Orang Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun

Orang Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID CNBC Indonesia Tech Berita Tech Orang Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun Comment SHARE url telah tercopy Redaksi,  CNBC Indonesia 22 February 2026 19:30 Foto: Skhul Cave (Pixabay) Jakarta, CNBC Indonesia – Perkawinan silang antara manusia modern (Homo sapiens) dan Neanderthal terungkap dari penemuan fosil tengkorak di wilayah Israel. Temuan persilangan antarspesies ini diketahui telah terjadi lebih dari 100 ribu tahun lebih awal dibandingkan dengan perkiraan para ilmuwan sebelumnya. Baca: Lubang Gravitasi di Antartika Makin Kuat, Air Laut Bergeser Fosil berupa tengkorak anak yang diperkirakan berusia sekitar lima tahun itu kemudian diteliti oleh tim gabungan peneliti dari Israel dan Prancis. Berdasarkan hasil kajian mendalam, para peneliti menyebut penemuan tersebut sebagai lompatan penting yang memberikan pemahaman baru tentang sejarah evolusi manusia. Pasalnya, temuan mereka adalah bukti paling “tua” tentang percampuran antara manusia dengan spesies homonim lain. Para peneliti menyatakan fosil tengkorak anak yang ditemukan 90 tahun lalu di Gua Skhul di Gunung Carmel adalah fosil manusia “tertua” yang memiliki karakteristik Neanderthal dan Homo sapiens. Ini adalah hasil temuan terbaru dari berbagai laporan tentang bukti persilangan antara manusia modern dan Neanderthal. Hasil penelitian tim dari Tel Aviv dan Prancis membuktikan bahwa migrasi nenek moyang manusia modern keluar dari Afrika terjadi jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. Gelombang migrasi Homo sapiens juga terjadi berulang kali dalam ratusan tahun, bukan sebuah peristiwa besar yang terjadi dalam satu periode. Dalam studi yang diterbitkan pada 2024, jejak Neaderthal baru ditemukan di DNA Homo sapiens yang hidup dalam 50.000 tahun terakhir. Artinya, kelompok Homo sapiens yang kawin campur dan fosil anaknya ditemukan di Gua Skhul, bukan nenek moyang manusia modern yang menyebar ke seluruh dunia. “Studi genetika dalam satu dekade terakhir menunjukkan bahwa kedua kelompok bertukar gen,” kata Israel Hershkovitz dari Universitas Tel Aviv. “Sampai hari ini, 40.000 tahun setelah Neanderthal terakhir punah, bagian dari genom kita, 2 hingga 6 persen, berasal dari Neanderthal. Namun, pertukaran ini terjadi jauh setelahnya, antara 60.000 hingga 40.000 tahun silam. Fosil ini, usianya 140.000 tahun.” Peneliti menyatakan fosil merupakan keturunan dari orang tua Neanderthal dan Homo sapiens karena karakteristik yang unik yaitu bentuk tengkoraknya bulat menyerupai manusia modern dengan rahang dan struktur telinga serupa Neanderthal. Sekedar informasi, Neanderthal adalah spesies homonin yang berevolusi di Eropa dan diperkirakan migrasi ke wilayah yang kini diklaim Israel, sekitar 70.000 tahun lalu. Namun, Hershkovitz dan tim berhasil membuktikan bahwa Neanderthal sudah hidup di Israel sejak 400.000 tahun lalu. Kedua spesies kemudian bertemu di Nesher Ramla sebuah situs arkeologi di wilayah Israel, sekitar 200.000 tahun lalu. Beberapa dari mereka berkembang biak dengan spesies lainnya. “Fosil yang kami pelajari adalah bukti paling awal perkawinan antara Neanderthal dan Homo sapiens,” kata Hershkovitz. Temuan anak hasil kawin campur antara manusia modern dan Neanderthal pernah ditemukan juga di Portugal pada 1998. Tengkorak yang diberi nama “anak Lembah Lapedo” tersebut berusia 28.000 tahun, 100.000 tahun lebih “muda” dari fosil anak dari gua Skhul. (fsd/fsd) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Lokasi Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain Diungkap Peneliti Tags #kawin campur #neanderthal #homo sapiens #evolusi manusia #penelitian arkeologi #fosil tengkorak #sejarah manusia #migrasi manusia #genetika #spesies homonin Related Articles Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun TECH Orang Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun TECH Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun TECH Fakta Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain, Terungkap Lokasinya TECH Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *