Cuaca Indonesia Tahun 2026 Lebih Kering, Potensi Karhutla Tinggi

Cuaca Indonesia Tahun 2026 Lebih Kering, Potensi Karhutla Tinggi   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Nusantara Cuaca Indonesia Tahun 2026 Lebih Kering, Potensi Karhutla Tinggi Binti Mufarida Jum’at, 06 Maret 2026 – 18:51 WIBloading… BMKG mengingatkan potensi kondisi cuaca yang lebih kering pada 2026. Dengan kondisi tersebut, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto/Dok SindoNews A A A JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengingatkan potensi kondisi cuaca yang lebih kering pada 2026. Dengan kondisi tersebut, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ). Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani saat menghadiri Apel Nasional Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin. Apel nasional ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi Karhutla, khususnya di wilayah rawan seperti Provinsi Riau. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Indonesia.Baca Juga: Pencegahan Karhutla Berdampak Positif Pada Produk Pertanian Dalam paparannya, Faisal menjelaskan bahwa pada 2025 kondisi cuaca di Indonesia dipengaruhi fenomena La Nina lemah pada awal dan akhir tahun sehingga kondisi relatif lebih basah. Namun, pada 2026, tepatnya mulai April, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole diprediksi berada pada fase netral, tidak terjadi La Nina maupun El Nino. Kondisi netral tersebut mengindikasikan curah hujan yang cenderung lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan sedikit di bawah rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir. Halaman :123 Lihat Juga : Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang! Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! cuaca bmkg kebakaran hutan dan lahan karhutla karhutla teuku faisal fathani Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang! Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami BMKG Pantau Pergerakan 3 Bibit Siklon Tropis yang Kepung Indonesia 3 Bibit Siklon Tropis Kepung Indonesia, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya! Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB, Bisa Diamati secara Langsung! Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Menko Polkam: Negara Komitmen Pencegahan Dini Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus Seminggu ke Depan Bakal Hujan Lebat, BMKG: Monsun Asia Menguat Rekomendasi Trump: Tidak Ada Kesepakatan dengan Iran Kecuali Menyerah Tanpa Syarat Hadapi Dampak Perang AS–Israel vs Iran, GP Ansor Ajak Bangsa Perkuat Persatuan Jadwal Salat dan Imsakiyah Jakarta Hari Ini, 17 Ramadan 1447 H Selengkapnya Rusia Ungkap Iran Belum Minta Bantuan Apa Pun, Termasuk Senjata Perang, 15.000 Penumpang Kapal Pesiar Terjebak di Perairan Teluk Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo: Jadi Presiden Berat Berita Terkini Selengkapnya Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Palembang Hari Ini, 17 Ramadan 1447 H Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Denpasar Hari Ini, 17 Ramadan 1447 H Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Makassar Hari Ini, 17 Ramadan 1447 H Dokter Richard Lee Ditahan karena Menghambat Penyidikan Sidang Sri Purnomo, 3 Ahli Sebut Tidak Tepat Kasus Hibah Pariwisata Sleman 2020 Dijerat Korupsi Kebahagiaan Yatim dan Duafa di Acara Buka Puasa PMI Jakpus yang Didukung MNC Peduli Selengkapnya Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Pendidikan Dasar Gratis, Mungkinkah Terealisasi? Terpopuler 1 Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Mendagri Tunjuk Sukirman sebagai Plt Bupati Pekalongan 2 Demonstrasi di DPR, Massa Minta Indonesia Keluar dari BoP 3 Kecelakaan Beruntun 10 Mobil di Tol Cipularang, 2 Orang Dilaporkan Tewas 4 Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Duga Rem Kontainer Bermasalah 5 Polisi Buru Rombongan Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Infografis Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *