Netanyahu Kumat Lagi, Israel Serang Negara Arab Ini-Korban Berjatuhan login HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Search Search Search History Loading… RESEARCH OPINION PHOTO VIDEO INFOGRAPHIC BERBUATBAIK.ID MARKET DATA MAJOR INDEXES INDO-FX USD-FX COMMODITIES BONDS CNBC Indonesia News Berita Internasional Netanyahu Kumat Lagi, Israel Serang Negara Arab Ini-Korban Berjatuhan Comment SHARE url telah tercopy luc, CNBC Indonesia 22 February 2026 06:25 Foto: Jet tempur Israel terbang selama upacara pemakaman umum pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan Hashem Safieddine, yang tewas dalam serangan udara Israel tahun lalu, di pinggiran Beirut, Lebanon, 23 Februari 2025. (Tangkapan Layar Video Reuters/ISRAELI ARMY HANDOUT) Jakarta, CNBC Indonesia – Dentuman keras kembali terdengar di Lembah Bekaa, Lebanon timur, saat serangkaian serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai sekitar 50 lainnya. Dilansir Reuters, Minggu (22/2/2026), serangan itu disebut menjadi salah satu yang paling mematikan di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus memicu kekhawatiran baru atas rapuhnya gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah. Militer Israel menyatakan telah menargetkan lokasi-lokasi milik Hizbullah di kawasan Baalbek, yang terletak di bagian timur Lembah Bekaa. Dalam pernyataan resmi, militer Israel mengatakan pihaknya menyerang pusat-pusat komando Hizbullah di wilayah tersebut. Pilihan Redaksi Perang AS-Iran di Depan Mata, Eropa Minta Warga Tinggalkan Teheran Dubes Kontroversial AS Ini Bilang Tak Masalah Israel Kuasai Timteng Ungkap “Tugas” RI, Menlu Sugiono: Board of Peace Tak Wajibkan Iuran Dalam pernyataan terpisah pada Sabtu (21/2/2026), militer Israel menyebut telah “melumpuhkan beberapa teroris dari jaringan rudal Hizbullah di tiga pusat komando berbeda … yang baru-baru ini diidentifikasi beroperasi untuk mempercepat kesiapan organisasi dan proses pembangunan kekuatan, sambil merencanakan serangan tembakan ke arah Israel.” Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya reda sejak kedua pihak menyepakati gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada 2024. Kesepakatan itu dimaksudkan untuk mengakhiri lebih dari setahun baku tembak lintas perbatasan yang berpuncak pada gelombang serangan Israel yang secara signifikan melemahkan kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut. Namun sejak itu, Israel dan Hizbullah saling menuduh melakukan pelanggaran. Hizbullah pada Sabtu mengonfirmasi bahwa delapan pejuangnya tewas dalam serangan Jumat di kawasan Bekaa, termasuk seorang komandan bernama Hussein Mohammad Yaghi. Pernyataan itu tidak memerinci lokasi pasti tewasnya para anggota tersebut, tetapi menegaskan mereka gugur akibat serangan Israel. Adapun sejak gencatan senjata 2024, pejabat AS dan Israel terus mendesak otoritas Lebanon untuk membatasi persenjataan Hizbullah. Di sisi lain, para pemimpin Lebanon memperingatkan bahwa perluasan serangan Israel berpotensi makin mengguncang stabilitas negara yang sudah terpuruk akibat krisis politik dan ekonomi berkepanjangan. Gelombang serangan terbaru ini dinilai berisiko menguji komitmen kedua pihak terhadap kesepakatan yang ditengahi Washington. Situasi menjadi makin sensitif karena wilayah timur Lebanon relatif jarang mengalami serangan mematikan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga eskalasi kali ini dipandang sebagai perkembangan signifikan. Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan udara Israel semalam di wilayah Sidon dan sejumlah kota di Bekaa. Kantor kepresidenan menyebut serangan tersebut sebagai “kekerasan baru” terhadap kedaulatan Lebanon serta pelanggaran terhadap kewajiban yang diatur PBB. Ia juga mendesak negara-negara yang mendukung stabilitas kawasan, termasuk AS, untuk menekan agar serangan segera dihentikan guna mencegah eskalasi lebih lanjut. (luc/luc) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Israel Serang Negara Arab Lagi, 2 Orang Penting Tewas Tags #serangan udara #hizbullah #lebanon #israel #gencatan senjata #konflik timur tengah #kekerasan #stabilitas kawasan #korban jiwa #ketegangan politik Related Articles Israel Menggila! Serang Perbatasan 2 Negara Arab, Korban Berjatuhan NEWS Israel Tiba-Tiba Bombardir Perbatasan 2 Negara Arab, Korban Berjatuhan NEWS Israel ‘Kumat’ Lagi! Serang Negara Arab Ini-Bubarkan Gencatan Senjata NEWS Israel Belum “Puas” di Gaza, Incar Perang Baru di Negara Arab Ini NEWS Recommendation SHOW MORE Most Popular Features Loading… part of Add as a preferred source on Google Connect With Us ©2026 CNBC Indonesia, A Transmedia Company Kategori Market My Money News Tech Lifestyle Sharia Entrepreneur Cuap Cuap Cuan Research Opinion Photo Video Infographic Berbuatbaik.id Layanan berbuatbaik.id Pasangmata Adsmart detikEvent Trans Snow World Trans Studio Informasi Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Karir Disclaimer CNBC Indonesia My Investment Jaringan Media CNN Indonesia CNBC Indonesia Haibunda Insertlive Beautynesia Female Daily CXO Media
Related Posts
Robert Kiyosaki Bagikan Kiat Jadi Kaya dari Utang, Ini Caranya
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Robert Kiyosaki Bagikan Kiat Jadi Kaya dari Utang, Ini Caranya
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Bandung Hari Ini, 3 Ramadan 1447 H
- CSNBro
- 20 Februari 2026
- 0
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Bandung Hari Ini, 3 Ramadan 1447 H
Lawan Ancam Rusia, Inggris Akan Kerahkan Kapal Induk dan Jet Tempur Siluman F-35 ke Atlantik Utara
- CSNBro
- 15 Februari 2026
- 0
Lawan Ancam Rusia, Inggris Akan Kerahkan Kapal Induk dan Jet Tempur Siluman F-35 ke Atlantik Utara
