Peneliti Temukan Pengganti Freon, AC-Kulkas Siap-Siap Berubah login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech Peneliti Temukan Pengganti Freon, AC-Kulkas Siap-Siap Berubah Comment SHARE url telah tercopy Tim Redaksi, CNBC Indonesia 29 March 2026 11:40 Foto: AC Daikin. (Business Wire via AP) Jakarta, CNBC Indonesia – Para ilmuwan telah menemukan inovasi teknologi pendingin ruangan baru guna menggantikan penggunaan zat kimia berbahaya seperti hydrofluorocarbons (HFC) atau freon. Berdasarkan laporan IFL Science, mekanisme pendinginan tradisional umumnya mengandalkan perpindahan suhu panas dari dalam ruangan melalui bantuan cairan penyerap panas khusus. Zat cair tersebut akan berubah fase menjadi gas untuk kemudian dialirkan dalam sebuah sistem tertutup, lalu dikondensasikan kembali menjadi bentuk cair agar proses pendinginan dapat terus berulang secara terus-menerus. Baca: Penjual Es di Jawa Buktikan Bisa Kaya Raya, Punya Harta Rp10 Triliun Peneliti asal Lawrence Berkeley National Laboratory dari University of California, Berkeley mengembangkan cara baru untuk menyerap dan memindahkan energi panas. Model yang mereka gunakan memanfaatkan cara energi tersimpan dan dilepas saat material berubah bentuk, contohnya seperti saat es berubah menjadi air. Jika suhu ruangan naik, es akan mencair. Pada saat yang sama, es yang mencair menyerap panas dari sekitarnya sehingga membuat ruangan menjadi dingin. Untuk mencari alternatif proses pendinginan, peneliti fokus menemukan cara “mencairkan es” tanpa meningkatkan suhu. Metode yang ditemukan adalah dengan menambahkan partikel yang berisi energi yang dikenal sebagai ion. Proses pencairan menggunakan partikel ion ini contohnya adalah saat garam digunakan untuk mencegah terbentuknya es di jalan raya ketika musim dingin di negara-negara empat musim. Siklus perubahan bentuk ini diberi nama siklus ionokalori (ionocaloric cycle). “Belum ada solusi alternatif yang sukses menciptakan dingin, yang bekerja dengan efisien, memenuhi aspek keselamatan, dan tidak berdampak buruk untuk lingkungan. Kami pikir siklus ionocalori punya potensi,” kata Drew Lilley dari Lawrence Berkeley National Laboratory. Tim peneliti telah menguji coba garam yang dibuat menggunakan yodium dan natrium untuk mencairkan etilena karbonat. Cairan yang diproduksi memanfaatkan karbon dioksida ini juga digunakan dalam baterai lithium-ion. Artinya, proses pembuatannya tidak hanya nol emisi, tetapi emisi negatif. Dalam uji coba itu, temperatur berubah hingga 25 derajat Celcius dengan hanya “charge” sebesar 1 volt. Kini, peneliti tengah menciptakan sistem praktis yang bisa terapkan secara komersial. Salah satu pengembangannya adalah mencari “garam” yang paling efektif untuk menarik panas dari ruang. Pada 2025, peneliti menemukan bahwa garam yang paling efisien adalah garam yang berbasis nitrat. (pgr/pgr) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Pengganti Freon Muncul, Kulkas Sampai AC Bisa Berubah Total Tags #ac #kulkas #freon #pengganti freon Related Articles Kulkas dan AC Siap-Siap Berubah, Peneliti Temukan Pengganti Freon TECH Pengganti Freon Ditemukan, Kulkas dan AC Bisa Dingin Pakai Garam TECH Ditemukan Pengganti Freon, AC dan Kulkas Bakal Berubah TECH Pengganti Freon Sudah Ada, AC dan Kulkas Bakal Berubah Total TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Tragis! Perempuan Jatuh dari Lantai 4 Mal di Medan, Tewas Seketika
- CSNBro
- 22 Maret 2026
- 0
Tragis! Perempuan Jatuh dari Lantai 4 Mal di Medan, Tewas Seketika
Viral Bandeng Mentah MBG di Bantul, BGN Pastikan Ikan Presto Matang
- CSNBro
- 10 Maret 2026
- 0
Viral Bandeng Mentah MBG di Bantul, BGN Pastikan Ikan Presto Matang
Kemendikdasmen Naikkan Target Tunjangan Guru 3T 2026, Penerima Bertambah Jadi 65.871 Guru
- CSNBro
- 18 Februari 2026
- 0
Kemendikdasmen Naikkan Target Tunjangan Guru 3T 2026, Penerima Bertambah Jadi 65.871 Guru
