KPK Malaysia Periksa Skandal Chip Rp4,7 Triliun

KPK Malaysia Periksa Skandal Chip Rp4,7 Triliun login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech KPK Malaysia Periksa Skandal Chip Rp4,7 Triliun Comment SHARE url telah tercopy Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia 05 March 2026 20:05 Foto: Ilustrasi Chip (Dok: Freepik) Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga antikorupsi Malaysia menyelidiki dugaan korupsi dan penipuan dalam kesepakatan teknologi bernilai 1,1 miliar ringgit atau sekitar Rp 4,7 triliun antara pemerintah Malaysia dan perusahaan desain chip asal Inggris, Arm Holdings. Kepala Malaysian Anti-Corruption Commission, Azam Baki, mengatakan pihaknya tengah menelusuri kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan, penipuan, serta persoalan tata kelola dalam kesepakatan tersebut. Baca: Krisis Makin Parah, Beli Laptop dan PC Butuh Duit Minimal Segini “Kami akan menyelidiki masalah ini secara adil dan profesional,” ujar Azam, dikutip dari Reuters, Kamis (5/3/2026). Ia mengungkapkan, sejauh ini 12 orang telah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk seorang mantan menteri serta sejumlah pejabat dari kementerian ekonomi dan lembaga investasi pemerintah Malaysia. Selain kesepakatan dengan Arm, lembaga antikorupsi juga sedang meneliti rencana akuisisi perusahaan konstruksi IJM Corporation Berhad oleh konglomerat lokal Sunway Group. Baca: Laptop MacBook Turun Harga Mulai Rp 10 Jutaan, Baru Rilis Sebagai informasi, pemerintah Malaysia sebelumnya mengumumkan kesepakatan dengan Arm pada Maret 2025. Dalam perjanjian tersebut, pemerintah akan membayar US$250 juta selama 10 tahun untuk memperoleh desain chip Arm yang nantinya dapat digunakan oleh produsen semikonduktor lokal. Dikabarkan sebelumnya, Indonesia melalui Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) juga menandatangani kerangka kerja sama dengan Arm Limited. Dalam kerja sama ini, pemerintah akan mengembangkan enam desain chip berbasis intellectual property (IP) yang kepemilikannya berada di tangan Indonesia. Fokusnya mencakup sejumlah sektor strategis. Enam ini merupakan IP yang bisa dipilih, seperti teknologi otomotif, Internet of Things (IoT), terkait dengan data center, home appliances, kemudian soal futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing. (hsy/hsy) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Kejagung Periksa Bos Google Perkara Korupsi Nadiem Makarim Tags #skandal chip #korupsi #arm holdings #teknologi semikonduktor Related Articles Nadiem Didakwa Rugikan Negara Rp 2,1 Triliun Kasus Korupsi Chromebook TECH Geger Menteri Negara Hamil 83 Anak, Lahir Langsung Kerja TECH Sosok Bos Raksasa China Dihukum Mati Setelah Perusahaan Bangkrut TECH Praperadilan Nadiem Ditolak Hakim, Sah Tersangka Korupsi Chromebook TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *