Astronaut Mendadak Bisu di Stasiun Luar Angkasa, Dokter Pun Bingung login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech Astronaut Mendadak Bisu di Stasiun Luar Angkasa, Dokter Pun Bingung Comment SHARE url telah tercopy Ferry Sandi, CNBC Indonesia 28 March 2026 21:45 Foto: Stasiun Luar Angkasa Internasional mengorbit 260 mil (420 kilometer) di atas Bumi. (Dok. NASA) Jakarta, CNBC Indonesia – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, kembali dihadapkan pada tantangan serius terkait kesehatan astronaut menjelang misi ambisius ke Bulan. Insiden medis misterius yang dialami astronaut veteran Michael Fincke di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menjadi pengingat bahwa risiko kesehatan di luar angkasa masih menyimpan banyak ketidakpastian. Peristiwa tersebut terjadi pada Januari 2026, ketika Fincke tiba-tiba mengalami gangguan yang membuatnya tidak mampu berbicara saat berada di orbit. Kondisi itu memaksa NASA melakukan evakuasi medis pertama dalam sejarah dari ISS. Meski demikian, tim dokter memastikan bahwa Fincke tidak mengalami serangan jantung, namun hingga kini penyebab pasti kejadian tersebut belum diketahui. Baca: Batu Zaman Purba Dibuka, Peneliti Kaget Isinya Masih HIdup Insiden ini terjadi di tengah persiapan NASA untuk menjalankan misi Artemis II, yang dijadwalkan membawa empat astronaut mengelilingi Bulan selama 10 hari pada April 2026. Berbeda dengan misi di ISS yang memungkinkan evakuasi relatif cepat ke Bumi, perjalanan ke Bulan memiliki risiko jauh lebih besar karena keterbatasan akses bantuan darurat. Fincke menjelaskan bahwa kejadian itu datang secara tiba-tiba tanpa tanda peringatan. “Itu benar-benar datang begitu saja. Sangat cepat terjadi,” ujarnya. “Rekan-rekan kru langsung melihat saya dalam kondisi kesulitan. Semua orang langsung bergerak dalam hitungan detik.” Saat insiden terjadi, Fincke merupakan pilot dalam misi SpaceX Crew-11 bersama astronaut NASA Zena Cardman, astronaut Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang Kimiya Yui, serta kosmonaut Rusia Oleg Platonov. Mereka menjalankan berbagai penelitian, termasuk terkait kesehatan astronaut, sekaligus menjaga operasional ISS. Baca: Hacker Iran Bobol Email Direktur FBI, Rahasia Pribadi Bocor Kejadian berlangsung pada 7 Januari 2026 saat Fincke sedang makan malam setelah bersiap melakukan aktivitas berjalan di luar wahana (spacewalk). Ia mengaku tidak merasakan sakit, dan episode tersebut berlangsung sekitar 20 menit. Melihat kondisi tersebut, kru segera menghubungi tim dokter di Bumi untuk mendapatkan panduan. NASA memanfaatkan perangkat ultrasonografi yang tersedia di ISS untuk memeriksa kondisi Fincke saat kejadian berlangsung. Lembaga tersebut kini tengah meninjau kembali rekam medis astronaut guna mencari kemungkinan kejadian serupa sebelumnya di luar angkasa. Insiden ini membuat NASA membatalkan aktivitas spacewalk yang dijadwalkan keesokan harinya. Misi Crew-11 juga dipersingkat, dan Fincke bersama tiga rekannya dipulangkan lebih awal ke Bumi pada 15 Januari 2026. Saat ini, Fincke dilaporkan telah pulih dan merasa baik-baik saja. Namun, kejadian tersebut menyoroti tantangan besar yang harus diatasi NASA, terutama dalam mengembangkan sistem medis yang mampu menangani kondisi darurat selama misi jangka panjang di luar orbit Bumi. Rencana NASA untuk membangun kehadiran manusia secara permanen di sekitar dan di permukaan Bulan, termasuk proyek pangkalan senilai sekitar US$20 miliar, membuat persoalan kesehatan astronaut menjadi semakin krusial. Tanpa sistem penanganan medis yang memadai, kejadian tak terduga seperti yang dialami Fincke berpotensi menjadi ancaman serius bagi keselamatan kru di masa depan. (hsy/hsy) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Astronaut Mendadak Sakit Misterius di Antariksa, NASA Buka Suara Tags #astronaut #nasa #kesehatan luar angkasa #insiden medis #stasiun luar angkasa internasional Related Articles Alasan Astronaut Akhirnya Boleh Bawa HP di Roket TECH Roket Bocor NASA Bikin Amerika Batal Kembali ke Bulan Mengejar China TECH Misteri Kotoran Mengambang di Luar Angkasa, Astronaut Saling Tuduh TECH Satelit Palapa RI Lepas, Astronaut NASA Sampai Bertaruh Nyawa TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Ambisi Buta AS-Israel: Perang Tanpa Batas di Iran yang Seret Dunia ke Jurang Resesi
- CSNBro
- 19 Maret 2026
- 0
Ambisi Buta AS-Israel: Perang Tanpa Batas di Iran yang Seret Dunia ke Jurang Resesi
Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr, Desak Pencairan TPG Bagi Guru Madrasah
- CSNBro
- 10 Maret 2026
- 0
Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr, Desak Pencairan TPG Bagi Guru Madrasah
Koruptor Migas Tumbang! Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Berkat Kawalan Ketat Kejaksaan
- CSNBro
- 27 Februari 2026
- 0
Koruptor Migas Tumbang! Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Berkat Kawalan Ketat Kejaksaan
