Anak Dapat Uang saat Silaturahmi Lebaran? Pelajari Cara Mengelolanya login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia My Money Berita MyMoney Anak Dapat Uang saat Silaturahmi Lebaran? Pelajari Cara Mengelolanya Comment SHARE url telah tercopy Dany Gibran, CNBC Indonesia 21 March 2026 15:30 Foto: infografis/5 Tips Jitu Agar THR Tak Lekas Menguap/Aristya Rahadian Krisabella Daftar Isi 1. Terapkan Konsep “The Three Piggy Banks” 2. Libatkan Anak dalam Proses Pengambilan Keputusan 3. Manfaatkan Rekening Tabungan Anak 4. Ajarkan Konsep “Delayed Gratification” 5. Jadilah Role Model yang Baik Jakarta, CNBC Indonesia – Momen silaturahmi saat Lebaran sering kali menjadi waktu yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain bertemu keluarga besar, mereka juga kerap menerima uang dari kerabat sebagai bentuk hadiah atau tanda kasih sayang. Tidak jarang jumlah uang yang diterima cukup banyak, terutama jika anak mengunjungi banyak rumah atau bertemu banyak anggota keluarga. Tanpa pendampingan dari orang tua, uang tersebut berpotensi langsung habis untuk membeli hal-hal yang bersifat impulsif. Karena itu, momen setelah Lebaran bisa menjadi kesempatan yang baik bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak tentang cara mengelola uang. Berikut adalah tips bagi orang tua untuk mengedukasi anak tentang pengelolaan THR secara bijak: 1. Terapkan Konsep “The Three Piggy Banks” Metode ini sangat efektif untuk anak usia SD. Ajarkan mereka membagi uang THR ke dalam tiga pos utama: Saving (Tabungan): Untuk tujuan jangka panjang (seperti membeli sepeda atau masuk sekolah). Spending (Belanja): Uang yang boleh mereka gunakan langsung untuk membeli keinginan mereka. Sharing (Berbagi): Mengajarkan empati dengan menyisihkan sebagian kecil untuk donasi atau sedekah. Rasio yang disarankan adalah 50% untuk Saving, 40% untuk Spending, dan 10% untuk Sharing. Hal ini memberikan keseimbangan antara disiplin dan apresiasi atas kerja keras mereka “berpuasa”. 2. Libatkan Anak dalam Proses Pengambilan Keputusan Jangan langsung mengambil alih semua uang anak dengan dalih “disimpankan Ibu”. Hal ini justru menghilangkan kesempatan mereka untuk belajar. Ajak mereka menghitung total uang yang didapat. Tanyakan apa keinginan mereka (Wishlist). Diskusikan apakah keinginan tersebut bersifat kebutuhan atau keinginan. 3. Manfaatkan Rekening Tabungan Anak Untuk memupuk rasa bangga dan kepemilikan, ajak anak pergi ke bank untuk menyetorkan uang mereka sendiri. Saat ini, banyak perbankan memiliki produk tabungan anak dengan desain kartu yang menarik. Melihat angka di buku tabungan bertambah akan memberikan kepuasan psikologis yang berbeda dibandingkan sekadar menyimpan uang di celengan ayam. 4. Ajarkan Konsep “Delayed Gratification” Literasi keuangan yang paling sulit adalah menunda keinginan. Jika anak ingin membeli mainan mahal yang uangnya belum cukup, ajarkan mereka untuk menabung sisa THR-nya dan menambahnya dari uang jajan harian. Kemampuan menunda kepuasan ini menurut studi psikologi berkorelasi positif dengan kesuksesan finansial saat dewasa. 5. Jadilah Role Model yang Baik Anak adalah peniru yang ulung. Jika orang tua juga terlihat konsumtif dan boros saat menerima THR atau bonus, anak akan cenderung mengikuti pola tersebut. Ceritakan dengan jujur bagaimana Anda mengalokasikan uang THR keluarga untuk membayar zakat, kebutuhan pokok, dan investasi. (dag/dag) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Cara Efektif Mengajarkan Anak Mengelola Uang dengan Bijak Tags #pengelolaan uang #thr anak #silaturahmi lebaran #literasi keuangan #tabungan anak #konsep menabung #pendidikan finansial #pengambilan keputusan #delayed gratification #role model keuangan Related Articles Money Avoidance: Mengapa Ada Orang Takut Punya Uang? MY MONEY Ingin Kaya di Usia 30? Hindari 4 Kebiasaan Ini Sejak 20-an MY MONEY Cara Ajarkan Anak Mengelola Angpau Usai Imlek 2026 MY MONEY Penyebab Anak Tetap Boros Meski Uang Jajan Sudah Besar MY MONEY Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Nostalgia di Balai Kota, Djarot Kaget Ruang Kerjanya Dulu Kini Disekat-sekat oleh Doel
- CSNBro
- 21 Maret 2026
- 0
Nostalgia di Balai Kota, Djarot Kaget Ruang Kerjanya Dulu Kini Disekat-sekat oleh Doel
Striker Parma Buka Peluang Gabung AC Milan, Rossoneri Siap Bergerak
- CSNBro
- 10 Maret 2026
- 0
Striker Parma Buka Peluang Gabung AC Milan, Rossoneri Siap Bergerak
Pecahan Rupiah Ini Sudah Tidak Berlaku, Cepat Tukar Sebelum Terlambat
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Pecahan Rupiah Ini Sudah Tidak Berlaku, Cepat Tukar Sebelum Terlambat
