Buruh Angkut Minta Pemerintah Kaji Ulang Larangan Truk Sumbu 3 selama Momen Lebaran Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Home Nusantara Jabodetabek Cerita Pagi Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Jabodetabek Buruh Angkut Minta Pemerintah Kaji Ulang Larangan Truk Sumbu 3 selama Momen Lebaran Sucipto Jum’at, 06 Maret 2026 – 15:20 WIBloading… Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan larangan operasional truk sumbu 3 atau lebih selama 17 hari saat momen Lebaran 2026. Foto/istimewa A A A JAKARTA – Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menyesalkan kebijakan yang melarang operasional truk sumbu 3 atau lebih selama 17 hari saat momen Lebaran 2026. Mereka mengkhawatirkan pekerjaan menjadi sepi sehingga akan menurunkan pendapatan secara drastis, mengingat sistem kerja mereka umumnya berdasarkan borongan atau harian yang tergantung volume barang.Para buruh angkut ini biasanya hanya menunggu di sekitar pelabuhan atau pabrik. Mereka diminta para sopir untuk membantu memuat barang ke truk. Dengan semakin sepinya truk yang akan beroperasi akibat kebijakan pelarangan terhadap truk sumbu 3 nanti, pendapatan harian mereka hilang yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan hidup keluarga. Beberapa dari mereka yang memiliki keterampilan lain mungkin bisa mencari pekerjaan serabutan untuk menyambung hidup. Tapi, pada umumnya kebanyakan dari para TKBM ini tidak memiliki keterampilan kerja dan hanya mengandalkan kekuatan fisik mereka sebagai kuli angkut barang untuk mendapatkan uang. Baca juga: 5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026, Ini Daftarnya Hasan Basri yang tinggal di sekitaran pabrik di Desa Cibodas, Kabupaten Bogor adalah salah satu buruh angkut barang yang sangat keberatan dengan kebijakan pelarangan terhadap truk sumbu 3 saat momen Lebaran nanti. Ayah 4 anak yang sehari-harinya hanya mengandalkan pekerjaan sebagai kuli angkut barang ini mengatakan bingung bagaimana harus membiayai keluarganya jika kebijakan itu sampai diberlakukan. “Apalagi saat ini terjadi krisis pekerjaan dan PHK besar-besaran di sini karena banyak pabrik yang sudah tutup. Saya hanya mengandalkan pekerjaan sebagai kuli angkut barang saja untuk membiayai keluarga selama ini,” ujarnya, Jumat (6/3/2026). Halaman :123 Lihat Juga : Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendala Dermaga, Gapasdap: Kaji Ulang Izin Kapal Baru Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! jasa angkut kuli angkut kendaraan sumbu 3 kementerian perhubungan buruh pelabuhan Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendala Dermaga, Gapasdap: Kaji Ulang Izin Kapal Baru Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur Beban Operasional Melonjak, Gapasdap Minta Pemerintah Selamatkan Industri Penyeberangan Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum Dampak Pembatasan Truk Sumbu 3 saat Nataru, Kehidupan Sopir Kian Terjepit Kronologi Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros Pemudik Terbesar Diprediksi dari Jabar, Jawa Tengah Jadi Tujuan Paling Banyak 6.859 Masjid Disiapkan Jadi Tempat Transit Pemudik 2026 Membenahi Tata Kelola Angkutan Wisata Jelang Mudik Lebaran Rekomendasi Kena Prank, Putra Shah Terakhir Minta Eropa Gabung Perang Salib Lawan Iran Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlaku hingga Daftar Ruasnya Perang Kian Sengit, Rusia Ungkap Iran Belum Minta Bantuan Apa Pun, Termasuk Senjata Selengkapnya Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo: Jadi Presiden Berat Redam Konflik Timteng, Prabowo-PM Pakistan Akan Kunjungi Iran Ngaku Tak Paham Birokrasi, Fadia Arafiq Kena Sentil Wamendagri Berita Terkini Selengkapnya Pilar Dampingi Wamendag Turun ke Pasar Ciputat, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil Cuaca Indonesia Tahun 2026 Lebih Kering, Potensi Karhutla Tinggi Berbagi Keceriaan Ramadan, Sinergi Puspita Gelar Acara Bermain Clay bersama Anak-Anak di Kampung Pemulung APHI dan Fakultas Pertanian Unila Kolaborasi Pengembangan Multiusaha Kehutanan Kunjungan ke Kebumen dan Purworejo, Menteri Trenggono Targetkan Bangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Demonstrasi di DPR, Massa Minta Indonesia Keluar dari BoP Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Akhir Kisah 5 Menteri di Kabinet Merah Putih Terpopuler 1 Gubernur Luthfi Ungkap Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Fadia Arafiq Bertemu Dengannya 2 Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ahli Hukum Sebut Pimpinan KPK Tak Punya Kewenangan Tentukan Tersangka 3 Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Mendagri Tunjuk Sukirman sebagai Plt Bupati Pekalongan 4 Cerita Rano Karno Umrah di Tengah Konflik AS dan Israel Vs Iran 5 Kecelakaan Beruntun 10 Mobil di Tol Cipularang, 2 Orang Dilaporkan Tewas Infografis Tips Khatam Membaca Alquran 3 Kali Selama Bulan Ramadan Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Buruh Angkut Minta Pemerintah Kaji Ulang Larangan Truk Sumbu 3 selama Momen Lebaran
