Bea Cukai-BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali, 2 Warga Rusia Ditangkap Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara Bea Cukai-BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali, 2 Warga Rusia Ditangkap Puguh Hariyanto Sabtu, 07 Maret 2026 – 15:48 WIBloading… Bea Cukai dan BNN berhasil mengungkap laboratorium narkotika di Kabupaten Gianyar. Dalam operasi gabungan tersebut, aparat menangkap dua WNA Rusia. Foto/Dok. SindoNews A A A GIANYAR – Sinergi Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional ( BNN ) berhasil mengungkap laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, aparat menangkap dua WNA Rusia yang diduga memproduksi narkotika jenis mefedron di sebuah vila. Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R Syarif Hidayat, mengatakan, pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap arus barang lintas negara. Termasuk barang kiriman yang berpotensi menjadi bahan baku pembuatan narkotika. Baca juga: Bongkar Laboratorium Narkoba di Sentul, Polisi Sita Tembakau Sintetis 1 Ton “Pengungkapan clandestine lab ini merupakan bentuk nyata komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap narkotika jadi, tetapi juga terhadap bahan kimia dan peralatan yang dapat digunakan untuk memproduksinya,” katanya, Sabtu (7/3/2026).Kasus ini bermula pada 21 Januari 2026 ketika Bea Cukai Soekarno-Hatta menegah barang kiriman asal China tujuan Uluwatu, Bali. Paket tersebut berisi dua botol cairan yang diketahui mengandung zat Valerophenone dan 4’-Methylpropiophenone, yang merupakan bahan kimia yang dapat digunakan dalam proses pembuatan narkotika.Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan tim gabungan yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT (Bali Nusra), serta Bea Cukai Soekarno-Hatta yang bekerja sama dengan BNN. Tim melakukan pendalaman informasi dan pengawasan terhadap pergerakan barang kiriman sejak 28 Januari-5 Maret 2026.Dari hasil analisis dan pengembangan, petugas menemukan adanya sejumlah pengiriman peralatan laboratorium dan zat kimia, baik dari dalam maupun luar negeri, yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai. ”Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk mendukung kegiatan produksi narkotika di sebuah vila di Bali,” sebutnya.Pada 6 Maret 2026, tim gabungan melakukan operasi pengungkapan dengan menangkap seorang perempuan berinisial NT, warga negara Rusia, di Vila The Tetamian Bali. Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan di Vila The Lavana De’Bale Marcapada yang diduga menjadi lokasi produksi narkotika. Halaman :12 Lihat Juga : Bea Cukai Priok: Ekspor Ilegal 3 Ton Trenggiling Rp183 Miliar Akan Dikirim ke Kamboja Bea Cukai Priok Gagalkan Ekspor Ilegal 3 Ton Sisik Trenggiling Rp183 Miliar Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! bea cukai bnn peredaran narkoba laboratorium narkoba gianyar Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Bea Cukai Priok: Ekspor Ilegal 3 Ton Trenggiling Rp183 Miliar Akan Dikirim ke Kamboja Bea Cukai Priok Gagalkan Ekspor Ilegal 3 Ton Sisik Trenggiling Rp183 Miliar Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi Pria Asal Riau Ditangkap di Terminal Kebon Jeruk, Bawa 1 Kg Kokain dari Malaysia Bea Cukai Jakarta Segel Toko Perhiasan Mewah di Pluit Bea Cukai: ATA Carnet Kunci Sukses Penyelenggaraan Konser Dream Theater di Ancol BNN: Vape Tanpa Narkoba Berbahaya, Apalagi yang Ada Narkobanya KPK Ungkap Setoran Rp 7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai untuk Loloskan Barang KW KPK: Perkara Korupsi Bea Cukai Berkaitan dengan Maraknya Rokok Ilegal Rekomendasi Kisah Nabi Syam’un dan Awal Mula Sejarah Malam Lailatul Qadar Balinale Tembus Amerika, Deborah Gabinetti Jadi Juri Internasional JK: BoP Perlu Dikoreksi, Singgung Serangan AS-Israel ke Iran Selengkapnya Jenderal Agus Subiyanto Perintahkan TNI Siaga 1, Ada Apa? Rusia Ungkap Iran Belum Minta Bantuan Apa Pun, Termasuk Senjata Perang, 15.000 Penumpang Kapal Pesiar Terjebak di Perairan Teluk Berita Terkini Selengkapnya Pemberdayaan Masyarakat, Eiger Adventure Land Rekrut Lebih 600 Warga Megamendung BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat Guyur Jabodetabek hingga 11 Maret Ramadan Jazz Festival ke-15 Masjid Cut Meutia, RICMA: Dakwah Kultural Generasi Muda Bea Cukai-BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali, 2 Warga Rusia Ditangkap Tambah Cuan untuk Ibu-ibu, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Resep Viral di Depok Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Whistleblower Dugaan Korupsi Pelabuhan: Ini Skandal Besar yang Harus Dibongkar! Selengkapnya Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya? Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Terpopuler 1 Dokter Richard Lee Ditahan karena Menghambat Penyidikan 2 Demonstrasi di DPR, Massa Minta Indonesia Keluar dari BoP 3 Polisi Buru Rombongan Mobil Zig-zag di Tol Becakayu 4 TNI Gagalkan Serangan OPM ke Penduduk, 1 Orang Tewas, Senpi dan Amunisi Disita 5 AHY Sebut Jakarta Butuh Ruang Kreatif untuk Anak Muda Infografis Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Bea Cukai-BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali, 2 Warga Rusia Ditangkap
