Eks Penyidik Saja Tahu Gito Huang Bos Asli Blueray, KPK Cuma Berani Tangkap Pion
- CSNBro
- 25 Februari 2026
- 0
Eks Penyidik Saja Tahu Gito Huang Bos Asli Blueray, KPK Cuma Berani Tangkap Pion
Cegah Perang Sarung, Polres Cianjur Gencarkan Patroli dan Kerahkan Tim Cyber Selama Ramadan
- CSNBro
- 19 Februari 2026
- 0
Cegah Perang Sarung, Polres Cianjur Gencarkan Patroli dan Kerahkan Tim Cyber Selama Ramadan
Dalam “Ngariung Bareng Kapolda”, Kapolres Majalengka Ajak Ojol Kamtibmas Jaga Keamanan Bersama
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Dalam “Ngariung Bareng Kapolda”, Kapolres Majalengka Ajak Ojol Kamtibmas Jaga Keamanan Bersama
