Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda Anto Kurniawan Senin, 23 Maret 2026 – 21:29 WIBloading… Salah satu negara Uni Eropa tengah mempertimbangkan langkah ekstrem untuk membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi warga asing, imbas serangan AS-Israel terhadap Iran. Foto/Dok A A A JAKARTA – Pemerintah Slovakia tengah mempertimbangkan langkah ekstrem untuk membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi warga asing. Langkah ini diambil setelah gelombang “wisata bensin” (fuel tourism) menyebabkan banyak stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di wilayah perbatasan benar-benar kering kerontang.Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico menyatakan, bahwa situasi energi saat ini sudah masuk dalam tahap kritis. Hal ini dipicu oleh terjepitnya pasar minyak global akibat perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran serta berhentinya aliran minyak Rusia melalui pipa Druzhba.Baca Juga: Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK Berdasarkan laporan media lokal, pemerintah Slovakia berencana menerapkan sistem dua harga. Skema ini akan memberikan harga diesel yang lebih murah bagi warga pemegang dokumen kendaraan Slovakia, sedangkan pengemudi asing akan dikenakan tarif yang jauh lebih tinggi.“Pengemudi dari wilayah perbatasan (Polandia dan Austria) telah membuat SPBU kita benar-benar kering,” tegas Fico. Selain harga ganda, pemerintah juga berencana membatasi jumlah liter BBM yang boleh dibeli oleh kendaraan asing guna mencegah ekspor informal. Slovakia, melalui kilang Slovnaft (bagian dari MOL Group Hungaria), melaporkan adanya kekurangan pasokan sebesar 20% di pasar global. Ada dua faktor utama yang dituding sebagai biang keladi yakni memanasnya konflik timur tengah. Perang yang melibatkan AS-Israel melawan Iran telah memicu penutupan Selat Hormuz. Jalur air ini sangat vital karena menangani 20% pasokan minyak mentah dunia lewat laut. Halaman :12 Lihat Juga : Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi Sejak 2022 Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! slovakia uni eropa minyak mentah (crude) perang as vs iran krisis energi Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi Sejak 2022 Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK Hemat BBM Imbas Perang AS vs Iran, Negara Asia Ini Jadikan Hari Rabu Libur Nasional Lebih Kuat dari Vietnam, The Economist Tempatkan Indonesia di Zona Aman Krisis Energi Iran Gempur Fasilitas Energi Negara Teluk, Harga Minyak Tembus USD115 per Barel 6 Alasan Upaya Paksa Membuka Selat Hormuz Bisa Jadi Bumerang 4 Alasan Trump Akhiri Perang Iran selama 5 Hari, Perundingan Berlangsung Konstruktif Trump Tunda Serangan Militer ke Iran selama 5 Hari, Sinyal Kekalahan AS? Rekomendasi Mudik Gratis Presisi dan Aman, Boni Hargens: Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan Membeludak! Pantai Ancol Dipadati Wisatawan H+2 Lebaran, Akses Masuk Macet Parah Trump Tunda Serangan Militer ke Iran selama 5 Hari, Sinyal Kekalahan AS? Selengkapnya 28 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ada Teman Seangkatan AHY di Akmil AS Buat Persiapan Terperinci untuk Kirim Pasukan Darat di Iran Arab Saudi dan UEA Selangkah Lagi Dukung AS-Israel Lawan Iran? Berita Terkini Selengkapnya PLN All Out Jaga Listrik Lebaran 2026, 72 Ribu Personel dan Ribuan SPKLU Disiagakan di Jalur Mudik Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda Rupiah Diramal Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Wanti-wanti Krisis Data Jasa Raharja: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 2% di Periode Siaga Idulfitri 2026 Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Kalimantan Barat Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Dolar AS Kembali Jadi Primadona, Emas Mulai Ditinggalkan Investor Global 2 Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK 3 Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi Sejak 2022 4 Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun 5 Rupiah Diramal Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Wanti-wanti Krisis Infografis Terkerek PBBKB, Harga BBM di DKI Jakarta Bakal Naik Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda
