Video: Drama Tarif AS Berlanjut, Korsel Soroti Ketidakpastian login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia News Video News Video Video: Drama Tarif AS Berlanjut, Korsel Soroti Ketidakpastian Comment SHARE url telah tercopy CNBC Indonesia, CNBC Indonesia 23 February 2026 20:00 Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perindustrian Korea Selatan, Kim Jung-Kwan menyatakan adanya ketidakpastian terkait pengembalian dana tarif Amerika Serikat menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat. Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Senin, 23/02/2026) berikut ini. Add as a preferred source on Google Tags #korea selatan #tarif #trump Related Videos 06:03 Tahun Politik ‘Goyahkan’ Minat Investasi Korsel? 00:56 Hubungan Korea Selatan-Jepang Kembali “Hangat” 01:06 Video: “Krisis Populasi” Ancam Korea Selatan, Kok Bisa? Recommendation SHOW MORE 1. Loading… 2. Loading… 3. Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Angka Prevalensi Obesitas Tinggi, Risiko Diabetes Meningkat
- CSNBro
- 21 Februari 2026
- 0
Angka Prevalensi Obesitas Tinggi, Risiko Diabetes Meningkat
Gerak Cepat Layanan “Taros Kapolres”, Polisi Tertibkan Penjual dan Penyala Petasan
- CSNBro
- 2 Maret 2026
- 0
Gerak Cepat Layanan “Taros Kapolres”, Polisi Tertibkan Penjual dan Penyala Petasan
Perang AS-Iran, Qatar dan Saudi Serukan Kembali ke Meja Perundingan
- CSNBro
- 28 Februari 2026
- 0
Perang AS-Iran, Qatar dan Saudi Serukan Kembali ke Meja Perundingan
