Kurangi Ketergantungan BBM Makin Mendesak, Insentif Kendaraan Listrik Perlu Diperkuat

Kurangi Ketergantungan BBM Makin Mendesak, Insentif Kendaraan Listrik Perlu Diperkuat   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Kurangi Ketergantungan BBM Makin Mendesak, Insentif Kendaraan Listrik Perlu Diperkuat Anto Kurniawan Sabtu, 28 Maret 2026 – 22:55 WIBloading… Ekonom menilai pemerintah perlu kembali memperkuat insentif kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak atau BBM di tengah konflik Timur Tengah. Foto/Dok A A A JAKARTA – Kepala Ekonom Bank Permata, Joshua Pasaribu menilai pemerintah perlu kembali memperkuat insentif kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak atau BBM. Terutama di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.“Dalam kondisi seperti ini, mengurangi ketergantungan pada BBM menjadi semakin mendesak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat insentif pembelian kendaraan listrik,” kata Joshua.Menurutnya, gangguan geopolitik di kawasan tersebut membuat jalur Selat Hormuz kembali menjadi sangat krusial bagi pasar energi dunia. Pada 2024, aliran minyak melalui Selat Hormuz mencapai sekitar 20 juta barel per hari atau sekitar 20% konsumsi minyak global. Baca Juga: Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat Adapun pada Maret 2026, lanjutnya, pasokan minyak global tercatat turun sekitar 8 juta barel per hari akibat gangguan di Timur Tengah, dengan harga minyak Brent masih berada di kisaran 108 dolar per barel per 27 Maret 2026.Joshua mencontohkan, kebijakan pemerintah pada 2025 yang memberikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah untuk mobil listrik roda empat tertentu dengan kandungan lokal minimal 40% hingga Desember 2025. “Kebijakan tersebut dinilai efektif dalam mendorong pembentukan pasar kendaraan listrik sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem industri,” katanya. Halaman :12 Lihat Juga : Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat Kendaraan dan Kompor Listrik Kunci Kurangi Impor Energi Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! insentif kendaraan listrik kendaraan listrik ketergantungan energi minyak konsumsi bbm harga bbm Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat Kendaraan dan Kompor Listrik Kunci Kurangi Impor Energi Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Purbaya Kaji WFH Tiap Jumat, Konsumsi BBM Bakal Susut 20 Persen Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Purbaya Ungkap Nasib BBM Subsidi Harga Minyak Bisa Tembus USD100 per Barel, Bahlil Sebut Masih Dalam Koridor APBN DPR: WFH 1 Hari Seminggu Belum Tentu Efektif Turunkan Konsumsi BBM Konversi ke Energi Listrik Kunci Perkuat Ketahanan Energi TAILG Percepat Ekspansi di Indonesia, Investor Antusias Ajukan Kerja Sama Rekomendasi Profil Juwono Sudarsono, Menhan Pertama Indonesia dari Kalangan Sipil WFH Jumat: Solusi Krisis Energi atau Sekadar Ilusi ‘Long Weekend’? Boni Hargens Bersama Anak Yatim Piatu Berdoa bagi Perdamaian Dunia Selengkapnya WFH Jumat: Solusi Krisis Energi atau Sekadar Ilusi Long Weekend? 7 Kampus Jurusan Kedokteran Terbaik RI di QS WUR by Subject…. Aturan Lokasi UTBK SNBT 2026 Berubah, Ini Jawaban Panitia SNPMB Berita Terkini Selengkapnya Kompor Listrik Bisa Jadi Solusi di Tengah Krisis Energi Kurangi Ketergantungan BBM Makin Mendesak, Insentif Kendaraan Listrik Perlu Diperkuat Tertinggi Sepanjang Masa, Pendapatan HRTA di 2025 Tumbuh 144% Capai Rp44,55 Triliun Motorist hingga SPBU Modular Siaga Hadapi Arus Balik Idulfitri 2026 Earth Hour 2026, BCA Padamkan Lampu dan Peralatan Elektronik Non-Esensial Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Harga Emas Antam Turun Rp40.000 Hari Ini, Buyback Anjlok Lebih Parah 2 Coretax Sering Error, Menkeu Purbaya Salahkan Anak Buah Nakal 3 Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat 4 Aturan Baru Kepabeanan Berlaku 1 April 2026, Ini Mekanismenya 5 Pasokan Aman, Bahlil Tegaskan Belum Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi Infografis Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *