Jadi Tuan Rumah KTT D-8, Indonesia Akan Perkuat Arah Ekonomi dan Kolaborasi Global : Okezone News Advertisement Advertisement Advertisement home nasional megapolitan international nusantara infografis indeks Search Okezone Okezone.com Untuk Anda Viral TV Scope Kanal Beranda News Finance Women Celebrity Bola Sport Muslim Edukasi Haji Ototekno Digital Network Sindonews iNews IDX Channel MNC Trijaya Mister Aladin RCTI+ Vision+ Just For Kids Highend Media Sosial Instagram Facebook X Youtube Tiktok About Us Company Profile INFOGRAFIS INDEKS Advertisement HOME NEWS INTERNATIONAL Jadi Tuan Rumah KTT D-8, Indonesia Akan Perkuat Arah Ekonomi dan Kolaborasi Global Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 14 Februari 2026 |18:03 WIB Ilustrasi. A A A Share https://news.okezone.com/read/2026/02/14/18/3201634/jadi-tuan-rumah-ktt-d-8-indonesia-akan-perkuat-arah-ekonomi-dan-kolaborasi-global Share on mail Link successfully copied JAKARTA – Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang digelar pada 15 April 2026. KTT tersebut akan menjadi ajang bagi Indonesia untuk fokus pada penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Tri Tharyat, mengatakan bahwa forum tersebut akan menjadi ruang yang menghasilkan solusi ekonomi nyata bagi negara berkembang. Baca Juga: Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia “Marwah D-8 adalah ekonomi dan pembangunan. Fokus kita adalah kolaborasi konkret,” ujar Tri pada Jumat (13/2/2026). Salah satu agenda utama dalam masa keketuaan Indonesia adalah penyelenggaraan D-8 Halal Expo yang akan menghadirkan lebih dari 100 peserta pameran (exhibitor). Pemerintah menargetkan ajang ini menjadi panggung promosi produk halal nasional, khususnya dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Baca Juga: KTT D-8 Digelar di Jakarta, Menlu Fokus Siapkan Agenda Substantif Selain pameran dagang, forum tersebut akan membuka peluang business matching serta mendorong perluasan pengakuan sertifikasi halal Indonesia melalui mekanisme mutual recognition agreement (MRA) antarnegara anggota. Melalui D-8, Indonesia ingin akses produk halal nasional ke pasar global semakin kuat. Baca Juga: Prabowo Sebut D-8 Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Terbesar Nomor 3 Dunia Halaman: 1 2 3 Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari Follow Topik Artikel : Ekonomi Negara Berkembang Diplomasi Ekonomi KTT D-8 Kemlu RI Share https://news.okezone.com/read/2026/02/14/18/3201634/jadi-tuan-rumah-ktt-d-8-indonesia-akan-perkuat-arah-ekonomi-dan-kolaborasi-global Share on mail Link successfully copied Follow Okezone di Google News Berita Terkait Prabowo Terima Delegasi Pakistan Bahas Pertahanan, Investasi hingga KTT D8 Israel Masuk Board of Peace, Kemlu: Sikap Indonesia Bela Palestina Tak Goyah! Indonesia dan Israel Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza, Kemlu RI: Bukan Normalisasi Kemlu Pastikan Penabrak Anak WNI di Singapura Sudah Ditahan ABAC 2026 Digelar di Indonesia, Ini Strategi Kadin Kejar Target Investasi USD60 Miliar Gandeng Kemlu, Kadin Targetkan Perdagangan Lampaui USD50 Miliar di 2026 Telusuri berita news lainnya Advertisement Advertisement Terpopuler Daryono Mengundurkan Diri sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Roy Suryo Siap Bantu Lukas Bongkar Misteri Satgas Ijazah Palsu Era Jokowi Polri Tahan Eks Direktur Dana Syariah Indonesia Terkait Kasus Penipuan Rp2,4 T Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air di Papua! Libur Panjang Imlek, Tol Jakarta-Cikampek Macet Advertisement KANAL News Finance Women Celebrity Bola Sport Ototekno Highend Muslim Edukasi Digital Index MNC PORTAL Sindonews iNews IDX Channel COMPANY PROFILE About Us Redaksi Privacy Policy Kotak Pos Karier Info Iklan Disclaimer MNC Peduli Profile MNC Group MNC Group Bisnis © 2007 – 2026 Okezone.com, All Rights Reserved Advertisement
Jadi Tuan Rumah KTT D-8, Indonesia Akan Perkuat Arah Ekonomi dan Kolaborasi Global
