Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Muncul di Perairan Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi

Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Muncul di Perairan Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Muncul di Perairan Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi Binti Mufarida Minggu, 08 Maret 2026 – 17:13 WIBloading… BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta melaporkan munculnya dua bibit siklon tropis, yakni 93S dan 95W, yang terpantau di wilayah perairan Indonesia pada awal Maret 2026. Dok BMKG A A A JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta melaporkan munculnya dua bibit siklon tropis , yakni 93S dan 95W, yang terpantau di wilayah perairan Indonesia pada awal Maret 2026. Meski peluang keduanya untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih tergolong rendah, dampak tidak langsungnya memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.Bibit Siklon Tropis 93S di Selatan JawaBMKG mendeteksi bahwa Bibit Siklon Tropis 93S mulai terbentuk sejak 2 Maret 2026 di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Jawa Barat. Berdasarkan analisis terbaru, bibit ini bergerak perlahan ke arah Barat Daya.”Saat ini posisi berada di Samudra Hindia selatan Jawa Barat. Bibit Siklon Tropis 93S memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak perlahan ke arah Barat Daya dalam periode 24 jam ke depan,” tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).Baca Juga: Underpass Mampang Prapatan Sudah Bisa Dilalui Kendaraan setelah Banjir BMKG memperingatkan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon 93S berupa peningkatan tinggi gelombang di wilayah selatan Indonesia. Pertama, Gelombang Tinggi (1,25 – 2,5 meter) berpotensi terjadi di Selat Bali bagian Selatan, perairan selatan Bali hingga NTT, serta Laut Sawu. Kedua, Gelombang Sangat Tinggi (2,5 – 4,0 meter) berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga NTT.Bibit Siklon Tropis 95W di Utara PapuaBMKG juga mendeteksi Bibit Siklon Tropis 95W yang awalnya terbentuk di luar wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 4 Maret, kini telah memasuki area pemantauan sejak 6 Maret 2026 pukul 01.00 WIB.Saat ini, posisi bibit 95W berada di Samudra Pasifik utara Papua dan bergerak perlahan ke arah Barat Laut. “Bibit Siklon Tropis 95W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak perlahan ke arah Barat Laut dalam periode 24 jam ke depan.” Halaman :12 Lihat Juga : Gempa Besar M6,1 Guncang Tonga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia BMKG: Empat Bibit Siklon Tropis Terpantau di Sekitar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! gelombang tinggi bmkg perairan indonesia bibit siklon tropis siklon Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Gempa Besar M6,1 Guncang Tonga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia BMKG: Empat Bibit Siklon Tropis Terpantau di Sekitar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem Cuaca Indonesia Tahun 2026 Lebih Kering, Potensi Karhutla Tinggi Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang! Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami BMKG Pantau Pergerakan 3 Bibit Siklon Tropis yang Kepung Indonesia DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan Rekomendasi Harga Tiket Pesawat Diskon 18% saat Lebaran 2026, Extra Flight Jawab Tingginya Permintaan Ramadan Penuh Harmoni, Momen Spesial Berkumpul Bersama Keluarga Mendikdasmen Jelaskan Kunci Membentuk Generasi Bertakwa dan Berakhlak Mulia Selengkapnya Suasana Haru Pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir Deretan 28 Kombes Pol Masuk Daftar Mutasi Polri 27 Februari…. Diguyur Hujan Deras, 38 RT dan 13 Jalan di Jakarta Banjir Berita Terkini Selengkapnya Jelang Buka Puasa, Cak Udin Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan di Malang Update Longsor Gunung Sampah TPST Bantargebang, 3 Orang Meninggal Dunia Gempa Besar M6,1 Guncang Tonga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia Gunung Sampah Bantargebang Longsor, BPBD Bekasi Evakuasi Korban Tertimbun Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Muncul di Perairan Indonesia, Waspada Gelombang Tinggi Safari Ramadan di Dapil, Misbakhun Tegaskan Pasokan Energi Tetap Aman Selengkapnya Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya? Akhir Kisah 5 Menteri di Kabinet Merah Putih Terpopuler 1 Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati 2 Geger! Seorang Pria Diduga Bunuh Diri di Pondok Indah Mall 2 3 Diguyur Hujan Deras, 38 RT dan 13 Jalan di Jakarta Banjir 4 1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol! 5 Ditolak Ratusan Kader, Muswil PPP Sulawesi Tengah Batal Digelar Infografis 10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *