Peringatan Bahaya Buat Pengguna iPhone, Segera Lakukan Ini login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech Peringatan Bahaya Buat Pengguna iPhone, Segera Lakukan Ini Comment SHARE url telah tercopy Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia 19 March 2026 15:00 Foto: Pengunjungmemegang model iPhone 14 baru di acara Apple di kampus kantor pusat Apple di Cupertino, California, Rabu (7/9/2022). (AP Photo/Jeff Chiu) Jakarta, CNBC Indonesia – Serangan berbahaya menargetkan banyak pengguna iPhone di berbagai belahan dunia. Sebuah malware dilaporkan mencuri informasi dari ratusan juta ponsel tersebut. Laporan dari perusahaan keamanan siber Lookout, perusahaan keamanan seluler iVerift, dan Google menerbitkan analisis mengenai malware Darksword. Sementara Google dan iVerify mengungkapkan spyware terpisah bernama Coruna. “Sekarang ada jalur eksploitasi terbaru yang terverifikasi, jatuh ke tangan entitas yang berpotensi kriminal dengan fokus keamanan,” kata peneliti utama di Lookout, Justin Albrecht, dikutip dari Reuters, Kamis (19/3/2026). Pilihan Redaksi HP Buatan RI Ternyata Sudah Mendunia, Banyak Orang Tak Tahu Kiamat HP Muncul di China, Penggantinya Sudah Dijual di Mana-mana Google mengatakan Darksword memiliki target di Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Ukraina. Khusus untuk Malaysia dan Turki terkait vendor pengawasan komersial Turki, PARS Defense. Pihak perusahaan tidak menanggapi permintaan berkomentar. Para peneliti iVerify dan Lookout menemukan malware tersebut terkait iPhone yang menggunakan iOS 18.4 hingga 18.6.2. Adapun pengguna yang menjadi korban mengunjungi salah satu dari puluhan situs web Ukraina. Belum diketahui berapa banyak iPhone yang rentan pada serangan. Namun untuk menghentikan, pengguna diminta untuk memperbarui perangkatnya. Sejauh ini, memang banyak orang yang masih belum mau menggunakan iOS terbaru. iVerifiy dan Lookout menyebutkan 220 juta-270 juta iPhone masih menjalankan iOS yang rentan tersebut. Juru bicara Apple juga mengatakan eksploitasi terkait software yang sudah usang. Kerentanan itu juga bisa diatasi dengan melakukan update. “Memperbarui perangkat lunak tetap jadi yang terpenting yang bisa dilakukan pengguna menjaga keamanan tinggi perangkat Apple,” kata juru bicara Apple. (fab/fab) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Maling Menggila Kuras Rekening Warga RI, Segera Lakukan Ini Tags #malware #iphone #keamanan siber #darksword #spyware #pembaruan perangkat #ancaman digital #pengguna iphone #ios #perlindungan data Related Articles Korut Punya Senjata Baru Serang Amerika Tanpa Ampun TECH 1 Miliar Pengguna Android Dalam Bahaya, Diminta Segera Ganti HP TECH Penipuan QR Code Makin Ramai, FBI Turun Tangan Kasih Warning TECH Jangan Cas HP di Sini, FBI Sudah Beri Peringatan Keras TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Jurus Jitu Bluebird Optimalkan Kinerja di Momentum Ramadan dan Lebaran 2026
- CSNBro
- 27 Februari 2026
- 0
Jurus Jitu Bluebird Optimalkan Kinerja di Momentum Ramadan dan Lebaran 2026
Viral Warga Pariaman Marah Laporan Kehilangan Motor Ditolak, Ini Respons Kapolres
- CSNBro
- 26 Februari 2026
- 0
Viral Warga Pariaman Marah Laporan Kehilangan Motor Ditolak, Ini Respons Kapolres
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
- CSNBro
- 24 Februari 2026
- 0
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
