Pengasuh Mamba’ul Ma’arif: Serangan Israel-Amerika ke Iran Cederai Hukum Internasional Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara Pengasuh Mamba’ul Ma’arif: Serangan Israel-Amerika ke Iran Cederai Hukum Internasional Sucipto Sabtu, 07 Maret 2026 – 23:59 WIBloading… Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, KH. Abdussalam Shohib menyoroti situasi geopolitik dunia yang memanas akibat konflik antara Iran dengan aliansi Israel dan Amerika Serikat. Foto/istimewa A A A JOMBANG – Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, KH. Abdussalam Shohib menyoroti situasi geopolitik dunia yang memanas akibat konflik antara Iran dengan aliansi Israel dan Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikannya dalam Peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan penutupan khataman kitab Ramadan serta doa untuk bangsa Iran di Denanyar, Jombang, Jumat malam, 6 Maret 2026.Gus Salam panggilan akrabnya menilai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan juga wujud empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Iran dan Palestina yang menjadi korban konflik di Timur Tengah.“Kegiatan ini bukan hanya ungkapan empati untuk rakyat Iran dan Palestina, tetapi juga bentuk dukungan atas nama kemanusiaan dan keadilan, terutama kepada sesama saudara muslim di dunia,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).Baca juga: Isi Lengkap Telegram Jenderal Agus Subiyanto Perintahkan TNI Siaga 1, Ada Apa? Menurut Gus Salam, konflik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan banyak korban sipil dan memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah. Gus Salam menyebut serangan militer yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026 telah menewaskan banyak korban, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Hosseini Khamenei, beserta keluarganya serta ribuan warga sipil.Gus Salam menilai serangan tersebut sebagai tindakan brutal yang tidak hanya melanggar prinsip kemanusiaan, tetapi juga mencederai hukum internasional. Terlebih, serangan dilakukan di tengah upaya mediasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi oleh Oman. Halaman :123 Lihat Juga : Cerita Rano Karno Umrah di Tengah Konflik AS dan Israel Vs Iran Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! konflik timur tengah pondok pesantren zionis israel hukum internasional perserikatan bangsabangsa pbb Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Cerita Rano Karno Umrah di Tengah Konflik AS dan Israel Vs Iran Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien, Kaesang Disuguhi Nasi Kuning Mardiono Safari Ramadan ke Ponpes Babussalam, Perkuat Silaturahmi Ulama dan Umaro Silaturahmi ke Ponpes Amanatul Ummah, Kaesang Mengecas Batin Silaturahmi ke Ponpes Nurul Qadim, Kaesang Disuguhi Sate Jenderal Agus Subiyanto Perintahkan TNI Siaga 1, Kapuspen: Lindungi Negara dari Ancaman Sikapi Perang AS-Israel dengan Iran, Kemenhaj Siapkan Skenario Haji 2026 JK Akui Konflik Timur Tengah Bakal Ganggu Pasokan dan Bebani Subsidi BBM Rekomendasi Doa Khusus di Malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan! Habib Ja’far Sebut Hilirisasi Solusi Atasi Kolonialisasi Modern Pengelolaan SDA Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM Selengkapnya Jenderal Agus Subiyanto Perintahkan TNI Siaga 1, Ada Apa? Rusia Ungkap Iran Belum Minta Bantuan Apa Pun, Termasuk Senjata Perang, 15.000 Penumpang Kapal Pesiar Terjebak di Perairan Teluk Berita Terkini Selengkapnya Catat! Ini Rekayasa Lalin Bundaran HI-Monas saat Festival Nyepi 2026 Besok Cegah Efek Bahaya Uap BBM, Pemilik SPBU Diminta Berikan APD Khusus ke Pekerja BMKG: Empat Bibit Siklon Tropis Terpantau di Sekitar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem Anggota DPD RI Dayat El Bersama Kajati Kalsel Bahas Penguatan Program Jaga Desa Ramadan, Ikawiga Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, dan Pekerja Sosial Banjir Bandang Terjang Buleleng Bali, 2 Orang Tewas dan 2 Lainnya Hilang Selengkapnya Alih Penyelenggara Ibadah Haji, Apa Saja Tantangannya? Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah Terpopuler 1 Dokter Richard Lee Ditahan karena Menghambat Penyidikan 2 Sidang Sri Purnomo, 3 Ahli Sebut Tidak Tepat Kasus Hibah Pariwisata Sleman 2020 Dijerat Korupsi 3 Demonstrasi di DPR, Massa Minta Indonesia Keluar dari BoP 4 Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati 5 Jadi Korban Pencurian Malah Ditersangkakan, Selebgram Nabilah OBrien Bakal Ajukan Praperadilan Infografis 4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Pengasuh Mambaul Maarif: Serangan Israel-Amerika ke Iran Cederai Hukum Internasional
