Tak Biasa! Emas Ikut Sumbang Tekanan Inflasi saat Ramadan 2026 di RI login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Tak Biasa! Emas Ikut Sumbang Tekanan Inflasi saat Ramadan 2026 di RI Comment SHARE url telah tercopy Ferry Sandi, CNBC Indonesia 03 March 2026 17:25 Foto: Suasana aktivitas jual beli emas dan perhiasan di Cikini Gold Center, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Jakarta, CNBC Indonesia – Periode Ramadan 2026 menjadi tak biasa bagi perkembangan harga barang di Indonesia. Sebab, bukan hanya komoditas pangan yang mempengaruhi tekanan harga, emas kini ikut-ikutan menambah bobot inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok harga pangan bergejolak atau volatile food memang rutin menjadi penyumbang kenaikan inflasi pada Ramadan. Terbukti, pada Februari 2026, inflasi bulanannya tercatat 0,68%, meski masih lebih rendah dibandingkan periode Ramadan tahun lalu yang sempat melonjak lebih tinggi. “Kalau kita lihat di tahun lalu, inflasi month-to-month pada saat menghadapi periode Ramadan mencapai 1,65%. Tahun ini relatif membaik, tidak setinggi Ramadan tahun lalu,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam rakor inflasi, Selasa (3/3/2026). Baca: Perang AS-Israel VS Iran Memanas, Asuransi RI Siap-Siap Terimbas Komoditas pangan menjadi kontributor dominan pada Februari tahun ini. Kenaikan terjadi pada sejumlah bahan makanan utama yang sensitif terhadap lonjakan permintaan seperti daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, cabai merah, dan tomat sebagaimana pola tekanan inflasi pada Ramadan tiap tahunnya. “Komoditas yang masuk pada kelompok harga bergejolak atau volatile food itulah yang biasanya memberikan andil terhadap inflasi bulanan di setiap momen Ramadan,” katanya. Namun, Amalia menekankan, tekanan inflasi pada tahun ini ada satu pembeda yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yakni munculnya emas perhiasan sebagai kontributor inflasi bulanan. “Beda dengan tahun 2022 dan 2023, sejak 2024 harga emas terus meningkat. Di Februari 2026 emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi bulanan,” ujar Amalia. Baca: Bikin Kaget! Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Lonjakan harga emas terjadi seiring penguatan harga internasional, yang kemudian ditransmisikan ke pasar domestik. “Inflasi emas perhiasan secara month-to-month mencapai 8,42% dan andilnya 0,19%. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi 2,55%,” ungkapnya. Faktor emas berada di luar kendali kebijakan domestik karena sangat bergantung pada dinamika global. Karena itu, fokus pengendalian tetap diarahkan pada pangan. “Yang perlu menjadi fokus kita adalah bagaimana mengendalikan komponen volatile food dan kelompok makanan dan minuman,” tegasnya. Dengan Ramadan yang masih berlangsung, stabilisasi pasokan pangan menjadi kunci agar inflasi bulanan tetap terkendali. “Setiap momen Ramadan memang komoditas harga bergejolak yang biasanya memberikan andil terhadap inflasi bulanan,” pungkas Amalia. (arj/wur) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Kilau Emas dan Pedasnya Cabai Picu Kenaikan Inflasi di Oktober 2025 Tags #inflasi #ramadan 2026 #harga emas #komoditas pangan #bps #volatile food #tekanan inflasi #harga barang #ekonomi indonesia #stabilisasi pasokan Related Articles Tito Ungkap Penyebab Inflasi RI Sampai 3,55%, Jelaskan Metode Hitung NEWS Puasa Sebentar Lagi, Begini Ramalan BPS Soal Inflasi & Harga Pangan NEWS Cuaca Ekstrem Ganggu Pasokan, Harga Wortel Melambung NEWS Airlangga Sebut Emas Jadi ‘Biang Kerok’ Inflasi RI Naik NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
RI–AS Sepakat, Freeport Tambah Modal Jumbo hingga 20 Tahun ke Depan
- CSNBro
- 20 Februari 2026
- 0
RI–AS Sepakat, Freeport Tambah Modal Jumbo hingga 20 Tahun ke Depan
Polres Tasikmalaya Kota Tingkatkan Patroli Intensif Selama Ramadan 1447 H, Jaga Kamtibmas dan Kekhusyukan Ibadah
- CSNBro
- 18 Februari 2026
- 0
Polres Tasikmalaya Kota Tingkatkan Patroli Intensif Selama Ramadan 1447 H, Jaga Kamtibmas dan Kekhusyukan Ibadah
Jaga Kondusifitas Ramadhan, Polsek Megamendung Pimpin KRYD Gabungan Rayon III Bogor Selatan
- CSNBro
- 23 Februari 2026
- 0
Jaga Kondusifitas Ramadhan, Polsek Megamendung Pimpin KRYD Gabungan Rayon III Bogor Selatan
